AMD Strix Halo Versi Lebih Masuk Akal Resmi Rilis, Harga dan Spesifikasi Terbaru!

Ajang CES kembali menjadi momen penting bagi AMD untuk memperkenalkan inovasi chip terbaru mereka. Kali ini, AMD menghadirkan Ryzen AI Max Plus 392 dan 388, versi “lebih masuk akal” dari seri Strix Halo yang sebelumnya dikenal mahal.

Dua chip baru ini dirancang khusus untuk perangkat gaming portabel dan PC gaming ringkas. Meski tetap mengusung grafis terintegrasi kuat dengan 40 graphics compute units dan performa hingga 60 teraflops, Ryzen AI Max Plus menghadirkan konfigurasi CPU yang lebih variatif.

Perbedaan Varian Chip Ryzen AI Max Plus

  1. Ryzen AI Max Plus 392: 12 core CPU, diposisikan sebagai varian dengan performa lebih tinggi.
  2. Ryzen AI Max Plus 388: 8 core CPU, untuk opsi yang lebih terjangkau namun tetap kuat grafisnya.

Strategi AMD di sini adalah menurunkan biaya produksi tanpa mengorbankan kekuatan grafis yang menjadi daya tarik utama dari seri Strix Halo. Pengurangan jumlah core CPU dari 16 ke 12 dan 8 core menjadi kunci untuk menawarkan harga lebih kompetitif.

Menurut Rahul Tikoo, pimpinan divisi client CPU AMD yang dikutip oleh The Verge, chip baru ini lahir dari permintaan mitra produsen perangkat gaming. Mereka ingin SKU Strix Halo yang fokus pada gaming dengan harga lebih masuk akal, sehingga dapat menjangkau audiens lebih luas.

Sebelumnya, Strix Halo dipakai pada perangkat seperti handheld gaming super bertenaga GPD Win 5, tablet performa tinggi Asus, dan desktop mini Framework. Namun, harga yang mendekati USD 2.000 menjadi kendala utama adopsi massal.

Dampak pada Pasar Perangkat Gaming Portabel
Kehadiran Ryzen AI Max Plus membuka peluang bagi perusahaan seperti Ayaneo dan OneXPlayer untuk memproduksi perangkat dengan harga jual lebih kompetitif. Meskipun AMD belum mengungkap harga resmi chip ini, Tikoo menyebut perangkat berbasis AI Max berpotensi dipatok antara USD 1.000 hingga USD 1.500.

Bandingan ini jelas lebih terjangkau dibandingkan varian Strix Halo generasi awal, sekaligus masih lebih tinggi dibanding laptop Ryzen AI standar yang mulai dari sekitar USD 500. Artinya, AMD berupaya menemukan keseimbangan antara performa tinggi dan harga yang masuk akal untuk pasar gaming portabel.

Tantangan Harga RAM dan Spesifikasi Memori
Satu kendala utama pada perangkat Strix Halo adalah kebutuhan RAM besar, hingga 128GB, untuk mendukung beban kerja AI dan gaming berat. Harga RAM yang terus meningkat dan pasokan yang ketat secara global memberi tekanan pada biaya produksi perangkat.

Belum jelas apakah Ryzen AI Max Plus akan membatasi kapasitas RAM demi harga yang lebih terjangkau. Namun, keputusan ini sangat menentukan daya tarik produk di pasar handheld gaming yang sensitif harga.

Integrasi AI dan Performa Grafis Kuat
Walau kini fokus ke gamer, seri Ryzen AI Max Plus tetap mempertahankan ciri khas Strix Halo sebagai chip terpadu yang kuat di AI, grafis, dan gaming. Pendekatan ini relevan untuk tren komputasi modern yang menuntut perangkat kompak namun multifungsi.

AMD mengambil posisi unik dengan menawarkan solusi yang bukan hanya kuat untuk game AAA portabel, tetapi juga siap menghadapi peningkatan penggunaan AI di sisi konsumen. Ini menunjukkan visi AMD dalam menggabungkan performa tinggi dengan kecanggihan teknologi AI dalam satu chip.

Kehadiran Ryzen AI Max Plus 392 dan 388 diyakini akan memberikan stimulus besar bagi pasar perangkat gaming portabel sepanjang tahun depan. Dengan kombinasi harga yang lebih masuk akal dan fitur canggih, perangkat berbasis Strix Halo versi baru ini layak diantisipasi oleh para gamer dan penggemar teknologi.

Exit mobile version