PS5 dan Switch 2 Kuasai Hati Dev Game, Xbox Cuma Dipilih 20% Menurut Survei GDC 2026

Author: Qoo Media

Survei terbaru dari Game Developers Conference (GDC) menunjukkan tren menarik mengenai preferensi para pengembang game terhadap platform konsol dan PC. Hasil survei menegaskan bahwa PlayStation 5 (PS5) dan Switch generasi kedua (Switch 2) mendominasi minat para developer, sementara Xbox mendapat dukungan yang jauh lebih rendah. Data ini mengindikasikan perubahan signifikan dalam prioritas pasar pengembangan game saat ini.

Dalam survei yang melibatkan lebih dari 2300 profesional industri game tersebut, pertanyaan tentang platform yang paling menarik kini menunjukkan dominasi PC sebagai favorit utama. Sebanyak 80% responden menyatakan ketertarikannya mengembangkan game untuk PC, menjadikan desktop dan laptop tetap menjadi prioritas utama. PS5 dan Steam Deck mengikuti dengan 40%, sedangkan Switch 2 mencatat angka hampir setara di 39%. Xbox Series X|S hanya diminati oleh 20% pengembang.

Dominasi PC, PS5, dan Switch 2

Alasan PC unggul dalam survei ini bukan tanpa dasar. PC menawarkan basis pengguna yang sangat besar dan pasar distribusi seperti Steam yang cenderung lebih fleksibel dibandingkan dengan ekosistem konsol. Keunggulan ini juga terlihat pada Steam Deck yang berbasis Linux, yang meskipun merupakan perangkat baru, mampu menarik perhatian 40% developer dalam pendukung platform.

PS5 dan Switch 2 menempati posisi berikutnya, menegaskan posisi kuat Sony dan Nintendo dalam pasar konsol modern. Terlepas dari rumor keterlambatan pengiriman dev kit Switch 2 ke pengembang pihak ketiga, minat untuk mengembangkan game di platform ini tetap tinggi. Jika perangkat pengembangan lebih mudah didapat, kecepatan rilis game baru di Switch 2 diperkirakan akan meningkat.

Perubahan Sikap terhadap Xbox

Ketertarikan para developer terhadap Xbox Series X|S jelas menurun. Hanya 20% responden yang memilih platform ini, padahal pada survei sebelumnya masih sedikit berada di atas angka tersebut. Penurunan ini sejalan dengan laporan keuangan Microsoft yang menunjukkan penurunan pendapatan hardware hingga 32% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini memicu beberapa studio untuk membatalkan proyek porting ke Xbox dan mengalihkan perhatian mereka ke platform lain.

Microsoft sendiri tengah menjalankan strategi multi-platform, di mana game eksklusif Xbox kini juga dirilis di Windows dan sejumlah platform pesaing. Pendekatan ini mengindikasikan pergeseran fokus dari hardware konsol menuju PC dan layanan berbasis langganan atau cloud gaming.

Data Penggunaan Konsol dalam Proyek Terbaru

Selain minat masa depan, survei juga mengeksplorasi konsol yang digunakan pengembang dalam proyek teranyar mereka. Dari hasil tersebut, 47% developer melibatkan PS5, sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan Xbox Series X|S yang mencapai 40%. Angka ini menguatkan bahwa meski ada penurunan ketertarikan, Xbox masih digunakan oleh sejumlah developer, namun PS5 tetap mempertahankan posisi terdepan dalam pengembangan konten terbaru.

Faktor Pendukung dan Implikasi Industri

Kekuatan PS5 dan Switch 2 didukung oleh ekosistem masing-masing yang kuat dan komunitas pengguna yang loyal. Nintendo dengan reputasinya menghadirkan perangkat inovatif, serta Sony dengan kualitas eksklusif game dan dukungan pengembang yang solid, membuat kedua platform ini terus menjadi magnet utama. Sebaliknya, Microsoft yang mendorong pendekatan multiplatform membuka peluang baru di ranah PC, tetapi harus menghadapi tantangan dalam menjaga relevansi konsol Xbox di mata pengembang.

Survei GDC ini menjadi indikator penting untuk melihat arah perkembangan industri gim global. Keputusan developer dalam memilih platform akan berdampak pada ketersediaan game baru dan pengalaman konsumen ke depannya. Dengan dominasi PS5 dan Switch 2, serta fokus Microsoft pada PC, kompetisi antar platform tetap dinamis dan memunculkan inovasi baru.

Berbagai perubahan ini memperlihatkan bahwa sektor perangkat keras tidak lagi menjadi satu-satunya faktor utama dalam ketertarikan pengembang. Fleksibilitas pasar, potensi distribusi, dan kemudahan implementasi game menjadi aspek krusial yang menentukan pilihan. Platform dengan ekosistem terbuka dan basis pengguna kuat memiliki peluang lebih besar untuk menarik perhatian developer di tengah persaingan industri game saat ini.

Terbaru