OneDrive on the web will soon have a version of Copilot to help you with your files.
. | Credit: FutureSejumlah pengguna OneDrive dari Microsoft mengeluhkan masalah serius terkait hilangnya akses atau keberadaan file mereka. Permasalahan ini muncul usai implementasi perubahan sistem backup otomatis, terutama pada perangkat berbasis Windows 11 versi terbaru. Banyak pengguna merasa panik karena data penting dan kenangan pribadi tampak hilang tanpa peringatan.
Pengalaman kehilangan file digital ini dialami sejumlah pengguna yang sebelumnya percaya diri menyerahkan seluruh cadangan foto, dokumen, hingga data pekerjaan mereka ke layanan cloud Microsoft. Media sosial dan forum daring seperti Reddit berisi curhatan bahwa akun OneDrive terkunci spontan atau data “raib” dari komputer lokal.
Munculnya Masalah: Akun Terkunci Tanpa Peringatan
Terdapat kasus nyata seperti yang diungkapkan seorang pengguna, di mana akun OneDrive terkunci tanpa notifikasi sebelumnya. Pengguna yang bersangkutan kehilangan akses ke 30 tahun lebih foto dan data kerja. Ia mengaku telah mengisi 18 formulir kepatuhan untuk mendapatkan kembali datanya, namun seluruh upaya tersebut gagal membuahkan hasil.
Penyebab akun terkunci sering kali terkait proses peninjauan otomatis oleh sistem kecerdasan buatan Microsoft. Dalam beberapa insiden, sistem AI ini mendeteksi foto pribadi sebagai “potensi konten sensitif” sehingga akun diblokir. Salah satu pengguna menceritakan pengalamannya bahwa foto anak-anak yang tidak melanggar aturan justru memicu pemblokiran karena angle dan pencahayaan yang buruk, sehingga AI salah menafsirkan foto tersebut.
Keterbatasan Proses Banding dan Rendahnya Transparansi
Permasalahan lain yang kerap dikeluhkan adalah kendala dalam proses banding. Sistem Microsoft saat ini mengandalkan bot dan formulir tanpa jalur eskalasi ke support manusia. Hal ini menyebabkan banyak pengguna merasa frustasi karena sulit mendapatkan akses kembali ke file mereka.
Selain disebabkan sistem deteksi AI yang terlalu sensitif, penyebab lain adalah perubahan otomatis OneDrive Backup pada Windows 11. Kini, folder penting seperti Documents, Pictures, dan Desktop dipindahkan secara otomatis ke cloud setiap kali pengguna masuk memakai akun Microsoft di perangkat baru.
Kurangnya Sosialisasi Perubahan Kebijakan OneDrive
Ketika pengguna mengatur perangkat Windows 11 atau Microsoft 365 versi terbaru, fitur backup otomatis di OneDrive langsung aktif. Pilihan untuk menyimpan file hanya di perangkat lokal sangat mudah terlewat, terutama saat proses setup dilakukan dengan cepat. Hal ini menyebabkan sebagian besar pengguna tidak sadar jika folder penting di komputer sudah tidak lagi berisi data lokal, melainkan seluruhnya telah diunggah ke OneDrive.
Kondisi ini diperburuk karena, walaupun folder Desktop, Documents, dan Pictures tampak kosong di komputer, data sebenarnya hanya dipindahkan dan tersinkronisasi ke cloud. Banyak yang salah paham dan menganggap file benar-benar hilang atau terhapus karena perubahan ini.
Dampak Fitur Backup Otomatis pada Pengalaman Pengguna
Berikut beberapa keluhan paling sering ditemukan terkait update backup otomatis OneDrive:
- File di folder lokal tiba-tiba muncul kosong setelah upgrade sistem.
- Kesulitan menemukan data karena tidak terbiasa navigasi di cloud.
- Tidak adanya notifikasi atau konfirmasi langsung saat data dipindahkan ke OneDrive.
- Pemblokiran atau penghapusan akun tanpa kesempatan banding yang memadai.
- Ketergantungan pada layanan support otomatis berbasis AI.
Di sisi lain, Microsoft berdalih bahwa backup otomatis memberi perlindungan ekstra apabila terjadi kerusakan perangkat atau serangan malware. Data yang ada di cloud dinilai lebih aman dan terhindar dari risiko kehilangan total jika perangkat bermasalah.
Panduan Mengelola Sinkronisasi File OneDrive
Pengguna disarankan lebih cermat saat melakukan setup perangkat baru maupun saat upgrade sistem operasi. Berikut beberapa langkah yang bisa diikuti:
- Cek pengaturan OneDrive selepas login dengan akun Microsoft di perangkat baru.
- Jika ingin data tetap lokal, pilih opsi “Only save files to this PC” saat OOBE (Out of the Box Experience).
- Pantau lokasi Folder utama (Documents, Pictures, Desktop) secara berkala dari File Explorer.
- Simpan backup tambahan di perangkat eksternal untuk mengantisipasi kendala sinkronisasi cloud.
- Jika akun terkunci, segera ajukan banding melalui jalur resmi Microsoft dan dokumentasikan seluruh proses yang sudah dilakukan.
Fenomena hilangnya akses file di OneDrive ini menunjukkan pentingnya transparansi serta edukasi kepada pengguna mengenai perubahan fitur backup dan implikasinya. Microsoft perlu memperbaiki proses banding dan memberi pilihan lebih jelas terkait lokasi penyimpanan data, agar kasus serupa tidak kembali merugikan pengguna awam. Klarifikasi sistem serta jalur komunikasi langsung dengan tim dukungan manusia menjadi harapan banyak pengguna agar mereka merasa lebih aman dalam menggunakan layanan cloud ke depannya.





