Wuling Cloud EV 2026 memperkenalkan kamera 360 derajat dan sensor blind spot sebagai fitur keselamatan aktif unggulan. Kedua teknologi ini bertujuan meningkatkan keamanan dan kemudahan pengemudi saat bermanuver di berbagai kondisi jalan.
Kamera 360 derajat memberikan pandangan menyeluruh di sekitar mobil. Visual kamera tersebut ditampilkan secara real-time pada layar besar di kabin, sehingga memudahkan pengemudi memantau area sekitar, terutama saat parkir di tempat sempit.
Fungsi kamera tersebut sangat vital untuk mengurangi risiko tabrakan kecil dan memberikan referensi visual lebih akurat. Ini sangat bermanfaat di area parkir yang padat dan situasi jalan perkotaan yang ramai.
Sensor blind spot monitoring bekerja mendeteksi keberadaan kendaraan lain di area tak terlihat pengemudi. Sistem ini akan memberikan peringatan berupa sinyal visual dan audio apabila ada benda bergerak di area blind spot.
Dengan teknologi sensor ini, risiko kecelakaan saat berpindah jalur dapat diminimalisir secara signifikan. Sensor akan membantu pengemudi mengenali kesiapan kondisi jalan sebelum melakukan manuver.
Desain Wuling Cloud EV 2026 yang terinspirasi dari bentuk awan menawarkan tampilan dinamis dan ringan. Bodi mobil ini lebih besar dibanding pendahulunya, yaitu Air EV, dengan panjang 4.295 mm dan lebar 1.850 mm yang mendukung kestabilan.
Pada bagian depan, mobil disematkan lampu sign DRL LED dengan aksen chrome di sekelilingnya. Headlamp LED Projector juga polesan futuristik yang melengkapi tampilan depan mobil listrik ini.
Kaca spion mobil memiliki warna two-tone sekaligus sudah dilengkapi kamera 360 derajat, mendukung sistem keselamatan secara menyeluruh. Ini jadi bukti komitmen Wuling dalam mengintegrasikan teknologi berkendara cerdas.
Ban Leao berukuran 215/55 R18 dan velg semi tertutup turut mendukung aerodinamika mobil. Perpaduan ini mendongkrak efisiensi energi dan kenyamanan berkendara, sesuai karakter mobil listrik masa kini.
Untuk kapasitas mesin, Wuling Cloud EV dibekali motor listrik berdaya 134 Hp dengan torsi 200 Nm. Tenaga ini disalurkan melalui transmisi otomatis single speed yang memberikan akselerasi halus dan responsif.
Mobil ini menggunakan baterai Lithium-ion berkapasitas 50,6 kWh dengan jarak tempuh antara 460 hingga 505 km per pengisian penuh. Angka tersebut setara perjalanan dari Jakarta ke Yogyakarta, menunjukkan efisiensi dan kapabilitas jarak jauh.
Fitur fast charging memungkinkan baterai mengisi dari 30% hingga 80% hanya dalam waktu 30 menit. Keunggulan ini memberikan kemudahan pengguna dalam aktivitas sehari-hari tanpa harus khawatir soal pengisian ulang.
Kamera 360 dan sensor blind spot membuktikan bahwa Wuling Cloud EV tidak hanya menghadirkan kenyamanan dalam desain dan performa, tetapi juga menempatkan keselamatan berkendara sebagai prioritas utama. Fitur ini semakin menguatkan posisi mobil listrik Wuling di pasar Indonesia.
Dengan kelengkapan teknologi dan fitur keselamatan modern, Cloud EV menjadi pilihan tepat bagi konsumen yang mengutamakan keamanan dan kemudahan saat berkendara di lingkungan urban maupun jalan raya. Perpaduan inovasi ini menunjang mobilitas yang lebih aman dan efisien di era kendaraan listrik.





