Visakhapatnam Bersiap Jadi “Kota Data AI” Raksasa yang Mengancam Dominasi Global Teknologi, Investasi Miliar Mengalir dan Infrastruktur Raksasa Dibangun!

India tengah mengembangkan sebuah “kota data” berfokus pada kecerdasan buatan (AI) di Visakhapatnam, Andhra Pradesh. Proyek ini bertujuan menarik investasi global dan memperkuat posisi India dalam persaingan AI dunia yang saat ini didominasi Amerika Serikat dan China.

Pemerintah Andhra Pradesh mengusung visi besar dengan membangun ekosistem data terintegrasi dalam radius 100 kilometer di sekitar Visakhapatnam. Rencana tersebut mencakup pembangunan pusat data skala besar, pabrik server dan sistem pendingin, serta konektivitas internet bawah laut yang menghubungkan India langsung ke Asia Tenggara.

Investasi Besar dan Komitmen Global

Sejumlah investasi besar telah mengalir ke proyek ini. Pemerintah Andhra Pradesh telah menandatangani kesepakatan investasi senilai 175 miliar dolar AS dari lebih 700 proyek. Salah satu komitmen terbesar datang dari Google dengan investasi 15 miliar dolar AS untuk membangun hub infrastruktur AI terbesar di luar Amerika Serikat.

Selain itu, joint venture yang melibatkan Reliance Industries, Brookfield, dan Digital Realty berencana menginvestasikan 11 miliar dolar AS untuk mengembangkan pusat data berfokus AI di kota tersebut. Insentif berupa harga tanah yang sangat rendah semakin mendorong kehadiran investor besar.

Pembangunan Klaster Industri yang Komprehensif

Menteri Teknologi Informasi Andhra Pradesh, Nara Lokesh, menegaskan bahwa proyek ini tidak hanya sekadar membangun pusat data. Fokus pemerintah juga mencakup produksi server, sistem pendingin udara, dan teknologi penunjang lainnya. Tujuannya adalah menciptakan klaster industri yang mampu menahan lebih banyak nilai tambah, kesempatan kerja, dan pengembangan keahlian di dalam negeri.

Pendekatan ini mengadopsi filosofi yang pernah sukses digunakan di Hyderabad, yang dikembangkan oleh ayah Lokesh, N. Chandrababu Naidu, menjadi pusat teknologi global pada awal 2000-an.

Peluang dan Tantangan

India kini menduduki peringkat ketiga dalam kekuatan AI global menurut Stanford University Institute for Human-Centered AI, melewati Korea Selatan dan Jepang. Hal ini didukung oleh jumlah pengguna internet di India yang telah menembus angka satu miliar, menjadikan negara ini pasar penting bagi perusahaan teknologi global.

Microsoft pun ikut berkontribusi dengan rencana investasi sebesar 17,5 miliar dolar AS di infrastruktur AI India, menandai komitmen jangka panjangnya terhadap masa depan digital negara tersebut. Namun, kritik tetap muncul. Keterbatasan akses terhadap chip komputasi canggih dan fakta bahwa sebagian besar aplikasi AI di India masih bersifat konsumen menjadi tantangan yang harus diatasi.

Pengelolaan Sumber Daya dan Infrastruktur

Salah satu isu utama dalam pengembangan pusat data adalah kebutuhan listrik dan air yang sangat besar. Andhra Pradesh telah merencanakan pengelolaan sumber daya secara inovatif, seperti memanfaatkan air hujan yang berlebih saat musim monsun untuk mendinginkan pusat data.

Selain itu, pemerintah pusat India telah memberikan persetujuan prinsip untuk pembangunan enam pembangkit listrik tenaga nuklir di Kovvada. Hal ini menunjukkan kesiapan energi yang mendukung transformasi Visakhapatnam menjadi pusat data dan teknologi AI utama.

Visakhapatnam sebagai Pusat Ekonomi Digital Masa Depan

Visakhapatnam, yang selama ini dikenal sebagai kota pelabuhan dan markas angkatan laut, kini diposisikan sebagai gerbang strategis menuju ekonomi digital berbasis AI di India. Pemerintah Andhra Pradesh menargetkan kapasitas pusat data mencapai enam gigawatt, di mana setengah dari kapasitas tersebut sudah dalam tahap kontrak dan sisanya sedang dalam proses.

Model pembangunan cepat dan skala besar ini diinspirasi oleh keberhasilan China dalam membangun klaster industri yang mendorong peningkatan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Andhra Pradesh berharap dapat mengikuti jejak tersebut dengan kecepatan dan skala yang belum pernah terjadi di India sebelumnya.

Pengembangan kota data di Visakhapatnam membawa potensi besar untuk mendorong investasi global, mempercepat inovasi AI, dan meningkatkan peran India dalam ekonomi teknologi dunia. Proyek ini menjadi langkah strategis bagi India agar tidak hanya menjadi pasar konsumen, namun juga pusat produksi dan inovasi AI global.

Exit mobile version