
Mini-PC berbasis Intel Panther Lake semakin menarik perhatian para pecinta teknologi dengan tawaran performa yang diklaim mampu menyaingi bahkan melampaui kelas Apple Mac Studio. Pada gelaran CES, lini mini-PC dari Acemagic yang mengusung prosesor generasi terbaru Intel ini tampil menonjol berkat kombinasi TDP tinggi hingga 120 W serta dukungan OCuLink untuk ekspansi eGPU, yang sebelumnya jarang ditemukan di perangkat sekelasnya.
Dukungan performa tinggi dan fleksibilitas upgrade lewat OCuLink menjadi keunggulan inti yang ditawarkan perangkat ini. Sejumlah penggemar hardware serta kreator konten kini mulai mempertimbangkan solusi mini-PC sebagai pengganti workstation desktop berukuran besar karena efisiensi ruang kerja dan potensi tenaga komputasi yang mumpuni.
Spesifikasi Utama dan Desain Inovatif
Dua produk mini-PC berbasis Panther Lake dari Acemagic diperkenalkan ke publik dengan nama kode ‘Ultra-slim’ dan ‘Performance Unleashed’. Keduanya membawa prosesor Intel Core Ultra X9 388H yang dipadukan dengan 16 core dan iGPU Arc B390, menawarkan kinerja tinggi untuk aplikasi berat maupun grafis profesional.
Selain varian unggulan, tersedia juga pilihan prosesor Core Ultra 9 386H yang ditujukan untuk pasar dengan kebutuhan performa lebih rendah dan harga lebih terjangkau. Portofolio ini memungkinkan pengguna menyesuaikan perangkat sesuai kebutuhan spesifik.
Perbedaan utama dari kedua model terletak pada desain fisik dan pendinginannya. Varian Ultra-slim hadir dengan ketebalan hanya 39 mm, lebih ringkas untuk kebutuhan mobilitas atau ruang terbatas. Sementara Performance Unleashed tampil lebih tebal di angka 81 mm, dipadukan dengan sistem ventilasi besar yang dirancang untuk menangani TDP hingga 120 W—lebih dari dua kali lipat Ultra-slim yang dibatasi di 65 W.
Fitur Unggulan: OCuLink dan Potensi Upgrade Grafis
Salah satu inovasi yang ditunggu adalah kehadiran port OCuLink pada model Performance Unleashed. Walau port ini belum tampak jelas pada wujud prototipenya, dokumentasi resmi menegaskan bahwa OCuLink akan tersedia untuk memberikan opsi ekspansi GPU eksternal yang cepat dan efisien.
OCuLink menawarkan bandwidth tinggi yang mendekati performa PCIe internal, sehingga sangat cocok untuk kreator konten, profesional desain 3D, atau gamer yang membutuhkan kemampuan grafis tambahan tanpa harus menggunakan desktop konvensional. Kombinasi prosesor berdaya 120 W dengan solusi eGPU ini menjadi ancaman serius untuk eksistensi desktop mini dari Apple yang selama ini dikenal dengan Mac Studio.
Perbandingan Fisik dan Konektivitas
Jika dilihat dari segi visual, Performance Unleashed dari Acemagic memang mengadopsi konsep desain mirip dengan Apple Mac Studio. Hal ini terlihat dari aspek bentuk bodi yang compact dan minimalis namun tetap menampung solusi pendinginan ekstra berkat ketinggian bodi mencapai 81 mm. Kedua model mini-PC ini juga menawarkan port koneksi yang identik, memastikan pengguna dapat mengakses perangkat eksternal tanpa hambatan.
Tabel Perbandingan Ringkas Spesifikasi
| Model | Tinggi Bodi | TDP Maksimum | Prosesor Utama | OCuLink eGPU Support |
|---|---|---|---|---|
| Ultra-slim | 39 mm | 65 W | Core Ultra X9 388H/386H | Tidak |
| Performance Unleashed | 81 mm | 120 W | Core Ultra X9 388H/386H | Ya |
Belum ada informasi resmi terkait jadwal perilisan maupun harga jual dari kedua mini-PC Acemagic ini. Namun, kemunculannya di ajang CES serta potensi penggunaan prosesor Panther Lake menjadi penanda kuat bahwa persaingan di segmen komputer mini menuju arah baru.
Sebelumnya, Acemagic sudah lebih dulu meluncurkan mini-PC berbasis AMD serta bersaing dengan produsen lain seperti GMKtec. Adanya GMKtec EVO-T2 yang juga akan mengusung Panther Lake menambah daya tarik kompetisi di pasar ini, di mana user semakin diuntungkan dengan pilihan spesifikasi dan harga yang variatif.
Inovasi seperti TDP tinggi dan OCuLink di lini mini-PC menegaskan perubahan tren kebutuhan pengguna modern. Perangkat kompak kini tak lagi hanya cocok untuk pekerjaan ringan, tapi juga mampu menopang workflow berat dengan efisiensi daya dan ruang yang optimal. Dukungan prosesor terbaru dan kemampuan upgrade grafis boleh jadi akan menjadi faktor pembeda terkuat bagi konsumen dalam memilih mini-PC generasi berikutnya.





