
Penghapusan review Resident Evil Requiem yang ditulis oleh AI generatif di Metacritic menyoroti kekhawatiran baru dalam industri jurnalistik gim. Komunitas pemain dan pengamat media menemukan adanya ulasan gim tersebut yang memperlihatkan ciri khas tulisan buatan mesin, bukan manusia. Kebijakan tegas langsung diterapkan situs agregator review itu dengan menghapus ulasan dan melayangkan peringatan keras bagi penerbit lain supaya tidak melakukan hal serupa.
Kasus ini bermula dari temuan review Resident Evil Requiem di Metacritic yang diduga kuat dihasilkan oleh AI generatif. Tulisan tersebut berasal dari Videogamer.com, situs yang sebelumnya dikenal kredibel. Namun, setelah dikuasai oleh ClickOut Media, situs ini telah memberhentikan sebagian besar stafnya dan menggantikan konten dengan artikel berbasis AI. Informasi seputar review tersebut amat mudah dicurigai. Nama penulis, Brian Merrygold, terbukti fiktif, bahkan avatar yang digunakan memiliki nama file yang mengandung kata ‘ChatGPT’. Profil penulis ini juga lebih menonjolkan pengalaman di dunia judi dibandingkan industri gim, sebagaimana diungkap media seperti Kotaku.
Faktor Kunci Deteksi Tulisan AI
Pengamatan pada review Resident Evil Requiem yang dihapus Metacritic memperlihatkan sejumlah pola khas dari teks hasil AI. Reviewer tidak memberikan pengalaman pribadi atau insight yang mendalam, melainkan kata-kata yang kurang solid dan terasa generik. Tidak ada deskripsi yang konkret tentang pengalaman memandu karakter Grace dan Leon menembus kerumunan zombie atau suasana khas Resident Evil yang menjadi pembeda franchise ini.
Berdasarkan data dari berbagai sumber, ada beberapa tanda utama review AI yang dapat diidentifikasi:
- Struktur kalimat kaku atau membingungkan.
- Kurangnya detail spesifik terkait pengalaman nyata dalam bermain gim.
- Tidak adanya keunikan sudut pandang serta insight khas penulis manusia.
- Profil penulis dan elemen visual terindikasi palsu, bahkan kadang memuat referensi langsung pada AI seperti ChatGPT.
- Daftar keahlian penulis lebih cocok untuk bidang lain, seperti judi, dibandingkan gim.
Respons Tegas Metacritic
Metacritic segera menghapus review bermasalah dari Videogamer begitu keluhan muncul. Di media sosial, jurnalis Alex Donaldson mengonfirmasi adanya peringatan resmi yang dikirim oleh Metacritic ke mitra kritikus dan media. Dalam pernyataan tersebut, Metacritic menegaskan tidak akan mentolerir penggunaan AI dalam pembuatan review, dan jika ada penerbit yang tetap menggunakan AI, risiko pemblokiran permanen sangat besar.
Tindakan Metacritic menanggapi ancaman AI berasal dari kekhawatiran tentang kredibilitas ekosistem review. Dengan semakin canggihnya teknologi, AI bisa menulis semakin menyerupai manusia di masa depan, terutama untuk konten opini dan ulasan yang membutuhkan sudut pandang pribadi.
Dampak pada Rating dan Industri
Meskipun review 9/10 untuk Resident Evil Requiem dari Videogamer telah dihapus, dampaknya terhadap skor rata-rata tidak signifikan. Saat ini, gim besutan Capcom tersebut meraih skor 88 di Metacritic, tertinggi sejak rilisan Resident Evil 4.
Kejadian ini mempertegas polemik penggunaan AI dalam jurnalisme digital. Gamer kini dihadapkan pada tantangan baru untuk menentukan kredibilitas ulasan yang dibaca. Selain itu, situs media harus memastikan tulisan benar-benar dikurasi dan lolos dari intervensi mesin, bukan hanya demi objektivitas, tapi juga untuk menjaga standar etika serta kepercayaan publik.
Peningkatan adopsi AI oleh situs media yang dimiliki perusahaan berbasis konten judi, seperti yang terjadi pada Videogamer.com, menciptakan situasi rawan bagi dunia kritik dan ulasan gim. Hal ini menuntut kolaborasi antara platform agregator, pembaca, dan pengembang gim untuk secara aktif mengawasi keaslian review yang beredar, sekaligus menuntut transparansi lebih tinggi dari media yang berpartisipasi.
Melalui langkah konkret seperti yang diambil Metacritic, diharapkan praktik ini jadi pelajaran penting dan memperkuat sistem verifikasi sekaligus meningkatkan kepercayaan atas semua ulasan gim yang dipublikasikan di internet.





