Canva melakukan akuisisi terhadap dua perusahaan, MangoAI dan Cavalry, sebagai strategi untuk mempercepat perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan memperluas kapasitas desain profesionalnya. Langkah ini menegaskan komitmen Canva dalam menghadirkan solusi komunikasi visual yang lengkap dan canggih bagi para pengguna global.
Akuisisi ini merupakan kelanjutan dari empat pembelian sebelumnya dalam kurun waktu dua tahun terakhir, termasuk Affinity, Leonardo, dan MagicBrief. Dengan memasukkan dua perusahaan baru ini, Canva memperkuat fondasi inovasi produk dan memperluas cakupan teknologi yang digunakan untuk mendukung kreativitas profesional.
Akuisisi Cavalry, Memperkuat Desain Profesional dengan Animasi 2D
Cavalry adalah platform animasi 2D asal Inggris yang sudah diakui oleh komunitas desainer grafis. Produk ini dirancang untuk memudahkan dan mempercepat pembuatan animasi berkualitas tinggi. Dengan mengintegrasikan Cavalry, Canva menambahkan kemampuan desain gerak ke dalam rangkaian produknya, memperkaya penawaran desain profesional dari vektor, foto, hingga tata letak.
Canva memandang akuisisi ini sebagai solusi menghilangkan hambatan bagi para desainer profesional yang selama ini harus menggunakan perangkat lunak terpisah dan mahal. Pendiri Cavalry bergabung bersama tim Canva untuk mempercepat inovasi produk yang lebih terpadu dan efisien.
MangoAI, Inovasi AI untuk Optimalisasi Iklan Video
MangoAI adalah startup asal Amerika Serikat yang fokus pada pengembangan teknologi AI untuk mengoptimalkan iklan video. Algoritma dan sistem pembelajaran mesin yang dimilikinya mampu menghasilkan iklan video yang efektif secara otomatis berdasarkan data performa di platform iklan.
Teknologi ini memungkinkan proses pembuatan dan penyempurnaan konten iklan berjalan lebih cepat dan hemat biaya. Sebagai bagian dari akuisisi, pendiri MangoAI, termasuk Nirmal Govind yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Ilmu Data di Netflix, kini memegang posisi penting di Canva sebagai Chief Algorithms Officer. Langkah ini diharapkan memperkuat riset dan pengembangan AI secara internal.
Dampak Akuisisi terhadap Perkembangan Canva
Canva melaporkan pencapaian signifikan pada 2025, dengan pendapatan tahunan melebihi USD 4 miliar dan pertumbuhan pengguna berbayar mencapai 31 juta. Lebih dari 265 juta pengguna aktif mengandalkan Canva termasuk tim di lebih dari 95% perusahaan Fortune 500. Produk AI Canva sudah digunakan lebih dari 24 miliar kali, menunjukkan posisi pentingnya dalam dunia komunikasi visual modern.
Dengan penggabungan kekuatan dari Cavalry dan MangoAI, Canva semakin memperluas kompetensinya dalam menggabungkan kreativitas dan teknologi AI. Ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat roadmap produk jangka panjang dan mendukung kebutuhan para profesional desain di seluruh dunia.
Fakta Utama Akuisisi Canva
- Akuisisi Cavalry memperkuat kemampuan animasi 2D dan desain gerak dalam satu platform terpadu.
- MangoAI menyediakan teknologi optimasi iklan video berbasis AI yang otomatis dan efisien.
- Pendiri kedua perusahaan bergabung langsung dengan Canva untuk memperkuat pengembangan teknologi.
- Canva mencatat pendapatan USD 4 miliar dengan pertumbuhan signifikan di tahun 2025.
- Lebih dari 265 juta pengguna aktif dan penetrasi di sebagian besar perusahaan besar dunia.
Akuisisi terbaru ini menegaskan posisi Canva sebagai pemain utama yang terus berinovasi dalam memadukan desain kreatif dan kecerdasan buatan. Dengan investasi pada teknologi serta sumber daya manusia berbakat, Canva siap menghadirkan solusi kreatif yang lebih canggih dan holistik bagi seluruh pengguna di masa depan.





