Vivo, yang dikenal luas sebagai produsen smartphone terkemuka dari Tiongkok, mengumumkan langkah strategis baru dengan memasuki pasar kamera vlogging. Perusahaan ini mengonfirmasi sedang mengembangkan sebuah kamera vlogging yang direncanakan diluncurkan pada tahun ini sebagai saingan bagi produk-produk dari seri DJI Osmo Pocket.
Pengembangan kamera baru ini mulai dilakukan sejak akhir 2025, menurut laporan dari media Tiongkok, Jieman News. Vivo berencana memanfaatkan keunggulan teknologinya dalam bidang kamera smartphone untuk menghadirkan produk yang dapat memenuhi kebutuhan para pembuat konten video. Ini menjadi langkah signifikan karena Vivo ingin memperluas cakupan produknya di luar smartphone, khususnya dalam kategori kamera portabel untuk vlogging.
Posisi Pasar dan Rival Utama
Produk vlogging kamera Vivo diposisikan sebagai pesaing langsung dengan DJI Osmo Pocket, yang dikenal luas sebagai kamera gimbal genggam berkinerja tinggi. DJI Osmo Pocket generasi terbaru, yakni Osmo Pocket 3 dan yang akan datang Osmo Pocket 4 serta Osmo Pocket 4 Pro, mendominasi segmen ini dengan fitur stabilisasi gambar dan desain yang ringkas. Oleh karena itu, Vivo harus menyiapkan produk yang menawarkan keunggulan serupa atau lebih inovatif agar dapat bersaing dalam pasar yang cukup kompetitif ini.
Selain DJI, Insta360 juga disebut-sebut tengah mengembangkan produk serupa yang akan menjadi pesaing lain di pasar kamera vlogging. Hal ini menunjukkan bahwa pentingnya perangkat tersebut semakin meningkat, seiring dengan tren pembuatan konten video yang terus berkembang di platform digital dan media sosial.
Fitur dan Teknologi yang Diharapkan
Meski informasi teknis lengkap belum diumumkan oleh Vivo, banyak spekulasi yang beredar bahwa kamera vlogging mereka kemungkinan akan mengadopsi teknologi dari Zeiss, yang dikenal sebagai pelopor lensa berkualitas tinggi. Hal ini selaras dengan reputasi Vivo yang kerap menggunakan teknologi kamera mutakhir dalam smartphone-nya, termasuk sensor kamera berkualitas dan kecerdasan buatan untuk menghasilkan gambar yang tajam dan jernih.
Salah satu bocoran yang beredar memperlihatkan bahwa desain kamera Vivo untuk vlogging ini akan bersifat modular. Desain modular memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk menyesuaikan atau menambah aksesori sesuai kebutuhan pengambilan gambar, sebuah fitur yang cukup diminati oleh vlogger profesional maupun penggemar.
Potensi Dampak di Pasar Kamera Vlogging
Masuknya Vivo ke pasar vlogging kamera bisa membawa dinamika baru bagi kompetisi di segmen ini. Dengan basis teknologi yang kuat dan pengalaman dalam pengembangan kamera smartphone, Vivo berpotensi memproduksi perangkat yang tidak hanya inovatif tetapi juga menarik secara harga. Jika berhasil memberikan nilai lebih, Vivo akan memperoleh pangsa pasar sekaligus memperluas ekosistem produknya yang sudah meliputi smartphone, earphone, dan berbagai perangkat pintar lainnya.
Pasar kamera vlogging sendiri tengah mengalami pertumbuhan yang signifikan karena meningkatnya jumlah kreator konten digital yang membutuhkan alat perekaman yang ringkas, mudah digunakan, dan berkualitas tinggi. Keberadaan pilihan alat baru dari Vivo bisa mendorong persaingan yang lebih ketat dan mendorong inovasi teknologi di sektor ini.
Rencana Peluncuran dan Masa Depan Produk
Meskipun jadwal peluncuran resmi belum diumumkan, diperkirakan produk ini akan hadir pada kuartal kedua tahun ini. Vivo masih merahasiakan detail harga dan spesifikasi teknis agar bisa mengumumkannya pada waktu strategis. Ini dilakukan agar bisa menyesuaikan dengan langkah kompetitor seperti DJI dan Insta360.
Dengan perkembangan ini, Vivo menunjukkan komitmen untuk melengkapi pengguna dengan perangkat canggih yang mendukung kebutuhan ekspresi kreatif di era digital. Persaingan di pasar kamera vlogging diperkirakan akan semakin menarik dan memberikan banyak pilihan bagi konsumen yang ingin meningkatkan kualitas konten video mereka.
Kehadiran kamera vlogging Vivo merupakan langkah strategis yang berpotensi mengubah lanskap pasar perangkat perekam video portabel. Perusahaan ini siap membawa inovasi baru yang berbasis pengalaman solid di bidang teknologi kamera, sehingga para penggemar vlogging dapat mengantisipasi produk yang mampu bersaing secara global.
