Schenker Luncurkan Element 16, Laptop Modular Penantang Framework dengan Komponen Fleksibel

Schenker bergerak cepat dalam pasar laptop modular yang belakangan ini semakin mendapat perhatian konsumen global. Produk terbarunya, Element 16, memunculkan harapan baru bagi para pengguna yang menginginkan perangkat mudah diperbaiki, di-upgrade, dan dikustomisasi sesuai kebutuhan. Kehadiran laptop ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Framework, pelopor laptop modular, kini menemukan pesaing sepadan dari Eropa.

Banyak pengguna laptop kini mempertanyakan mengapa perangkat portabel tidak semudah PC desktop dalam hal perbaikan dan pembaruan komponen. Schenker melalui Element 16, mencoba menjawab keresahan tersebut dengan menghadirkan desain modular yang sangat fleksibel. Desain tersebut dirancang bersama Pegatron serta mendapat dukungan teknis dari Intel. Meski belum tersedia untuk dibeli, Schenker memperkirakan launching resmi dapat terjadi pada paruh pertama tahun ini.

Konsep Modular yang Komprehensif

Uniknya, hampir seluruh komponen utama pada Schenker Element 16 dapat diganti secara leluasa. Pengguna tidak hanya dapat mengganti keyboard, modul I/O di sisi kiri dan kanan, baterai, bahkan motherboard pun dapat dilepas serta diganti jika terjadi kerusakan atau ingin melakukan upgrade. Fakta ini menandakan Element 16 menawarkan tingkat reparasi dan kustomisasi melampaui mayoritas laptop konvensional di pasaran.

Ada beberapa bagian yang dirancang modular dan dapat dilepas pasang oleh pengguna:

  1. Keyboard
  2. Modul I/O (koneksi port di kedua sisi)
  3. Baterai
  4. Motherboard
  5. Kipas pendingin

Khusus untuk baterai, pengguna tetap harus membuka cover bagian bawah sebelum dapat menggantinya. Meski bukan tool-less, kemudahan tetap jauh di atas rata-rata laptop mainstream yang sering kali mengharuskan servis resmi.

Spesifikasi dan Potensi Performa Tinggi

Schenker Element 16 akan hadir dengan prosesor generasi terbaru dari Intel, yakni Core Ultra 7 356H. Prosesor ini menawarkan 16 inti prosesor, 16 threads, serta unit grafis terintegrasi (iGPU) Xe3 dengan 4 inti. Berdasarkan bocoran dari Geekbench, performa grafis terintegrasi di laptop ini diperkirakan bersaing dengan Radeon 840M dan 760M iGPU dari AMD; sebuah peningkatan signifikan untuk laptop yang lebih menekankan modularitas daripada performa gaming.

Untuk kebutuhan memori, tersedia RAM DDR5-6400 16 GB yang sudah tersolder di motherboard. Namun, pengguna tetap dapat menambah kapasitas melalui satu slot SODIMM hingga 64 GB, sehingga total RAM bisa mencapai 80 GB.
Media penyimpanan mengandalkan slot M.2—contoh konfigurasi yang digunakan dalam uji internal adalah SSD WD Black berkapasitas 1 TB yang saat ini dijual di Amazon dengan harga $210.

Fleksibilitas Koneksi Melalui Modul I/O

Satu fitur memperkuat karakter modular pada Element 16 adalah kehadiran slot untuk modul I/O yang dapat diganti-ganti sesuai kebutuhan pengguna. Schenker menawarkan kebebasan memilih jenis port apa saja yang ingin disematkan di kedua sisi laptop. Pengaturan ini jelas menjadi keunggulan tersendiri bagi pengguna profesional atau kreator konten yang memiliki kebutuhan konektivitas spesifik. Namun, Schenker belum mengumumkan secara terperinci berapa banyak varian modul I/O yang akan tersedia di peluncuran perdana.

Reparasi Mandiri Lebih Mudah

Dengan konsep motherboard dan komponen utama lain yang dapat dengan mudah diganti, Schenker mencoba mendemokratisasi perbaikan perangkat elektronik. Para pengguna diharapkan lebih mandiri dalam memperbaiki atau melakukan upgrade perangkat. Hal ini juga selaras dengan tren global yang mulai menyoroti pentingnya perangkat elektronik ramah lingkungan, rendah limbah, dan tahan lama.

Konsep Element 16 mengingatkan pada Framework, namun Schenker membawa beberapa improvisasi pada modularitas hardware tingkat lanjut dan menawarkan basis hardware yang mutakhir. Dari sumber Notebookcheck, desain modular pada laptop Schenker membidik segmen pasar pengguna profesional yang memprioritaskan aspek repairability serta longevity perangkat digital.

Dengan semakin dekatnya jadwal rilis Schenker Element 16, minat dan ekspektasi pasar terhadap laptop modular diyakini akan terus meningkat, baik untuk kebutuhan produktivitas, mobilitas tinggi, maupun untuk mereka yang menginginkan perangkat bebas repot saat perbaikan dan upgrade.

Berita Terkait

Back to top button