Acebeam K1 Mengganti Sinar UV dengan LED Merah, Petualangan Baru Senter EDC Hadir Lebih Fungsional

Acebeam baru saja memperkenalkan varian terbaru dari senter EDC K1 yang kali ini tidak lagi membawa UV light. Sebagai gantinya, produk anyar ini hadir dengan lampu LED merah yang sudah lama diminta oleh banyak penggemar. Senter ini ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan pencahayaan fleksibel di berbagai kondisi namun dengan ukuran saku dan bobot ringan.

Peluncuran varian baru ini diumumkan di ajang IWA Jerman, menegaskan upaya Acebeam memenuhi permintaan pasar secara konkret. Langkah ini menjawab keluhan pengguna yang menilai UV light pada model lama kurang banyak digunakan dalam aktivitas harian.

Fitur Unggulan Acebeam K1 Varian Red Light

Desain dari K1 tidak mengalami perubahan berarti. Pengguna tetap mendapatkan senter ringkas dengan tiga sumber cahaya. Pada model terbaru, komposisinya terdiri dari lampu utama putih, laser hijau, dan LED merah sebagai pengganti UV. Produk ini juga tersedia dalam varian Special Edition yang menawarkan laser cyan, termasuk model dengan lampu UV yang tetap dijual bersamaan.

Pabrikan memastikan rangkaian komponen dalam dari K1 masih identik dengan versi terdahulu. Senter ini menggunakan baterai 14500 yang bisa diganti dan kompatibel dengan baterai AA. Proses pengisian daya mengharuskan pengguna melepas baterai, sebab port USB-C terintegrasi langsung pada baterainya, bukan di bodi senter.

Daya output utama senter ini mampu mencapai 1.000 lumens pada suhu warna 6.500K, meski hanya bertahan satu menit sebelum secara bertahap menurun ke 650 lumens dan kemudian 110 lumens. Waktu penggunaan dalam mode 650 lumens dapat berlangsung sekitar 30 jam. Sementara untuk mode hemat energi 9 lumens, K1 sanggup bertahan hingga 60 jam dengan satu kali isi ulang penuh.

Perbedaan Utama Dibanding Model Sebelumnya

Acebeam merancang varian baru ini dengan tetap mempertahankan kenyamanan dimensi dan bobot yang menjadi ciri khas lini K1. Menurut data resmi, berat produk hanya sekitar 2,8 oz, sehingga masih ideal untuk senter saku harian. Tidak ada perubahan pada sistem daya dan pencahayaan utama, namun penambahan LED merah memberikan nilai tambah bagi mereka yang sering beraktivitas di malam hari atau membutuhkan cahaya lembut yang tidak mengganggu penglihatan malam.

Berbeda dari UV light yang biasanya hanya digunakan untuk deteksi benda tertentu, penggunaan LED merah jauh lebih luas. Contohnya, cahaya merah sangat membantu bagi astronom, penyuka kegiatan outdoor atau petugas yang membutuhkan cahaya minim agar tetap bisa melihat dengan jelas tanpa mengganggu adaptasi mata pada kegelapan.

Pilihan Varian dan Harga Acebeam K1

Seluruh varian Acebeam K1 tetap dipasarkan bersama, baik model dengan UV, Special Edition laser cyan, maupun varian baru dengan LED merah. Menariknya, Acebeam memastikan banderol resmi untuk varian baru ini setara dengan model dasar, yaitu $55 di pasar Amerika Serikat. Pembeli juga berkesempatan mendapatkan harga lebih rendah lewat promo di tempat penjualan seperti Amazon, di mana model reguler saat ini dapat ditemukan dengan harga mulai $34.

Berikut daftar fitur utama pada Acebeam K1 varian lampu merah:

  1. Lampu utama putih (hingga 1.000 lumens/6.500K)
  2. Laser hijau
  3. LED merah (menggantikan UV)
  4. Kompatibel dengan baterai 14500 & AA
  5. Pengisian daya melalui USB-C di baterai
  6. Berat 2,8 oz, ringkas dan ringan

Waktu Peluncuran

Peluncuran resmi K1 dengan kombinasi lampu merah, laser hijau, dan lampu utama putih dijadwalkan pada Maret. Varian ini diposisikan sebagai opsi tambahan, melengkapi jajaran model K1 yang sudah dikenal luas di komunitas outdoor dan pecinta EDC.

Dengan kehadiran LED merah, Acebeam memberi solusi nyata untuk kebutuhan pencahayaan khusus. Produk ini diharapkan semakin diminati baik oleh profesional hingga pengguna kasual yang mengutamakan fungsi dan efisiensi dalam satu perangkat ringkas.

Source: www.notebookcheck.net

Berita Terkait

Back to top button