
Samsung menghadirkan perubahan besar pada keyboard bawaan di One UI 8. Keyboard tersebut kini lebih pintar dengan integrasi kecerdasan buatan (AI) dan peningkatan gesture typing.
Selama ini, keyboard Samsung sering kalah populer dibandingkan Gboard dari Google. Banyak pengguna memilih mengunduh aplikasi keyboard lain karena fitur default kurang memadai.
Peningkatan Autocorrect yang Lebih Adaptif
One UI 8 membawa sistem autocorrect baru yang menggunakan machine learning. Sistem ini mempelajari kebiasaan mengetik pengguna secara real-time dan menyesuaikan koreksi kata.
Ketika mengetik dalam konteks formal seperti email, keyboard otomatis menyarankan istilah teknis atau formal. Sebaliknya, untuk chat santai, prediksi kata akan lebih fleksibel mengikuti gaya bahasa pengguna.
Gesture Typing Lebih Presisi dan Responsif
Selain autocorrect, fitur gesture typing juga mendapat upgrade besar. Algoritma pendeteksian gesekan jari saat mengetik dibuat lebih akurat dan cepat.
Hal ini membantu mengurangi kesalahan penafsiran kata terutama saat pengguna mengetik dengan kecepatan tinggi. Hasilnya, pengalaman mengetik tanpa henti terasa jauh lebih alami dan lancar.
Integrasi AI di Berbagai Fungsi Keyboard
One UI 8 menggabungkan teknologi AI secara mendalam pada keyboard. Pengguna bisa memanfaatkan AI untuk mengubah nada tulisan, menyusun ulang kalimat, atau mempersingkat pesan tanpa berpindah aplikasi.
Fitur ini sangat berguna untuk profesional, pelajar, dan kreator konten yang memerlukan efisiensi dalam berkomunikasi melalui perangkat Galaxy.
Personalisasi yang Lebih Mendalam
Samsung memberikan kontrol penuh untuk mengatur tinggi tombol, jarak antar tombol, hingga sensasi getaran haptic yang bisa disesuaikan. Sensasi ini dibuat menyerupai tombol fisik agar lebih nyaman saat mengetik.
Dukungan multibahasa juga ditingkatkan agar dapat beralih antarbahasa dengan lancar. Keyboard bisa mengenali konteks regional, slang, dan memberikan rekomendasi emoji yang relevan sesuai penggunaan bahasa.
Peningkatan Voice Typing dengan AI
Fitur voice typing mendapat peningkatan dalam pengenalan aksen dan peredaman suara bising. AI kini mampu mentranskripsi perintah suara dengan lebih akurat meski di lingkungan ramai.
Hal ini membuat keyboard bawaan Samsung semakin kompetitif dibandingkan aplikasi pihak ketiga yang menyediakan voice typing.
Pengaturan Lengkap untuk Pengalaman Maksimal
One UI 8 menyediakan menu khusus untuk mengatur berbagai fitur keyboard seperti autocorrect, gesture, dan AI assistant. Samsung menyarankan pengguna untuk mengeksplorasi dan menyesuaikan pengaturan agar sesuai dengan gaya mengetik mereka.
Beberapa pengguna awal sempat mengeluhkan perubahan posisi ikon atau fungsi setelah pembaruan. Namun Samsung cepat merilis update minor untuk memperbaiki stabilitas dan kenyamanan.
Optimasi Efisiensi Daya
Keyboard Samsung juga didesain agar tidak memberatkan konsumsi baterai. Proses AI dilakukan secara efisien di perangkat dengan penggunaan daya yang rendah.
Ke depan, Samsung diperkirakan akan terus menambah fitur AI dan meningkatkan aksesibilitas keyboard. One UI 8 menjadi bukti seriusnya Samsung dalam memanfaatkan perangkat lunak sebagai keunggulan kompetitif.
Dengan perubahan radikal ini, keyboard Samsung tidak lagi sekadar alat input teks. Kini, ia menjadi bagian dari ekosistem produktivitas yang cerdas dan sangat personal. Pengguna Galaxy pun dapat merasakan pengalaman mengetik dengan teknologi terkini yang lebih responsif dan intuitif.





