
Raspberry Pi 5 kini semakin menarik bagi para pegiat teknologi dan pengembang AI dengan hadirnya expansion board anyar yang menghadirkan NPU kelas atas. Perangkat tambahan ini memungkinkan Raspberry Pi 5 menawarkan performa komputasi AI yang setara dengan sejumlah APU dari Intel maupun AMD, khususnya dalam mendukung tugas neural network.
Expansion board bertajuk Raspberry Pi AI HAT+ 2 memberikan lompatan besar bagi pengguna single-board computer yang membutuhkan pemrosesan AI tingkat tinggi. Penggunaan NPU (Neural Processing Unit) pada board ini memberikan keleluasaan bagi developer untuk menjalankan berbagai model kecerdasan buatan, mulai dari pengenalan pola hingga pemrosesan gambar.
Performa NPU Setara Komputer Modern
AI HAT+ 2 memanfaatkan chip Hailo-10H yang telah lama dikenal di dunia AI hardware, lengkap dengan memori onboard sebesar 8GB. Board ini mampu mendongkrak performa AI komputasi Raspberry Pi 5 hingga 40 TOPS (Trillions of Operations Per Second) pada presisi INT4. Nilai ini menempatkannya pada level yang mirip dengan NPU terintegrasi dalam APU milik Intel maupun AMD.
Dengan kapasitas tersebut, board ekstensi ini bisa digunakan untuk berbagai aplikasi cerdas yang sebelumnya terbatas karena keterbatasan daya komputasi pada SBC. Fitur ini memastikan bahwa sebagian besar beban kerja AI dapat langsung diproses oleh NPU tambahan, sehingga tidak membebani kinerja utama Raspberry Pi 5.
Instalasi Simpel dan Dukungan Penuh OS
Proses pemasangan expansion board AI HAT+ 2 sangat mudah karena mengikuti konsep HAT yang telah populer di kalangan pengguna Raspberry Pi. Cara memasangnya hanya dengan mengencangkan beberapa skrup pada model Raspberry Pi 5, kemudian menghubungkannya via header GPIO beserta koneksi PCIe.
Kompatibilitas board ini terbatas untuk model yang telah mendukung PCIe seperti Raspberry Pi 5. Model lama dari Raspberry Pi belum dapat menggunakan board ini karena tidak memiliki slot PCIe yang dibutuhkan.
Daftar langkah singkat pemasangan AI HAT+ 2 pada Raspberry Pi 5:
- Pasang board pada posisi atas Raspberry Pi 5.
- Kencangkan menggunakan skrup yang tersedia.
- Hubungkan konektor melalui GPIO dan port PCIe.
- Nyalakan Raspberry Pi 5 dengan sistem operasi Raspberry Pi OS.
- Sistem operasi akan secara otomatis mengenali expansion board ini.
Perangkat ini telah didukung penuh oleh sistem operasi Raspberry Pi OS sehingga deteksi dan penggunaan hardware AI dapat dilakukan secara native tanpa perlu konfigurasi tambahan bagi kebanyakan aplikasi AI.
Dukungan Aplikasi dan Harga di Pasaran
Keunggulan utama dari AI HAT+ 2 adalah integrasinya dengan ekosistem Raspberry Pi, memungkinkan pengembang menjalankan aplikasi AI secara langsung dan efisien. Pengelolaan model-model AI dapat berjalan tanpa memberikan beban berat pada CPU utama, sehingga performa umum SBC tetap optimal.
Expansion board ini telah tersedia di beberapa retailer spesialis dengan harga sekitar $130. Harga tersebut dinilai kompetitif untuk perangkat dengan kemampuan NPU pada level ini.
Tabel Keunggulan Raspberry Pi AI HAT+ 2:
| Fitur | Keterangan |
|---|---|
| NPU | Hailo-10H |
| Kapasitas Memori | 8GB Onboard |
| Performa AI | Hingga 40 TOPS (INT4) |
| Kompatibilitas | Khusus Raspberry Pi 5 |
| Harga | Sekitar $130 |
| Dukungan OS | Native Raspberry Pi OS |
| Metode Instalasi | HAT (GPIO + PCIe) |
Potensi Baru untuk Beragam Pengembangan AI
Hadirnya Raspberry Pi AI HAT+ 2 menandai babak baru di dunia single-board computer. Pengguna bidang edukasi, riset, industri, hingga pengembangan perangkat IoT kini memiliki opsi ekonomis namun bertenaga untuk membangun perangkat AI edge.
Dengan performa setara APU pada PC modern, pengguna Raspberry Pi 5 dapat mengeksplorasi pemanfaatan AI di bidang pengenalan wajah, deteksi suara, hingga otomasi berbasis machine learning secara efisien. Board ini disebut-sebut sebagai salah satu inovasi yang mendorong demokratisasi teknologi AI serta membuka peluang pengembangan aplikasi cerdas di berbagai sektor.





