Nothing dan sub-brandnya, CMF, mencatat penjualan rekor di India menjelang pembukaan toko flagship pertama mereka di Bengaluru. Data dari Counterpoint Research menunjukkan pertumbuhan penjualan yang signifikan selama kuartal keempat 2025, menandai keberhasilan mereka dalam pasar smartphone yang sangat kompetitif.
Menurut laporan Counterpoint Research Q4 2025 India Smartphone Shipment Tracker, Nothing berhasil mencapai pertumbuhan tahunan sebesar 32 persen. Angka ini menunjukkan peningkatan permintaan yang kuat untuk produk Nothing di pasar India. Sementara itu, CMF mencatat pertumbuhan yang lebih mengesankan, yakni 59 persen pada kuartal terakhir dan 83 persen secara kumulatif sepanjang tahun.
Keberhasilan Nothing dan CMF di India
Pertumbuhan CMF sangat mencolok mengingat brand ini baru saja beroperasi penuh sebagai entitas legal terpisah di India. Untuk memperkuat posisi di pasar lokal, salah satu co-founder Nothing, Akis Evangelidis, dipindahkan ke India sebagai kepala operasional. Langkah ini adalah bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat kehadiran mereka secara langsung di tanah India.
Nothing juga mengumumkan kemitraan manufaktur senilai 100 juta dolar AS bersama Optiemus. Kerja sama ini bertujuan untuk menjadikan India sebagai pusat ekspor utama produk Nothing dan CMF. Inisiatif ini diprediksi akan memacu pertumbuhan produk mereka baik di pasar domestik maupun global.
Langkah Strategis dengan Pembukaan Toko di Bengaluru
Pembukaan toko flagship Nothing di Bengaluru akan menjadi yang kedua di dunia setelah toko di London. Toko ini direncanakan beroperasi pada tanggal 14 Februari, dan akan menjadi pusat pengalaman langsung bagi konsumen. Di toko ini, pelanggan dapat mencoba berbagai produk seperti smartphone Phone 3 dan Phone 3a, serta perangkat audio Headphone 1 dan CMF Headphone Pro.
Toko ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat penjualan, tetapi juga sebagai ruang interaktif yang mengedepankan desain dan teknologi software. Pendekatan ini mencerminkan inspirasi Nothing terhadap model bisnis Apple dengan fokus pada pengalaman pelanggan yang berbeda.
Dukungan Pengguna dan Perkembangan Produk
Akis Evangelidis menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan pasar India melalui media sosial X (sebelumnya Twitter). Ia juga menyatakan antusiasme untuk terus mengembangkan produk serta menyambut pengunjung pada pembukaan toko di Bengaluru. Pernyataan ini menunjukkan komitmen Nothing untuk memperkuat hubungan dengan konsumen dan komunitas teknologi di India.
Selain itu, kepala Nothing Carl Pei mengonfirmasi bahwa tidak akan ada peluncuran Phone 4 tahun ini. Sebagai gantinya, Phone 4a yang segera dirilis akan menawarkan pengalaman kelas flagship. Keberadaan toko fisik juga memudahkan calon pembeli untuk mencoba produk sebelum membeli, memberikan nilai tambah dalam keputusan konsumen.
Rangkuman Data Pertumbuhan Tahun 2025
Berikut adalah ringkasan pertumbuhan penjualan Nothing dan CMF di India pada tahun 2025 menurut Counterpoint Research:
- Nothing: 32% pertumbuhan tahunan pada kuartal keempat.
- CMF: 59% pertumbuhan kuartal keempat dan 83% kumulatif tahunan.
- CMF sebagai entitas legal independen beroperasi penuh baru-baru ini di India.
- Investasi 100 juta dolar AS untuk manufaktur bersama Optiemus.
- Pembukaan toko flagship No. 2 di Bengaluru, mengikuti toko flagship di London.
Peningkatan penjualan dan hadirnya fasilitas bisnis baru seperti toko flagship dan kemitraan manufaktur mengindikasikan masa depan cerah bagi Nothing dan CMF di pasar India yang kompetitif. Strategi keterlibatan langsung dengan konsumen dan ekspansi produksi lokal bisa menjadi faktor kunci keberhasilan mereka ke depan.







