Kabar gembira datang untuk pengguna Raspberry Pi 5 yang telah lama menantikan peningkatan kemampuan komputasi AI pada perangkat mereka. Kini, Raspberry Pi 5 memperoleh pembaruan fungsionalitas yang sangat besar dengan kehadiran AI HAT+ 2, sebuah akselerator AI terintegrasi yang membawa performa komputasi hingga ke level profesional.
Pembaruan ini menjawab kebutuhan komunitas maker, developer, dan pegiat edukasi teknologi yang ingin menjalankan beban kerja AI tanpa harus bergantung pada layanan cloud pihak ketiga. Semua pemrosesan dapat dilakukan secara lokal, sehingga data lebih privat dan biaya operasional pun dapat ditekan secara signifikan.
Peningkatan Kinerja yang Signifikan
Performa menjadi titik fokus utama pada AI HAT+ 2. Jika sebelumnya AI HAT+ hadir dalam dua varian yaitu 13 TOPS dengan chip Hailo-8L dan 26 TOPS dengan chip Hailo-8, kini versi terbarunya membawa loncatan besar menuju 40 TOPS berkat chip Hailo-10H. Tidak hanya performa komputasinya meningkat, AI HAT+ 2 kini didukung oleh 8GB RAM onboard yang membantu menstabilkan pemrosesan AI generatif dan model bahasa besar (LLMs).
AI HAT+ 2 sanggup menangani berbagai model AI mulai dari large language models (seperti Llama3.2 dan Qwen2), vision-language models, hingga workload generatif lain secara independen dari papan utama Raspberry Pi 5. Kemampuan menangani workload berbasis visi seperti object recognition dan pose estimation pun tetap optimal, serupa performa versi 26 TOPS sebelumnya.
Kompatibilitas dan Integrasi yang Mudah
Proses migrasi dari AI HAT+ ke AI HAT+ 2 dirancang agar seamless dan transparan. Menurut Naush Patuck, Senior Principal Engineer Raspberry Pi, mereka yang sudah menggunakan AI HAT+ tidak perlu khawatir, karena proses transisinya sangat mudah tanpa perubahan signifikan. Semua Raspberry Pi 5, mulai dari kapasitas RAM 1GB sampai 16GB, dapat menggunakan AI HAT+ 2 karena terhubung langsung via PCI Express.
Selain itu, AI HAT+ 2 sudah terintegrasi dengan stack software kamera milik Raspberry Pi, sehingga pengguna tak perlu repot melakukan konfigurasi tambahan hanya untuk pemrosesan gambar atau video berbasis AI.
Ketersediaan Model AI dan Dokumentasi Lengkap
Untuk mendukung pengembangan proyek AI, Hailo menyediakan repositori GitHub dengan beragam panduan dan source code open source. Beberapa LLM siap pakai seperti Llama3.2, DeepSeek-R1-Distill, dan Qwen2 bisa langsung diinstal setelah perangkat digunakan. Nantinya, koleksi model akan terus bertambah agar kompatibel dengan kebutuhan pengguna.
Tips Penggunaan Optimal
AI HAT+ 2 dikirim dengan opsional heatsink yang sangat disarankan digunakan. Pada skenario penggunaan berat, seperti benchmarking atau menjalankan model AI dengan intensitas tinggi, heatsink dapat mencegah prosesor mengalami overheating. Hal ini berdasarkan pengalaman penggunaan generasi sebelumnya yang cenderung memanas saat beban berat.
Harga dan Aksesibilitas
AI HAT+ 2 sudah bisa didapatkan dengan harga $130. Berdasarkan laporan terkini, persediaan terbesar dapat ditemukan di PiShop, yang juga menyediakan starter kit lengkap untuk kebutuhan pengembangan awal.
Fitur Utama AI HAT+ 2
- Performa AI hingga 40 TOPS dengan chip Hailo-10H.
- RAM onboard 8GB untuk stabilitas multitasking dan workload berat.
- Cocok untuk model AI generatif, LLM, VLM, dan visi komputer.
- Kompatibel dengan seluruh varian RAM Raspberry Pi 5.
- Terintegrasi dengan sistem kamera Raspberry Pi tanpa konfigurasi tambahan.
- Dukungan penuh dokumentasi dan model LLM siap pakai di platform resmi Hailo.
Dengan lonjakan performa ini, Raspberry Pi 5 kini semakin mampu memenuhi profil penggunaan profesional mulai dari aplikasi edukasi, penelitian, hingga prototipe bisnis berbasis AI edge. Bagi pelaku industri dan hobi, AI HAT+ 2 membuka peluang eksplorasi teknologi AI lebih luas langsung dari perangkat desktop mini favorit, tanpa harus investasi mahal di infrastruktur server AI skala besar.





