Apple dikabarkan akan meluncurkan model baru MacBook Pro dalam beberapa minggu ke depan. Informasi ini berasal dari Mark Gurman, jurnalis Bloomberg, yang menyebutkan bahwa Apple tengah menyiapkan MacBook Pro terbaru selama siklus pembaruan macOS 26.3 yang diperkirakan berlangsung antara Februari dan Maret. Meskipun belum ada tanggal pasti, perilisan pada periode tersebut sangat memungkinkan, mengingat pola peluncuran perangkat keras Apple biasanya berlangsung pada akhir Maret atau April.
Situasi stok juga mendukung prediksi peluncuran ini. Versi MacBook Pro dengan chip M4 Pro dan M4 Max yang lebih tinggi kini mulai menipis di berbagai pasar. Kondisi ini sering terjadi menjelang pembaruan produk, di mana stok lama dikurangi secara bertahap untuk memberi ruang bagi model baru.
Desain dan Tampilan
MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max diperkirakan tetap mengusung desain yang sama seperti versi terakhir yang dirilis pada 2021. Apple diyakini tidak melakukan perubahan besar secara visual, kecuali kemungkinan penambahan opsi warna baru. Perubahan desain besar diperkirakan baru akan terjadi pada 2026 dengan kehadiran seri M6 yang membawa layar OLED, bodi lebih tipis, dan kamera berdesain lubang menggantikan notch.
Teknologi layar pada model terbaru juga diperkirakan tidak mengalami perubahan signifikan. Peningkatan yang mungkin terjadi hanyalah sedikit peningkatan pada tingkat kecerahan layar, yang sekarang mencapai 1.600 nits. Perbedaan utama antara varian Pro dan Max tetap pada kemampuan dukungan monitor eksternal, di mana M5 Pro dapat menghubungkan dua layar 6K, sementara M5 Max mampu mendukung hingga empat monitor.
Performa dan Spesifikasi Teknis
Pembaruan MacBook Pro kali ini lebih menitikberatkan pada peningkatan performa ketimbang fitur baru. Prosesor M5 Pro dan M5 Max dibuat dengan teknologi fabrikasi 3nm generasi ketiga dari TSMC, yang menawarkan efisiensi energi lebih baik dan kecepatan sedikit lebih tinggi dibandingkan seri M4. Apple diberitakan merancang layout internal baru dengan CPU dan GPU ditempatkan pada blok terpisah. Konsep ini memungkinkan konfigurasi lebih fleksibel dan manajemen panas yang lebih efektif.
Peningkatan performa diprediksi mencapai kisaran 15 sampai 25 persen dari M4 Pro dan M4 Max, dengan kemampuan grafis dan akselerasi AI yang lebih kuat. Fokus AI pada GPU ini akan sangat mendukung kebutuhan profesional video editor, developer, desainer 3D, dan pekerjaan berbasis kecerdasan buatan.
Memori, Penyimpanan, dan Konektivitas
Memori menjadi salah satu keunggulan baru MacBook Pro M5. Seri Pro diperkirakan mendukung kapasitas RAM hingga 48GB, sedangkan versi Max dapat mencapai kapasitas hingga 128GB. Pilihan penyimpanan internal juga tetap besar, hingga 8TB, sesuai kebutuhan pengguna profesional.
Dalam hal konektivitas, MacBook Pro terbaru diperkirakan dilengkapi dengan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6, kemungkinan lewat chip Apple N1 yang telah digunakan pada iPhone 17. Port Thunderbolt 5 juga tetap menjadi standar pada varian Pro dan Max, sementara model entry-level kemungkinan masih menggunakan Thunderbolt 4. Adapun koneksi 5G pada MacBook masih dalam pengembangan dan tidak diperkirakan hadir sebelum 2026.
Harga dan Pasar
Di pasar India, harga model baru ini diperkirakan tidak akan jauh berbeda dari pendahulunya. MacBook Pro M4 Pro dan M4 Max sebelumnya dijual dengan banderol Rs 1,89,900 dan Rs 2,09,900. Dengan demikian, versi M5 Pro dan M5 Max diprediksi tetap berada di segmen premium, sejalan dengan fitur dan peningkatan performa yang ditawarkan.
Secara keseluruhan, MacBook Pro terbaru dari Apple lebih merupakan penyegaran performa dan teknologi internal ketimbang pembaruan desain besar. Fokus utama Apple adalah mendongkrak kemampuan perangkat untuk pengguna profesional dengan kebutuhan tinggi di bidang komputasi intensif, video editing, dan kecerdasan buatan. Peluncuran produk ini menunjukkan bahwa Apple masih mempertahankan strategi bertahap dalam memperbarui lini MacBook Pro sebelum membawa perubahan radikal pada beberapa tahun mendatang.
