Doom Kini Bisa Berjalan Langsung di Earbuds
Game legendaris Doom yang terkenal dari era 90-an kini berhasil dijalankan secara langsung di dalam earbuds. Proyek bernama Doombuds ini menggunakan PineBuds Pro, sebuah earbuds dengan firmware terbuka dan prosesor ARM Cortex M4F bawaan untuk menjalankan game tersebut. Ini menjadi terobosan menarik dalam tradisi “Can it run Doom?” yang sudah populer di kalangan penggemar teknologi dan game.
Doom adalah game tembak-menembak klasik yang selama ini sudah dibuktikan bisa berjalan di berbagai perangkat, mulai dari kalkulator hingga mesin ATM. Kali ini, pengembang web asal Australia, Arin Sarkisian, mengadaptasi game ini agar bisa dijalankan secara mandiri di earbuds tanpa perlu bantuan perangkat lain. Ini membuka kemungkinan baru bagaimana sebuah game bisa beroperasi di perangkat dengan kapasitas hardware yang sangat terbatas.
Kustomisasi Perangkat untuk Menjalankan Doom
Untuk memungkinkan Doom berjalan di PineBuds Pro, sejumlah modifikasi teknis dilakukan pada perangkat keras dan lunak earbuds. Prosesor ARM Cortex M4F yang biasanya bekerja di frekuensi 100 MHz di-overclock menjadi 300 MHz. Selain itu, fitur penghemat daya dimatikan dan RAM tambahan didapatkan dengan menonaktifkan sebuah ko-prosesor pendamping.
Game Doom itu sendiri juga melalui proses optimalisasi tinggi. Variabel-variabel konstan dipindahkan ke penyimpanan flash, penghapusan caching internal, dan pemakaian versi “Squashware” WAD ukuran kecil 1,7 MB, bukan file shareware standar. Langkah ini bertujuan agar game bisa berjalan lancar dengan keterbatasan memori dan prosesor earbuds.
Tampilan dan Kontrol Tanpa Layar
Karena earbuds tidak memiliki layar, video output Doom harus dialihkan ke perangkat lain melalui sambungan serial UART. Frame-frame gambar ditransmisikan dalam format JPEG dan disiarkan ke browser sebagai aliran MJPEG. Dengan resolusi klasik Doom sebesar 320 × 200 piksel, earbuds dapat menampilkan sekitar 18 frame per detik.
Kecepatan maksimal 27 FPS sebenarnya mungkin dicapai secara teori, tetapi keterbatasan CPU untuk encoding JPEG real-time memengaruhi performa. Pengguna dapat mengakses game melalui situs Doombuds dan mengantre untuk bermain langsung dari earbuds mereka. Perangkat PineBuds Pro sendiri tersedia dengan harga resmi $69,99.
Tren “Can It Run Doom?” yang Terus Berkembang
Fenomena menyesuaikan Doom agar dapat dijalankan di perangkat unik sudah hidup sejak lama. Contohnya, game ini pernah dimodifikasi agar berjalan di kalkulator, ATM, hingga alat tes kehamilan digital. Doombuds memperluas batasan tersebut dengan membuktikan Doom dapat hidup bahkan di perangkat tanpa layar.
Meskipun tidak membawa manfaat praktis secara gaming biasa, proyek ini menunjukkan kemampuan inovasi komunitas pengembang perangkat lunak dan kreator teknologi. Mereka terus mencari cara menembus batas perangkat keras, sekaligus merayakan game klasik yang tetap relevan hingga kini.
Daftar Fitur Utama Doombuds dan PineBuds Pro
- Prosesor ARM Cortex M4F onboard di earbud yang di-overclock hingga 300 MHz.
- Firmware terbuka yang memungkinkan modifikasi dan eksperimen perangkat lunak.
- Penggunaan file game Doom versi “Squashware” dengan ukuran 1,7 MB.
- Transmisi video melalui koneksi UART ke browser dengan output MJPEG.
- Frame rate mencapai sekitar 18 FPS pada resolusi 320 × 200 piksel.
- Sistem yang sepenuhnya berjalan dalam earbuds tanpa perangkat tambahan.
Selain itu, pelepasan controller Xbox edisi Doom dapat ditemukan di Amazon untuk para penggemar yang ingin suasana bermain Doom lebih autentik. Inovasi ini menjadi contoh terbaru bagaimana komunitas teknologi terus menghidupkan kembali game klasik dengan sentuhan baru yang kreatif dan mengejutkan.





