ASRock baru-baru ini merilis pembaruan BIOS beta versi 4.07.AS01 untuk motherboard AM5 yang mereka produksi. Pembaruan ini menghadirkan AGESA ComboAM5 PI 1.3.0.0a dari AMD, yang dirancang khusus untuk mengatasi masalah “no boot” atau kegagalan sistem untuk menyala setelah digunakan dalam waktu tertentu. Bagi pengguna motherboard ASRock dengan prosesor Ryzen AM5 yang mengalami kendala ini, update BIOS dapat menjadi solusi efektif.
Masalah no boot telah menimbulkan frustrasi bagi banyak penggemar PC gaming yang menggunakan platform AM5 berbasis ASRock. Ketua pengembangan ASRock menyatakan, “Update ini khusus untuk mengatasi skenario sistem gagal melakukan booting, terutama setelah pemakaian jangka waktu tertentu. Pengguna yang merasakan masalah tersebut sangat dianjurkan untuk segera memperbarui BIOS mereka ke versi ini agar fungsi booting normal kembali.” Namun, bagi pengguna yang PC-nya berjalan normal tanpa masalah booting, update ini tidak diperlukan karena tidak membawa peningkatan performa atau fitur baru, melainkan hanya optimasi kompatibilitas memori dan perbaikan terkait booting.
Cara Melakukan Update BIOS pada Motherboard ASRock AM5
Untuk melakukan pembaruan BIOS, pengguna bisa mengakses daftar motherboard AM5 dari ASRock dan mengunduh versi BIOS terbaru yang sesuai dengan model mereka. Namun, kendala muncul ketika PC tidak dapat boot sama sekali. Di sinilah fitur BIOS Flashback ASRock menjadi sangat berguna. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pembaruan BIOS tanpa perlu menghidupkan sistem operasi atau masuk ke BIOS konvensional. ASRock bahkan menyediakan tutorial resmi untuk menjalankan proses ini sehingga pengguna dapat melakukannya secara mandiri.
Berikut langkah singkat pembaruan BIOS menggunakan fitur BIOS Flashback:
- Unduh file BIOS terbaru dari situs resmi ASRock.
- Simpan file BIOS pada USB flash drive yang telah diformat dengan benar.
- Colokkan USB ke port khusus BIOS Flashback pada motherboard.
- Tekan tombol BIOS Flashback sesuai petunjuk untuk memulai pembaruan.
- Tunggu hingga proses selesai dan lampu indikator menunjukkan keberhasilan pembaruan.
Namun, tanpa akses ke PC lain untuk menyiapkan file BIOS, pengguna yang PC-nya tidak mau boot akan mengalami kesulitan untuk melakukan perbaikan ini secara mandiri.
Isu Kerusakan Prosesor dan Reputasi ASRock
Masalah yang dialami oleh beberapa pengguna bahkan lebih serius, yaitu ketika motherboard ASRock menyebabkan kegagalan pada prosesor AMD Ryzen. Kasus-kasus kerusakan CPU juga dilaporkan terjadi pada motherboard merek lain seperti Asus, Gigabyte, dan MSI, tapi ASRock tercatat sebagai yang paling banyak mendapatkan keluhan terkait hal ini. Kerusakan fisik pada prosesor tidak dapat diperbaiki dengan pembaruan BIOS. Ini menandakan adanya masalah perangkat keras serius yang perlu perhatian lebih lanjut dari produsen.
Beberapa pengamat mencatat bahwa ASRock sebelumnya dikenal sebagai produsen dengan reputasi “murah dan berkualitas standar,” namun belakangan perusahaan ini berupaya meningkatkan kualitas produknya. Sayangnya, isu-isu teknis yang baru muncul ini kembali menempatkan ASRock dalam sorotan negatif. Meski demikian, langkah proaktif mereka dengan menyediakan update BIOS sebagai solusi masalah booting merupakan tanda bahwa perusahaan berkomitmen untuk memperbaiki pengalaman pengguna.
Optimasi Memori dan Kompatibilitas
Selain memperbaiki masalah booting, update BIOS terbaru ASRock juga membawa optimasi kompatibilitas memori DDR5. Optimasi ini terutama bermanfaat bagi pengguna yang menggunakan modul RAM merek kurang dikenal atau terjangkau. Dengan update ini, potensi gangguan terkait memori pada motherboard AM5 dapat diminimalisir, sehingga stabilitas sistem lebih terjaga.
Untuk pengguna hardware kelas atas yang memakai modul memori DDR5 brand ternama, peningkatan kompatibilitas ini mungkin tidak terlalu signifikan. Namun, bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi biaya, peningkatan kompatibilitas RAM jenis tersebut menjadi nilai tambah dari update BIOS ini.
ASRock telah mengambil langkah penting dalam menghadirkan solusi untuk berbagai masalah yang terjadi pada motherboard AM5 mereka. Dengan pembaruan BIOS versi 4.07.AS01, keluhan mengenai PC yang tidak bisa boot setelah beberapa waktu penggunaan dapat diatasi secara efektif. Fitur BIOS Flashback memperkuat proses perbaikan tanpa perlu melakukan booting biasa. Meski begitu, masalah kerusakan prosesor akibat komponen motherboard masih menjadi tantangan serius yang perlu penanganan lebih lanjut. Pengguna disarankan untuk memantau update resmi dari ASRock dan mempertimbangkan pembaruan BIOS jika mengalami gejala serupa demi menjaga kinerja dan stabilitas PC gaming mereka.




