Permintaan tinggi untuk DRAM dan kenaikan harga RAM DDR5 mendorong beberapa penggemar PC kembali menggunakan platform lama dengan memori DDR3. Salah satu pembuat PC, RandomGaminginHD, berhasil merakit dan menguji performa sistem berbasis Intel Core i7-4790K dengan DDR3 32GB dan RTX 2060 Super. Sistem ini mampu menjalankan game Cyberpunk 2077 dengan rata-rata 60 FPS pada resolusi 1080p.
Prosesor Intel Core i7-4790K yang dirilis lebih dari satu dekade lalu di-overclock hingga 4,6 GHz. RAM DDR3 32GB berjalan pada kecepatan 1866 MHz. Motherboard Asus Z97 yang digunakan mendukung konfigurasi ini. Grafik ditangani oleh kartu grafis Nvidia RTX 2060 Super, komponen yang masih tergolong mumpuni untuk game AAA modern. Biaya total komponen ini diperkirakan hanya sekitar $300 untuk RAM dan kartu grafis, dengan tambahan sekitar $60-$80 untuk prosesor bekas, serta harga motherboard dan komponen lain yang juga relatif murah dipasaran barang bekas.
Performa Gaming pada Sistem DDR3
RandomGaminginHD mengetes sistem ini pada delapan judul game populer dengan pengaturan grafis medium hingga tinggi dan resolusi 1080p. Berikut rincian performa rata-rata FPS:
- Baldur’s Gate 3 – 57,9 FPS
- Battlefield 6 – 69,7 FPS
- Counter-Strike 2 – 117,9 FPS
- Cyberpunk 2077 – 59,8 FPS
- Fortnite – 115,2 FPS
- GTA 5 Enhanced – 69,6 FPS
- Kingdom Come Deliverance 2 – 72,2 FPS
- Red Dead Redemption 2 – 72,3 FPS
Hasil ini menunjukkan bahwa prosesor lawas Haswell tetap mampu mengimbangi permainan modern dengan dukungan GPU anyar. Untuk menyeimbangkan beban kerja, DLAA (Deep Learning Anti-Aliasing) diaktifkan untuk sebagian besar game agar GPU tidak terlalu terbebani karena CPU menjadi bottleneck.
Harga Komponen dan Efisiensi Biaya
Situasi kenaikan harga RAM DDR5 menjadi alasan utama banyak gamer memutuskan memanfaatkan DDR3. RandomGaminginHD menyebutkan bahwa dengan harga RAM DDR3 32GB hanya $40, jauh lebih murah dibandingkan satu stik DDR5 8GB 4800MT/s yang hampir tiga kali lipat harganya. Di eBay, CPU Intel i7-4790K bekas bisa didapat di kisaran $60 hingga $80. GPU RTX 2060 Super seri 8GB bekas pun dijual mulai $150. Ditambah motherboard Z97, SSD, casing, dan PSU, keseluruhan PC gaming ini dapat dirakit dengan dana kurang dari $600.
Jika dibandingkan dengan harga RAM DDR5 yang untuk kit 64GB bisa setara dengan biaya keseluruhan sistem DDR3 ini, maka opsi build PC DDR3 menjadi solusi masuk bagi gamer yang memiliki anggaran terbatas. Penurunan harga DDR5 diperkirakan belum akan terjadi dalam waktu dekat, setidaknya hingga 2028, sehingga membangun sistem lawas menjadi alternatif praktis.
Potensi dan Keterbatasan Sistem
Meskipun performa secara keseluruhan mampu memberikan pengalaman gaming di atas 60 FPS, nilai 1% low FPS pada beberapa game masih menunjukkan adanya stutter atau frame drop. Hal ini dapat diatasi dengan menurunkan kualitas grafis lebih lanjut agar gameplay lebih konsisten. Sistem ini cocok untuk gamer yang tetap ingin menikmati game-game AAA dengan pengeluaran minimal dan tanpa harus membeli perangkat terbaru yang mahal.
Pengalaman ini menegaskan bahwa pemanfaatan hardware era Haswell yang dirakit ulang dengan komponen pendukung modern dapat melampaui ekspektasi, terutama dalam kondisi kelangkaan dan kenaikan harga komponen PC seperti RAM dan GPU.
Membangun sistem PC menggunakan Intel Core i7-4790K, 32GB DDR3, dan RTX 2060 Super menjadi opsi efektif untuk gamer yang mencari keseimbangan antara performa dan anggaran. Solusi ini memperlihatkan peluang seru dalam dunia PC gaming, khususnya saat harga komponen terbaru sulit dijangkau oleh banyak konsumen.
