Peluncuran MMORPG Gratis di Steam Raih Review Positif dengan Satu Halangan Besar
Sebuah MMORPG gratis berjudul Legend of Mortal Cultivation baru saja diluncurkan di Steam. Game ini berhasil meraih rating "Mostly Positive" sebanyak 86% dari 124 ulasan awal.
Game ini mengusung genre "cultivation" atau xiuxian yang terkenal dengan gameplay grindy. Namun, Legend of Mortal Cultivation berbeda dengan RPG stres tinggi lainnya karena mengadopsi mekanika idle clicker di dalam dunia multiplayer masif. Pemain mengendalikan karakter yang terus bertumbuh secara pasif dan mengumpulkan kekuatan spiritual sambil mengupgrade artefak langka bernama Haotian Mirror.
Gameplay dan Sistem yang Berbeda
Alih-alih aksi kompleks seperti di game RPG konvensional, game ini fokus pada pertumbuhan karakter secara otomatis. Upgrade Haotian Mirror mempengaruhi kualitas loot yang diperoleh dari pertarungan melawan bos dan penyelesaian stage. Sistemnya memang dirancang untuk dimainkan sambil menjalankan aktivitas lain, cocok untuk player yang ingin progres tanpa harus terus-menerus fokus penuh.
Kapasitas game juga ringan dan ramah untuk perangkat spesifikasi rendah. Hanya memerlukan RAM 4 GB dan ukuran file yang kecil, sehingga dapat berjalan lancar di PC lama. Namun, untuk pengguna Steam Deck, meskipun game dapat dimainkan, statusnya masih "Unverified". UI yang sangat bergantung pada mouse membuat navigasi dengan trackpad cukup sulit, apalagi teks dalam ukuran kecil menyulitkan pembacaan layar 7 inci handheld.
Hambatan Bahasa untuk Pemain Internasional
Kendala terbesar bagi pemain internasional adalah ketiadaan dukungan bahasa Inggris. Semua antarmuka dan cerita ditampilkan hanya dalam bahasa Mandarin. Hal ini menyulitkan mereka yang tidak memahami bahasa tersebut untuk menjelajahi game dengan optimal. Beberapa pemain mencoba menggunakan alat terjemahan mesin seperti XUnity.AutoTranslator atau aplikasi tangkap layar seperti Google Lens untuk membaca konten secara langsung.
Ada juga pengguna yang memanfaatkan framework mod seperti BepInEx untuk menambahkan overlay terjemahan bahasa Inggris ke dalam engine Unity yang digunakan game ini. Langkah-langkah tersebut menjadi solusi sementara agar gameplay lebih mudah diikuti oleh pemain non-Mandarin.
Poin-poin Penting Mengenai Legend of Mortal Cultivation
- Genre: Idle MMORPG dengan tema cultivation (xiuxian)
- Platform: Steam, gratis untuk dimainkan (free-to-play)
- Rating awal: 86% “Mostly Positive” dari 124 review
- Bahasa: Hanya tersedia dalam bahasa Mandarin, tidak ada dukungan resmi bahasa Inggris
- Sistem: Fokus upgrade artefak Haotian Mirror, gameplay pasif, cocok untuk second-monitor play
- Spesifikasi: Ringan, RAM hanya 4 GB, dapat berjalan di PC lama
- Steam Deck: Game playable tapi tidak terverifikasi; UI mouse-dependent dan teks kecil menyulitkan pemakaian
Dengan mekanisme idle dan MMO, Legend of Mortal Cultivation mengisi ceruk pemain yang ingin pengalaman santai tanpa tekanan tinggi dalam game RPG. Game ini menggabungkan aspek clicker dan progresi pasif dengan narasi yang unik serta setting artefak legendaris, melibatkan pemain untuk terus mengasah karakter dari waktu ke waktu.
Meski mendapat respons yang cukup baik dari komunitas Steam China, keterbatasan bahasa menjadi tantangan besar bagi penetrasi pasar global. Modifikasi dan penggunaan teknologi terjemahan pihak ketiga menjadi solusi sementara hingga kemungkinan update bahasa resmi diluncurkan.
Bagi penggemar dunia cultivation yang tertarik dengan sistem idle dan multiplayer, game ini patut dicoba. Namun, pemain yang mengandalkan bahasa Inggris perlu mempertimbangkan hambatan tersebut sebelum memulai petualangan. Pemantauan perkembangan game ke depan dan potensi update bahasa tentu akan jadi hal yang dinantikan oleh komunitas internasional.
Informasi lebih lengkap mengenai peluncuran dan ulasan dapat ditemukan langsung di halaman Steam Legend of Mortal Cultivation. Meski sederhana, game ini menunjukkan bahwa beberapa kombinasi genre yang unik dan ringan dapat menarik perhatian di tengah padatnya pasar MMORPG Steam.





