
LEGO menghadirkan inovasi revolusioner dengan meluncurkan Smart Brick 2×4, balok ikonik yang kini dilengkapi komputer mini di dalamnya. Produk ini resmi diperkenalkan pada ajang CES, menandai evolusi terbesar dalam sistem LEGO sejak diperkenalkannya Minifigure pada 1978. Smart Brick bukan hanya balok plastik biasa, melainkan sebuah perangkat cerdas yang menggabungkan permainan fisik dengan teknologi digital.
Smart Brick 2×4 pertama kali akan muncul dalam set Star Wars terbaru yang dijadwalkan rilis bulan Maret. Meski saat ini hanya diumumkan untuk lini Star Wars, perangkat ini sangat mungkin diterapkan juga pada set Pokémon LEGO yang akan dirilis tahun ini. LEGO menyebut ini sebagai bagian dari inisiatif “smart play” yang mengubah cara seseorang bermain LEGO.
Teknologi Komputer Mini dalam Balok LEGO
Di dalam balok berukuran kecil ini, LEGO memasang chip ASIC khusus yang justru lebih kecil dari satu stud LEGO standar. Chip ini menjalankan firmware yang dapat diperbarui lewat aplikasi smartphone, sehingga pembaruan fitur bisa dilakukan secara langsung dan mudah. Baterai internal pada Smart Brick mampu bertahan berfungsi bertahun-tahun meskipun tidak digunakan.
Pengisian daya dilakukan secara nirkabel menggunakan wireless charging pad yang dapat mengisi beberapa Smart Brick sekaligus. Ini memudahkan penggunaan dalam set besar sehingga para pengguna tidak perlu repot mengganti baterai secara manual.
Interaksi Pintar dengan NFC, Sensor, dan Bluetooth
Keunggulan utama Smart Brick terletak pada kemampuannya berinteraksi dengan elemen LEGO lain melalui teknologi NFC yang tertanam pada tile dan minifigure tertentu. Dengan sensor cahaya, gerak, dan inersia, balok ini dapat mendeteksi berbagai kondisi seperti posisi, kemiringan, dan gestur gerakan dengan akurat.
Setiap Smart Brick juga membentuk jaringan Bluetooth mesh, memungkinkan tiap balok mengetahui posisi dan orientasi balok lain di sekitarnya. Contohnya, dalam set Star Wars, efek suara seperti dengungan lightsaber, bunyi blaster, hingga suara pesawat bisa dipicu secara otomatis. Kapal Star Wars yang dibangun dengan Smart Brick dapat “bertarung” dan menghasilkan aksi interaktif yang hidup.
Fitur lain adalah deteksi kendaraan yang mencapai garis finis terlebih dahulu. Smart Brick bisa mengubah suara mesin menjadi efek tabrakan saat kendaraan terguling, memberikan pengalaman permainan yang makin realistis dan dinamis.
Mikrofon Tanpa AI untuk Privasi Anak
Meski dilengkapi mikrofon, LEGO memastikan mikrofon tersebut bukan alat perekam suara untuk AI. Juru bicara LEGO Group menyatakan, mikrofon berfungsi sebagai sensor virtual button untuk mendeteksi aktivitas sederhana, misalnya tiupan anak saat meniup lilin kue dalam permainan.
Tidak ada penggunaan kamera maupun teknologi pengenalan suara atau wajah. Hal ini menjadi bukti bahwa LEGO serius menjaga privasi dan keamanan anak dalam penggunaan Smart Brick, berbeda dengan mainan pintar lain yang mengandalkan AI dan cloud.
Potensi dan Ekspansi ke Franchise Populer Lain
Selain Star Wars dan rumor kehadiran pada set Pokémon, Smart Brick dinilai bakal menjadi teknologi dasar untuk LEGO yang mengembangkan produk dengan lisensi franchise besar seperti Animal Crossing dan The Legend of Zelda dari Nintendo. Teknologi ini membuka potensi baru interaksi dan pengalaman bermain LEGO yang semakin imersif dan inovatif.
Berbagai efek suara, pertarungan antar karakter, dan respons lingkungan berbasis gerakan bisa menjadi fitur unggulan pada set LEGO generasi berikutnya. Sistem ini tidak hanya menambah nilai permainan klasik, tapi juga menjawab ekspektasi anak masa kini yang akrab dengan kemajuan teknologi.
Harga Set LEGO dengan Smart Brick
Peningkatan teknologi ini tentu berdampak pada harga jual set LEGO yang menggunakan Smart Brick. LEGO mengakui bahwa harga set tersebut akan lebih tinggi dibandingkan set konvensional. Namun, kenaikan harga ini dinilai sebanding dengan pengalaman bermain yang lebih mendalam, interaktif, dan tahan lama.
Smart Brick 2×4 menjadi jalan tengah agar mainan fisik LEGO tetap relevan di era digital. LEGO tetap mempertahankan kreativitas kelasik dalam konstruksi balok, sembari menambahkan nilai modern lewat fitur teknologi yang memperkaya cara bermain.
Inovasi ini memberikan peluang baru bagi penggemar LEGO untuk mengeksplorasi dunia permainan yang menggabungkan unsur fisik dan digital tanpa bergantung sepenuhnya pada layar gadget. LEGO Smart Brick adalah terobosan yang mempersiapkan generasi baru pencipta dan penikmat mainan di era masa depan.





