
Kekhawatiran besar muncul di antara pemain Arc Raiders setelah CEO Embark Studios, Patrick Söderlund, memberikan sinyal adanya rencana marketplace dalam game. Komunitas ramai membahas kemungkinan hadirnya sistem pasar ini, sebab mereka menilai hal tersebut bisa berdampak langsung terhadap pengalaman bermain serta nilai loot di dalam game.
Ide marketplace yang dikemukakan saat wawancara memicu reaksi keras dari banyak pemain. Mereka khawatir sistem jual-beli atau perdagangan item akan mengikis motivasi dan kepuasan bermain yang selama ini tercipta lewat perjuangan mendapatkan loot saat raid dan extraction.
Respon Keras dari Komunitas
Tak lama setelah kabar marketplace mencuat, sebuah thread bertajuk “Embark, don’t ruin this game with a marketplace!” diunggah oleh pengguna Reddit dengan nama u/G-SW-7892. Thread ini segera viral dan mendapat lebih dari 750 komentar, mayoritas berisi dukungan terhadap penolakan sistem pasar dalam Arc Raiders.
Mayoritas suara menyatakan, penambahan marketplace akan membahayakan identitas game yang dikenal dengan reward loot hasil usaha sendiri. Dengan adanya pasar, kekhawatiran terbesar adalah pemain bisa membeli kemajuan tanpa harus berjuang atau menikmati petualangan utamanya.
Alasan Komunitas Menolak Marketplace
Ada sejumlah inti persoalan yang disampaikan pemain tentang marketplace, di antaranya:
- Penurunan Nilai Loot
Jika item bisa dibeli, nilai emosional dan makna loot sebagai reward utama jadi berkurang. - Hilangnya Motivasi Bermain
Progres yang bisa diperoleh lewat transaksi komersial dianggap akan menurunkan minat bermain secara organik dan mengurangi rasa pencapaian. - Kecilnya Loot Pool
Loot yang tersedia dalam Arc Raiders dinilai masih sangat terbatas sehingga belum layak membentuk fondasi ekonomi in-game yang sehat.
Komunitas juga mengingatkan, ekosistem loot yang sehat memberi pengalaman berharga bagi setiap pemain. Hadirnya marketplace justru bisa memunculkan gap baru antara mereka yang membayar dan yang bermain demi progres.
Situasi Aktual dan Potensi Risiko
Arc Raiders dikenal sebagai salah satu game multiplayer yang memberikan kejutan di kalangan gamer. Sejauh ini, sistem loot dan reward menjadi identitas utama yang diapresiasi banyak pihak. Meski begitu, isu ketoksikan kadang mewarnai forum diskusi dan sosial media terkait game ini.
Di luar sistem resmi, sejumlah pemain memang sudah melakukan barter atau jual-beli item lewat komunitas atau server Discord. Namun, legalisasi marketplace resmi berpotensi membuka ruang komersialisasi yang lebih luas, termasuk potensi seperti Steam Marketplace dengan fitur pembelian item tertentu menggunakan uang asli.
Pihak Studio Belum Beri Konfirmasi Resmi
Hingga saat ini, Embark Studios belum mengumumkan kepastian hadirnya trading system dalam Arc Raiders. Tapi antisipasi dan penolakan dari komunitas bisa jadi faktor penentu bagi keputusan studio di masa depan, mengingat tingginya kecintaan sekaligus kekhawatiran komunitas terhadap perubahan besar.
Pembahasan ini terus berkembang luas di berbagai platform. Jika Embark Studios benar-benar mengakomodasi marketplace, maka masa depan Arc Raiders berada di bawah sorotan tajam komunitas gamer. Seluruh dinamika ini menjadi bukti bahwa transformasi model ekonomi di sebuah game multiplayer patut diawasi ketat oleh para pengembang agar kepuasan dan keadilan bagi pemain tetap terjaga.





