Teleskop luar angkasa Hubble baru saja menangkap fenomena langka berupa cahaya terang berwarna merah muda dan hijau dari sebuah sistem bintang muda. Objek bercahaya ini berada di konstelasi Sagittarius, sekitar 5.500 tahun cahaya dari Bumi. Cahaya tersebut ternyata berasal dari objek astronomi unik yang disebut Herbig-Haro (HH), namun berbeda dari yang biasanya didorong oleh bintang bermassa rendah.
Objek ini disebut HH 80/81 dan menjadi temuan penting karena untuk pertama kalinya diketahui didorong oleh bintang muda bermassa besar. Hal ini memberikan wawasan baru terkait proses awal kehidupan bintang-bintang raksasa di galaksi.
Karakteristik HH 80/81 yang Langka
Gambar dari Hubble dengan Wide Field Camera 3 memperlihatkan dua daerah terang yang membentang secara diagonal. Bagian kiri atas merupakan HH 81, sedangkan goresan di bawahnya adalah HH 80. Kedua objek ini tampil sangat mencolok dibandingkan HH lain yang selama ini pernah diobservasi.
Sebagian besar objek Herbig-Haro biasanya terbentuk dari semburan gas berkecepatan tinggi yang keluar dari bintang muda bermassa rendah, dan menabrak gas yang lebih lambat dari ledakan sebelumnya. Namun, temuan kali ini memperlihatkan semburan dahsyat yang didorong oleh bintang muda masif bernama IRAS 18162-2048.
Fakta Astronomi Mengenai HH 80/81
- HH 80/81 merupakan objek Herbig-Haro paling terang yang pernah terpantau sejauh ini.
- Ukuran bentangannya mencapai 32 tahun cahaya, menjadikannya sebagai jet protobintang terbesar yang pernah ditemukan.
- Bintang pemicunya, IRAS 18162-2048, memiliki massa sekitar 20 kali lebih besar dari Matahari.
- Kecepatan semburan gas di beberapa bagian HH 80/81 bahkan melaju di atas 1.000 kilometer per detik, menandai rekor tercepat baik pada panjang gelombang radio maupun visual dari bintang muda.
Dampak Penemuan terhadap Studi Evolusi Bintang
HH 80/81 menjadi objek penting karena membantu ilmuwan memahami bagaimana bintang bermassa besar membentuk lingkungan di sekitarnya. Observasi ini mempertegas bahwa bintang besar juga dapat menghasilkan jet gas ionisasi dengan pola yang mirip bintang kecil, namun dengan skala dan energi jauh lebih besar.
Fungsi dan Kontribusi Teleskop Hubble
Hubble masih menjadi salah satu instrumen terpenting dalam pengamatan fenomena ruang angkasa berkat kemampuannya menangkap detail yang tidak bisa dicapai teleskop lain dari Bumi. Data visual yang dihasilkan Hubble memungkinkan peneliti memastikan karakteristik fisik serta rentang kecepatan objek angkasa seperti HH 80/81.
Tabel Ringkasan Fakta HH 80/81
| Fakta | Penjelasan |
|---|---|
| Tipe Objek | Herbig-Haro (HH) |
| Lokasi | Konstelasi Sagittarius, 5.500 tahun cahaya dari Bumi |
| Jet Terbesar | Membentang hingga 32 tahun cahaya |
| Bintang Pemicu | IRAS 18162-2048 (massa ~20 kali Matahari) |
| Kecepatan Jet | >1.000 km/detik (rekor tercepat dari jet bintang muda) |
| Sumber Citra | Teleskop Hubble (Wide Field Camera 3) |
Imbas Temuan Terhadap Sains Modern
Studi mengenai HH 80/81 menambah bukti bahwa mekanisme pembentukan bintang raksasa tidak jauh berbeda dari bintang kecil, namun efeknya jauh lebih masif bagi evolusi tata surya sekitarnya. Ilmuwan memperkirakan hasil semburan energi luar biasa ini turut memengaruhi pembentukan planet serta distribusi material antarbintang di area sekitar.
Dengan terus mengamati area HH 80/81 dan objek serupa, para astronom berharap dapat mengungkap proses utama pembentukan bintang masif serta dampaknya terhadap kelangsungan ekosistem galaksi. Observasi lanjutan juga diharapkan membawa pemahaman lebih mendalam mengenai siklus lahir dan matinya bintang dalam skala kosmik.
