
Asus baru saja memperkenalkan akselerator AI berbasis USB yang disebut-sebut sebagai yang pertama di dunia yang mampu mempercepat pemrosesan AI klasik maupun generatif. Produk ini hadir dalam bentuk USB stick sehingga memudahkan pengguna tanpa harus membongkar perangkat atau memasang komponen tambahan di dalam PC.
Akselerator terbaru ini membawa standar baru bagi perangkat komputasi masa kini dengan mengedepankan fleksibilitas serta hemat daya. Asus mengklaim perangkat ini dapat mempercepat berbagai model AI langsung di sisi pengguna secara lokal dengan kinerja hingga 40 TOPS.
Spesifikasi dan Fitur Utama Asus UGen300
Asus UGen300 menggunakan chip Hailo 10H NPU sebagai otaknya. Performa yang ditawarkan mencapai 40 TOPS (INT4), jauh melampaui teknologi akselerator USB lain yang beredar saat ini. Konsumsi dayanya juga tergolong sangat rendah, hanya 2,5 watt, membuat perangkat ini nyaris tidak berpengaruh signifikan terhadap daya perangkat utama.
Memori onboard yang tersedia adalah 8 GB LPDDR4 RAM. Angka ini memang belum menyamai rakitan AI profesional yang biasanya dilengkapi lebih dari 100 GB RAM, namun sudah cukup bagi pengguna umum atau pengembang aplikasi AI ringan. Asus juga menanamkan sistem pendinginan pasif pada bodi USB ini untuk menjaga suhu tetap stabil tanpa polusi suara.
Kompatibilitas Luas untuk Beragam Platform dan Sistem
Keunggulan lain yang dihadirkan Asus UGen300 adalah kompatibilitasnya dengan berbagai platform dan sistem operasi. Produk ini dapat digunakan pada perangkat berbasis x86 maupun ARM, berjalan di Windows, Linux, hingga Android.
Bagi ekosistem developer, akselerator ini mendukung berbagai framework populer seperti TensorFlow, PyTorch, serta ONNX. Dukungan tersebut berarti pengguna bisa langsung memanfaatkan lebih dari 100 model AI siap pakai yang sudah disediakan Asus, termasuk untuk keperluan pengenalan gambar, interpretasi pola, hingga aplikasi AI generatif.
Daftar keunggulan kompatibilitas UGen300:
- Mendukung perangkat Windows, Linux, dan Android.
- Kompatibel untuk arsitektur x86 dan ARM.
- Siap digunakan dengan framework AI utama: TensorFlow, PyTorch, ONNX.
- Didukung database >100 model AI terlatih dari Asus.
- Tidak memerlukan instalasi perangkat keras tambahan.
Kemudahan Instalasi dan Efisiensi
Salah satu nilai terbesar dari inovasi USB AI accelerator Asus adalah instalasinya yang sangat praktis. Perangkat tinggal dicolokkan pada port USB 3.1 Gen 2 tanpa perlu membuka casing atau memasang pada slot PCI. Konsep plug-and-play ini membuat solusi AI acceleration lebih mudah diadopsi, baik untuk pengguna rumahan, profesional, hingga pengembang aplikasi AI.
Asus juga menyoroti sisi efisiensi daya yang menjadi perhatian utama dalam pengembangan teknologi komputasi modern. Dengan konsumsi hanya 2,5 watt, perangkat ini bisa digunakan dalam waktu lama tanpa menambah beban listrik berarti pada laptop, mini PC, maupun perangkat edge lain.
Potensi untuk AI Klasik dan Generatif
Perangkat akselerator ini tidak hanya ditujukan untuk AI klasik seperti pengenalan wajah atau objek, tetapi juga membuka kemungkinan baru di dunia AI generatif, misalnya pengolahan gambar, teks, atau suara berbasis pembelajaran mendalam. Dengan akselerator ini, proses-proses tersebut dapat dieksekusi secara lokal tanpa ketergantungan penuh pada layanan cloud, sehingga meningkatkan privasi dan kecepatan respons aplikasi.
Tantangan dan Batasan
Walau menawarkan inovasi signifikan, UGen300 memiliki keterbatasan di sisi kapasitas RAM, yang mungkin menjadi hambatan untuk aplikasi AI berskala besar. Namun, untuk pemakaian umum, solusi ini dinilai cukup memadai, apalagi dengan semakin banyaknya perangkat komputasi ringan atau edge device yang minim upgrade perangkat keras.
Asus belum mengumumkan detail resmi terkait harga atau ketersediaan produk di pasar global. Namun, peluncuran akselerator AI USB ini menegaskan upaya produsen besar untuk memperluas akses teknologi AI bagi lebih banyak pengguna secara inklusif.
Ketika tren AI generatif dan aplikasi berbasis kecerdasan buatan semakin meluas, kehadiran akselerator yang praktis dan efisien secara daya seperti Asus UGen300 dapat mendorong akselerasi inovasi di berbagai sektor, mulai industri kreatif, analitik bisnis, hingga IoT. Dengan solusi ini, performa AI di perangkat edge dan PC personal dapat ditingkatkan secara instan, membuktikan bahwa inovasi hardware masih menjadi kunci dalam ekosistem komputasi masa depan.





