Apple kembali menarik perhatian dengan bocoran terbaru terkait iPhone 18 Pro Max yang menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas baterai. Perangkat ini dikabarkan membawa baterai berkapasitas antara 5.100 hingga 5.200mAh, melampaui ekspektasi pasar dan dengungan akan Galaxy S26 Ultra dari Samsung yang juga segera meluncur.
Kapasitas baterai iPhone 18 Pro Max ini bahkan akan lebih besar dari Galaxy S26 Ultra yang diperkirakan menggunakan baterai 5.000mAh, angka yang gak berubah sejak Galaxy S20 Ultra pada 2020. Hal ini memberikan gambaran bahwa Apple mulai serius menggarap daya tahan baterai flagship-nya untuk menghadapi kompetitor.
Peningkatan kapasitas baterai iPhone 18 Pro Max
Menurut leaker terpercaya Digital Chat Station, iPhone 18 Pro Max akan menawarkan baterai lebih besar dibanding iPhone generasi sebelumnya. Kapasitas antara 5.100 hingga 5.200mAh ini menjadi lonjakan signifikan dari kapasitas yang biasanya diumumkan Apple secara tidak resmi.
Meski Apple jarang mengungkapkan kapasitas baterai secara gamblang, angka tersebut melampaui perkiraan kapasitas baterai model iPhone 17 Pro Max yang berada di kisaran 4.800mAh hingga 5.000mAh. Langkah ini menunjukkan Apple fokus mengatasi masalah daya tahan yang seringkali jadi kelemahan smartphone flagship Apple dibanding Android.
Perbandingan dengan Samsung Galaxy S26 Ultra
Samsung selama beberapa generasi menunjukkan stagnasi pada kapasitas baterai seri Galaxy S Ultra. Galaxy S26 Ultra diprediksi menggunakan baterai sekitar 5.000mAh, sama dengan Galaxy S20 Ultra yang dirilis lebih dari tiga tahun lalu. Hal ini cukup mengejutkan, mengingat tren peningkatan baterai pada smartphone flagship lain semakin pesat.
Galaxy S26 Ultra pun dikabarkan tak mendapatkan fitur magnetik internal seperti MagSafe di iPhone. Fitur ini memungkinkan pengisian nirkabel dan aksesori terkait menempel dengan kuat di bagian belakang perangkat. Apple, sebaliknya, mulai mengintegrasikan teknologi ini sejak beberapa generasi lalu dan terus mengembangkannya.
Optimalisasi baterai dan chipset 2nm
Peningkatan kapasitas baterai yang signifikan pada iPhone 18 Pro Max juga akan didukung oleh arsitektur chip terbaru, yaitu prosesor A20 dengan teknologi 2nm. Teknologi ini masih dalam tahap awal dan belum banyak perangkat yang menggunakannya di pasar.
Digital Chat Station memprediksi, chipset 2nm ini akan membawa peningkatan efisiensi daya yang signifikan sehingga masa pakai baterai bisa lebih baik sekalipun kapasitas baterai meningkat. Jika dibandingkan dengan Galaxy S26 yang menggunakan Exynos 2600 berbasis 2nm, model Ultra tidak akan menggunakan chipset ini melainkan Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Baterai bukan satu-satunya faktor unggulan iPhone
Walaupun kapasitas baterai iPhone 17 Pro Max sebelumnya lebih kecil dibanding beberapa flagship Android, seperti OnePlus 15, ia tetap unggul dalam pengujian daya tahan baterai. CNET melaporkan performa baterai iPhone 17 Pro Max paling efisien berkat pengoptimalan perangkat lunak dan perangkat keras yang sangat baik.
Fakta ini mendasari harapan bahwa iPhone 18 Pro Max bisa lebih unggul lagi karena ditunjang oleh baterai lebih besar dan chipset lebih efisien. Apple tampaknya tidak hanya mengejar angka kapasitas baterai, tapi juga kualitas pemakaian baterai yang optimal.
Apa artinya bagi persaingan smartphone flagship?
Dengan bocoran ini, iPhone 18 Pro Max berpotensi memimpin dalam hal daya tahan baterai dibanding kompetitor utama dari Samsung. Galaxy S26 Ultra yang mengalami stagnasi dalam kapasitas baterai bisa tertinggal di segi fitur pengisian dan daya tahan.
Meningkatnya kapasitas baterai iPhone juga menjadi indikasi bahwa Apple menyadari pentingnya daya tahan dalam menjaga posisi di pasar smartphone premium. Investor dan penggemar teknologi pun wajib mencermati bagaimana kedua raksasa ini saling bersaing dalam menjaga keseimbangan antara performa, desain, dan keawetan baterai.
Rangkuman perbandingan kapasitas baterai dan fitur kunci
| Perangkat | Kapasitas Baterai (mAh) | Chipset | Fitur Magnetik (MagSafe) |
|---|---|---|---|
| iPhone 18 Pro Max | 5.100-5.200 | A20 (2nm) | Ya |
| Galaxy S26 Ultra | 5.000 | Snapdragon 8 Elite Gen 5 | Tidak |
| Galaxy S26 (non-Ultra) | Sedikit lebih besar | Exynos 2600 (2nm) | Tidak |
Persaingan teknologi baterai dan fitur antara iPhone dan Samsung akan semakin ketat dengan kehadiran iPhone 18 Pro Max. Kapasitas baterai yang besar dan efisiensi tinggi berpotensi menggeser posisi Galaxy S26 Ultra sebagai flagship unggulan Samsung.
Pemutakhiran baterai yang diusung oleh iPhone 18 Pro Max bukan hanya soal angka kapasitas. Perpaduan antara baterai lebih besar dan chipset efisiensi tinggi membuka peluang untuk pengalaman penggunaan lebih panjang. Samsung harus berinovasi lebih jauh untuk mengejar dinamika pasar yang semakin kompetitif ini.




