Era SSD 1TB Murah Berakhir, Pasokan NAND Habis Terjual hingga 2027 Akibat Lonjakan Permintaan AI

Permintaan penyimpanan NAND terus meroket seiring dengan booming teknologi kecerdasan buatan (AI). Shunsuke Nakato, Managing Director Kioxia Memory Business Unit, menegaskan bahwa era harga murah untuk SSD 1TB telah berakhir. Ia menyampaikan bahwa seluruh produksi NAND Kioxia untuk tahun ini sudah habis terjual dan prediksi kelangkaan ini akan berlanjut hingga tahun 2027.

Harga SSD 1TB yang dahulu bisa didapatkan sekitar 7.000 yen kini sudah sangat sulit dijumpai. Berdasarkan pengamatan Nakato pada sebuah pertemuan di Seoul, harga SSD kapasitas ini sudah melewati batas terendah yang pernah ada dan mengalami kenaikan yang signifikan. Fenomena ini terjadi akibat permintaan tinggi dari sektor AI yang mengubah pasar penyimpanan konsumen secara drastis.

Kenaikan Harga SSD 1TB dan Dampaknya ke Konsumen

Tahun 2023 menjadi masa emas bagi pembeli SSD karena banyak model 1TB dijual di bawah $50. Bahkan, beberapa varian anggaran mampu mencapai harga serendah $35. Namun tren ini mulai berbalik seiring memasuki tahun 2024 dan semakin meningkat pada 2025. Saat ini, harga SSD 1TB tipe SATA yang paling terjangkau sudah mencapai sekitar $73 — naik lebih dari 50% dibanding harga terendah sebelumnya.

Data harga beberapa SSD 1TB terbaru menunjukkan lonjakan harga yang sangat tajam:

  1. Corsair MP700 Pro XT 1TB naik 38% dari $159,99 menjadi $219,99.
  2. Samsung 990 Pro 1TB melonjak 83% dari $109,99 ke $199,99.
  3. WD SN700 1TB meningkat drastis sebesar 132%, dari $129,99 menjadi $299,99.
  4. Samsung 870 Evo 1TB juga naik 51%, dari $99,99 ke $149,99.

Kenaikan harga ini memengaruhi semua segmen, mulai dari model SATA lawas hingga SSD canggih dengan teknologi PCIe 5.0. Situasi ini menandakan perubahan fundamental yang dipicu oleh permintaan NAND yang sangat kuat di industri AI.

Strategi Distribusi Kioxia yang Berbeda

Berbeda dari strategi distribusi tradisional yang mengutamakan penawaran tertinggi atau metode first-come, first-served, Kioxia menerapkan pendekatan “gentleman’s agreement”. Menurut Nakato, perusahaan lebih memilih kesepakatan berdasarkan kepercayaan dan hubungan jangka panjang dengan mitra bisnisnya.

Nakato menjelaskan, tidak mungkin secara fisik mempercepat pengiriman atau menambah volume produksi karena keterbatasan kapasitas. Oleh karena itu, Kioxia menyusun rencana pasokan tahunan secara bersama-sama dengan para mitranya dan mendistribusikan produk sesuai kesepakatan tersebut.

Upaya Kioxia Mengatasi Krisis Pasokan NAND

Pabrik-pabrik Kioxia di Yokkaichi dan Kitakami menjadi kunci dalam mengatasi kekurangan pasokan NAND global. Pabrik Yokkaichi mengintegrasikan teknologi AI dan Internet of Things (IoT) untuk mengumpulkan sekitar 50 terabyte data manufaktur tiap hari. Data besar ini membantu memaksimalkan hasil produksi dengan cara yang lebih efisien.

Sementara itu, pabrik Kitakami akan segera memulai produksi skala penuh teknologi BiCS8 generasi ke-8. Teknologi ini merupakan inovasi terbaru Kioxia dalam mengembangkan flash memory yang lebih padat dan cepat. Namun, terlepas dari perkembangan ini, kekurangan pasokan tetap menjadi tantangan utama dalam beberapa tahun mendatang.

Apa Artinya bagi Konsumen dan Pengguna Teknologi?

Peluang untuk mendapatkan SSD 1TB murah telah menutup dalam beberapa bulan terakhir. Bagi pengguna yang berencana membangun komputer baru atau meningkatkan kapasitas penyimpanan, saat ini menjadi waktu yang tepat untuk bertindak sebelum harga terus merangkak naik. Tren kenaikan harga diperkirakan akan berlangsung sepanjang tahun 2026 dan mungkin berlanjut hingga 2027.

Pergeseran pasar ini menggambarkan dampak besar dari perkembangan AI terhadap rantai pasokan komponen elektronik. Dengan permintaan yang terus meningkat, produsen NAND seperti Kioxia harus mengelola kapasitas produksi dengan hati-hati dan memprioritaskan hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Hal ini sekaligus menandai berakhirnya era SSD murah dan membuka babak baru di industri penyimpanan komputer.

Berita Terkait

Back to top button