
Google berpotensi menghadirkan teknologi Face Unlock canggih pada Pixel 11 yang selama ini dinantikan pengguna. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Pixel 11 akan dilengkapi dengan kamera infra merah di bawah layar (under-display), sehingga mampu menyaingi sistem Face ID milik Apple.
Sistem pengenalan wajah ini dikabarkan menggunakan teknologi bernama Project Toscana. Informasi eksklusif dari sumber anonim kepada Android Authority mengungkapkan bahwa teknologi ini sudah diuji coba oleh tim UX Google di Mountain View, California, menggunakan perangkat Pixel dengan kamera depan hole-punch standar.
Uji Coba dalam Berbagai Kondisi Pencahayaan
Project Toscana diklaim telah diuji dalam situasi pencahayaan yang beragam. Hasilnya menunjukkan performa yang hampir setara dengan Face ID iPhone. Meskipun belum dipastikan, teknologi ini kemungkinan memakai sensor infra merah untuk membuka kunci dan verifikasi pengguna secara lebih tepat meski dalam kondisi pencahayaan redup atau gelap.
Sistem ini juga akan diterapkan tidak hanya pada Pixel 11, tetapi juga Chromebook terbaru. Sumber mengatakan bahwa prototipe Chromebook dengan fitur Face Unlock baru menggunakan kamera eksternal untuk pengujian. Adanya fitur ini menandakan bahwa Google mungkin akan mengintegrasikannya juga pada sistem operasi Aluminium OS yang tengah dikembangkan.
Kelemahan Face Unlock Pixel Sebelumnya
Sejak peluncuran Pixel 4, Google sebenarnya pernah menawarkan sistem pengenalan wajah yang cukup canggih. Sayangnya, fitur ini tidak berlanjut ke seri Pixel selanjutnya. Pixel 9 dan Pixel 10 masih menggunakan Face Unlock yang cukup dasar dan terbatas, terutama dalam kondisi cahaya minim. Akibatnya, pengalaman pengguna kurang optimal, terutama saat ingin membuka kunci ponsel di malam hari.
Teknologi baru pada Pixel 11 ini diharapkan bisa menambal kekurangan tersebut dengan menghadirkan sensor infra merah yang lebih akurat dan cepat mengenali wajah pengguna, mirip dengan Face ID milik Apple yang sudah terkenal tangguh di berbagai kondisi cahaya.
Potensi Dampak pada Pasar dan Pengguna
Peningkatan fitur keamanan biometrik ini dapat memberikan keuntungan kompetitif bagi Pixel 11 di pasar smartphone flagship. Pengguna yang selama ini menantikan peningkatan Face Unlock dengan sistem yang lebih andal tentu akan merasa puas. Hal ini juga dapat memperkuat reputasi Google dalam inovasi perangkat lunak dan perangkat keras.
Selain itu, pengenalan teknologi ini ke Chromebook memperkuat ekosistem Google untuk menghadirkan pengalaman pengguna yang konsisten pada berbagai perangkat. Dengan ditambahkannya fitur ini pada Aluminium OS, pengguna Chromebook dapat menikmati keamanan biometrik yang lebih handal.
Perkiraan Jadwal Peluncuran dan Perkembangan Lainnya
Menurut laporan terbaru, Google I/O yang digelar pada musim panas akan menjadi momen awal dimana Google memperlihatkan teknologi Project Toscana. Namun, peluncuran resmi kemungkinan baru akan dilakukan bersamaan dengan peluncuran Pixel 11 pada akhir tahun. Sampai kini, detail seputar Pixel 11 masih sangat terbatas, termasuk informasi tentang prosesor Tensor G6 yang akan digunakan.
Sementara itu, fokus Google saat ini tertuju pada peluncuran Pixel 10a lengkap dengan beberapa penawaran diskon. Dengan waktu peluncuran Pixel 11 yang semakin dekat, kabar mengenai fitur Face Unlock terbaru ini menunjukkan bahwa Google serius meningkatkan aspek keamanan dan kemudahan penggunaan pada produk flagship mereka.
Ringkasan Fitur Utama Project Toscana dan Implementasinya
- Menggunakan teknologi pengenalan wajah canggih dengan sensor infra merah.
- Berfungsi optimal di berbagai kondisi pencahayaan, termasuk cahaya rendah.
- Diuji coba pada Pixel dengan kamera depan hole-punch standar.
- Akan hadir tidak hanya pada Pixel 11, tetapi juga Chromebook terbaru.
- Kemungkinan terintegrasi dengan sistem operasi Aluminium OS.
Dengan kehadiran fitur ini, Google berupaya mengejar ketertinggalan dalam teknologi Face Unlock dan memberikan pengalaman yang lebih maksimal bagi pengguna setianya. Melihat kemajuan pengujian dan antisipasi peluncuran, Face Unlock Pixel 11 tampaknya menjadi lompatan besar dalam keamanan biometrik perangkat Android.
Source: www.androidpolice.com




