RTX 5090 Lightning Z Terbelah Gara-Gara Thermal Shock saat Uji BIOS 2.500W, Extreme Overclocking Berujung Kegagalan Ikonik!

MSI GeForce RTX 5090 Lightning Z hadir sebagai kartu grafis ultra-ekstrem yang tidak ditujukan untuk penggunaan gaming harian. Dengan banderol harga mencapai $5,090, kartu ini menyasar kolektor kelas atas dan overclocker ekstrem yang mengejar rekor benchmark. Namun, pada pengujian BIOS XOC dengan daya hingga 2,500 watt, satu unit GPU mengalami kerusakan parah akibat thermal shock.

YouTuber Alva Jonathan mendapat kesempatan menguji RTX 5090 Lightning Z sejak tahap awal pengembangan. MSI Taiwan mengirimkan sampel PCB tanpa pendingin sebelum unit ritel tiba. Jonathan membangun solusi pendingin khusus sebelum akhirnya beralih ke teknologi pendinginan cair nitrogen (LN2) guna mengoptimalkan kemampuan overclocking kartu ini.

Spesifikasi dan fitur unggulan RTX 5090 Lightning Z

Kartu ini berbeda jauh dari varian RTX 5090 standar dalam hal desain dan kemampuan daya. Beberapa fitur utamanya adalah:

  1. Dual konektor daya 12V-2×6 pin untuk suplai listrik maksimal hingga 1,000 watt (600W per konektor)
  2. VRM 40-fase untuk pengiriman arus listrik yang sangat stabil dan besar
  3. BIOS khusus XOC dengan daya hingga 2,500 watt untuk overclocking ekstrim
  4. Display 8 inci di bagian belakang menggantikan backplate tradisional yang menampilkan telemetri secara real-time

Pada pengujian awal, Jonathan melakukan overclocking moderat di frekuensi 3.25 GHz dengan tegangan 1.05V, yang membuat konsumsi daya kartu menembus 700 watt. Kemudian, pada pengujian benchmark 3DMark Port Royal dengan batas daya 800 watt, RTX 5090 Lightning Z memperoleh skor 43,112 poin, unggul signifikan dari RTX 5090 Suprim Liquid yang mencatat skor sekitar 40,000–41,000 poin dan versi standar dengan skor 36,000–37,000 poin.

Pengalaman menggunakan pendingin cair nitrogen

Berpindah ke LN2, Jonathan bekerja sama dengan tim ARX untuk menguji batas stabilitas kartu saat suhu ekstrim diaplikasikan. Walau heatsink berhasil didinginkan hingga -40°C, suhu inti GPU justru tetap positif dan mencapai 9°C saat beban tinggi. Pada 1.12V dan 3.42 GHz, konsumsi daya membengkak melebihi 1,000 watt.

Rentang suhu aman selama pendinginan LN2 terbilang sempit, yakni sekitar 0°C hingga 15°C. Ketika suhu naik di luar batas tersebut mencapai 21°C, sistem segera mengalami crash. Namun, Jonathan berhasil menorehkan rekor dunia HWBot pada Geekbench 5 dengan skor 683,433 berkat frekuensi 3.5 GHz yang stabil.

Kegagalan kritis akibat thermal shock pada BIOS 2,500W

Masalah utama muncul saat tim mengaktifkan BIOS XOC 2,500 watt yang baru. Versi awal BIOS ini menaikkan voltase dengan cepat sehingga meningkatkan risiko kerusakan. Pada tegangan 1.2V yang dianggap aman di bawah pendinginan LN2 namun masih berbahaya pada suhu sekitar 25°C, salah satu GPU mengalami kegagalan fatal. Core GPU retak akibat thermal shock akibat perbedaan suhu ekstrim di bagian die yang satu terlalu dingin dan bagian lainnya memanas berlebihan.

Kerusakan ini menyebabkan kehilangan sekitar $5,000 dalam satu momen singkat. Menariknya, komponen papan sirkuit lainnya masih utuh, sehingga kartu berpotensi diselamatkan dengan mengganti core GPU yang rusak.

Langkah-langkah pengujian selanjutnya

Meskipun sudah memecahkan rekor dunia di Geekbench 5, Jonathan belum berhasil mencapai target lain seperti 3DMark Solar Bay Extreme. Ia masih memiliki empat unit RTX 5090 Lightning Z untuk pengujian lanjutan dan berencana memperbaiki metode pemasangan pendingin. Dalam pengujian berikutnya, kemungkinan ia akan menggunakan BIOS ritel yang lebih stabil untuk menghindari risiko kerusakan serupa.

Eksperimen ekstrem pada RTX 5090 Lightning Z ini membuka wawasan baru mengenai batas kemampuan hardware high-end di bawah tekanan daya serta suhu ekstrem. Kartu ini memang dirancang untuk overclocker profesional yang berani mengambil risiko besar demi performa tertinggi, namun juga menunjukkan betapa rapuhnya komponen elektronik saat mengalami thermal shock secara tiba-tiba.

Dengan perkembangan teknologi dan teknik pendinginan yang terus maju, kelanjutan pengujian pada RTX 5090 Lightning Z tentu menarik untuk diikuti oleh komunitas overclocking global.

Berita Terkait

Back to top button