Industri game pada 2025 tetap menarik dengan berbagai perilisan besar dan game indie yang inovatif. Namun, para gamer juga mengalami kekecewaan besar akibat penundaan rilis sejumlah judul yang sangat dinantikan. Penundaan ini tidak hanya mengganggu antusiasme penggemar, tetapi juga berdampak pada strategi perilisan game lain yang seharusnya bertarung di pasar sama.
Penundaan rilis bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, penundaan memberi waktu tambahan pengembang untuk menyempurnakan kualitas dan mengatasi masalah teknis. Di sisi lain, ini membuat harapan penggemar memudar dan menurunkan eksposur game di tengah persaingan ketat. Berikut tujuh game yang mengalami penundaan rilis paling mengecewakan di sepanjang 2025, termasuk judul blockbuster seperti Grand Theft Auto VI.
1. Marvel 1943: Rise of Hydra
Game ini membawa konsep baru dengan latar Perang Dunia II setelah berbagai seri Marvel sebelumnya dianggap kurang memuaskan. Namun, tak lama setelah kabar penundaan GTA VI, Marvel 1943 juga ditunda ke 2026. Penundaan ini membuat Rise of Hydra bersaing lebih ketat dengan game Marvel lain seperti Marvel’s Wolverine, yang sudah lebih dulu menarik perhatian.
2. Pragmata
Capcom kembali mengundur Pragmata yang awalnya dijadwalkan rilis beberapa tahun lalu. Saat ini target rilis diarahkan ke April 2026. Pengembang sudah merilis demo gratis sebagai gambaran game, namun pengalaman singkat ini tak mampu menghilangkan kekecewaan pemain yang sudah menunggu lama sejak pengumuman pertama.
3. Witchbrook
Witchbrook dijanjikan membawa nuansa Stardew Valley ke dunia sekolah sihir. Penundaan terbaru menggeser rilis yang semula dijadwalkan musim dingin 2025 ke tahun berikutnya tanpa tanggal pasti. Setelah dipamerkan sejak 2016, penundaan berulang ini mulai membuat sebagian penggemar kehilangan kesabaran.
4. Fable
Setelah hampir satu dekade vakum, seri Fable kembali dengan versi terbarunya. Namun, jadwal rilis yang sempat direncanakan pada 2025 diundur hingga 2026. Penundaan ini menimbulkan kekhawatiran soal kualitas dan arah desain setelah trailer pengumuman memicu pro-kontra dari komunitas gamer.
5. REPLACED
Meski sudah diumumkan sejak 2021, REPLACED mengalami serangkaian penundaan. Namun, tanggal rilis pasti akhirnya diumumkan yaitu 12 Maret 2026. Penundaan memang mengecewakan, tapi konfirmasi tanggal ini menjadi kabar baik bahwa proyek masih berjalan dan pemain bisa bersiap menjelajahi dunia cyberpunk distopian yang kaya atmosfer.
6. Crimson Desert
Game open-world ambisius dari Pearl Abyss ini juga mengalami penundaan jadwal, dari akhir 2025 ke 19 Maret 2026. Meskipun hanya perlu menunggu beberapa bulan lagi, penantian yang lebih panjang dari rencana awal sejak 2021 menjadi pukulan tersendiri. Namun sejumlah sesi percobaan awal mendapat tanggapan positif dari mereka yang mencicipi.
7. Grand Theft Auto VI
GTA VI adalah salah satu game yang paling dinanti sepanjang masa. Pemain sudah menunggu lebih dari satu dekade untuk kehadiran seri terbaru ini. Penundaan rilis dari target awal 2025, maju ke Mei dan kemudian kembali diundur ke November tahun ini, benar-benar menguji kesabaran komunitas. Dampaknya juga berimbas pada judul lain yang harus menggeser jadwal rilis agar tidak bersaing langsung dengan game Rockstar yang sangat besar ini.
Penundaan rilis di industri game memang kerap kali tidak dapat dihindari. Namun untuk sejumlah judul besar, terutama yang penuh hype dan ekspektasi tinggi, penggeseran jadwal tentu menjadi hal yang paling dirasakan kecewanya oleh para penggemar. Adanya penundaan juga menunjukkan komitmen pengembang untuk menghadirkan produk akhir yang lebih matang dan memuaskan, walaupun menimbulkan rasa frustrasi jangka pendek. Para pemain kini tinggal menunggu dan berharap bahwa semua masa tunggu ini akan terbayar dengan kualitas game yang optimal dan pengalaman bermain yang memuaskan begitu akhirnya dirilis.







