Microsoft kembali memperkuat upayanya untuk menggaet pengguna browser Edge. Kali ini, perusahaan meluncurkan fitur baru di aplikasi Teams untuk perangkat iOS dan Android yang mempromosikan penggunaan Edge saat membuka tautan.
Fitur bernama "Links in Teams" akan menghadirkan pop-up untuk meminta pengguna memilih browser saat membuka tautan di luar aplikasi Office (Word, Excel, PowerPoint) serta file PDF. Tujuannya adalah "mendorong" pengguna memakai Microsoft Edge.
Dorongan Terbaru Microsoft untuk Edge
Microsoft sudah lama berusaha memperluas penggunaan Edge di berbagai platform. Bahkan, regulasi Digital Markets Act di Eropa pernah memaksa Microsoft berhenti memaksa pengguna Windows mengganti browser default ke Edge. Namun, perusahaan kini mengembangkan taktik baru lewat Teams.
Setiap kali pengguna menekan tautan yang bukan dari produk Microsoft Office atau PDF di Teams, akan muncul opsi pemilihan browser di bagian bawah layar. Microsoft Edge akan tetap muncul sebagai pilihan, meski belum terpasang. Bila dipilih, pengguna diarahkan ke App Store atau Play Store untuk mengunduhnya.
Pendapat kritis muncul dari Browser Choice Alliance, yang menilai kebijakan ini menghambat pilihan pengguna. Mereka menyatakan, “Penggunaan Teams untuk mendorong pengguna ke Edge, tanpa menghormati preferensi browser, menambah rintangan konsumsi dan memblokir browser pesaing.”
Microsoft menonjolkan keunggulan Edge seperti dukungan Single Sign-On (SSO), fitur Copilot, dan keamanan yang ditingkatkan. Karena Teams merupakan platform komunikasi milik Microsoft, wajar jika Edge diintegrasikan, meski rencana ini menunjukkan ambisi perusahaan untuk terus menguatkan posisi browsernya.
Cara Mengatur Pilihan Browser di Teams
Untungnya, Edge tidak otomatis menjadi browser default setelah pembaruan fitur ini. Pengguna dapat mengubah pengaturan browser utama di Teams dengan langkah mudah sebagai berikut:
- Buka aplikasi Microsoft Teams.
- Ketuk ikon profil yang ada di pojok kiri atas.
- Cari dan pilih opsi untuk mengatur browser default.
- Pilih browser favorit Anda sebagai default.
Pada pilihan ini, Microsoft Edge tetap muncul walau belum terpasang, dan pengguna tetap dapat mengunduhnya jika memilih Edge. Namun, saat ini belum ada opsi dari browser lain seperti Google Chrome, Firefox, atau Opera.
Bagi organisasi, administrator IT dapat menonaktifkan fitur ini melalui PowerShell jika sudah menggunakan browser tertentu secara eksklusif. Ini membantu perusahaan menjaga konsistensi penggunaan teknologi yang diinginkan.
Kondisi Pasar Browser Saat Ini
Menurut data Statcounter, Google Chrome mendominasi dengan pangsa pasar lebih dari 70%, sedangkan Microsoft Edge hanya sekitar 4%. Fakta ini menunjukkan tantangan besar bagi Microsoft untuk menaikkan popularitas Edge di tengah persaingan ketat.
Kebijakan terbaru lewat Teams akan menjadi salah satu strategi perusahaan untuk meningkatkan adopsi browser ini. Meski begitu, hasil dari kampanye tersebut masih harus dilihat di masa depan terkait respons pengguna dan efektivitasnya dalam menaikkan jumlah pengguna Edge.
Microsoft juga akan memantau tingkat pemasangan, retensi, dan kepuasan pengguna selama penambahan fitur ini untuk menilai dampaknya. Langkah ini mencerminkan upaya berkelanjutan perusahaan dalam mempertahankan posisi Edge sebagai pilihan browser utama di ekosistemnya.
Fitur Links in Teams merupakan bukti bahwa Microsoft tak henti melakukan inovasi dan berbagai strategi untuk memperkuat ekosistem digitalnya. Meskipun terkesan agresif bagi sebagian pengguna, ini adalah cerminan dari persaingan ketat pasar browser saat ini, di mana Microsoft berusaha merebut pangsa pasar lebih besar dengan pendekatan baru.





