Microsoft Tidak Akan Langsung Matikan Printer Lama Anda, Namun Ini Batas Waktu dan Strategi Migrasi yang Harus Diketahui!

Microsoft baru-baru ini mengklarifikasi kekhawatiran terkait dukungan printer lama di sistem Windows. Sebelumnya, roadmap Windows sempat menimbulkan kebingungan karena dianggap akan menghentikan dukungan terhadap driver printer legacy. Namun, pernyataan resmi dari Microsoft menegaskan bahwa printer lama tetap bisa digunakan tanpa ada tindakan khusus dari pengguna.

Penjelasan tersebut menyatakan, “Windows belum mengakhiri dukungan untuk driver printer legacy. Jika printer Anda bekerja dengan Windows saat ini, maka printer tersebut akan terus berfungsi.” Pengumuman ini melegakan banyak pengguna yang khawatir perangkat cetakannya akan menjadi tidak berguna setelah pembaruan Windows selanjutnya.

Kebijakan Baru Microsoft untuk Driver Printer

Perubahan utama yang dilakukan Microsoft adalah pada proses sertifikasi driver baru yang akan diunggah ke Windows Update. Mulai Januari 2026, manufaktur perangkat keras tidak lagi bisa mengirimkan driver lama (legacy) secara bebas untuk disertifikasi. Persetujuan hanya akan diberikan secara selektif dan berdasarkan kasus per kasus saja. Meski demikian, driver printer lama yang sudah berfungsi tidak akan langsung dihentikan dukungannya.

Microsoft juga akan terus mendukung driver printer dengan versi V3 dan V4. Namun, mulai Juli 2026, sistem akan mengutamakan penggunaan Internet Printing Protocol (IPP) sebagai opsi utama untuk komunikasi dengan printer. Kemudian pada Juli 2027, pembaruan driver versi V3 dan V4 akan dibatasi hanya untuk perbaikan keamanan saja. Langkah ini menunjukkan fokus Microsoft untuk meningkatkan keamanan sistem cetak di Windows.

Pentingnya Migrasi ke IPP Class Driver

Salah satu solusi yang diusung Microsoft adalah penggunaan IPP Class Driver sebagai pengganti driver OEM lama. IPP Class Driver disebut sebagai “driver universal bawaan” yang mampu berkomunikasi dengan printer bersertifikasi Mopria melalui protokol IPP. Keuntungan utama dari driver ini adalah peningkatan keamanan dan kompatibilitas dengan berbagai model printer tanpa harus mengandalkan driver khusus dari produsen.

Microsoft mendorong pengguna dan produsen untuk beralih ke IPP Class Driver agar dapat memanfaatkan fitur Windows Protected Print Mode yang memberi perlindungan ekstra terhadap ancaman keamanan. Proses migrasi sudah dirinci secara lengkap dalam artikel dukungan resmi Microsoft, sehingga pengguna bisa dengan mudah melakukan perpindahan tanpa mengorbankan kestabilan perangkat cetak mereka.

Tata Cara Migrasi dan Implikasi Bagi Pengguna

Berikut adalah poin penting terkait kebijakan baru Microsoft dan migrasi driver printer:

  1. Driver legacy lama tetap didukung hingga minimal Juli 2027, tetapi hanya mendapat pembaruan keamanan setelahnya.
  2. Pengiriman driver lama baru ke Windows Update akan sangat dibatasi mulai Januari 2026.
  3. Pengguna disarankan beralih ke IPP Class Driver guna meningkatkan keamanan dan kompatibilitas.
  4. Perangkat dengan V3/V4 driver masih akan berjalan normal, namun pembaruan fitur umum akan difokuskan pada protokol IPP.
  5. Informasi lengkap migrasi tersedia dalam dokumentasi Microsoft untuk memudahkan transisi.

Langkah ini bukan berarti Microsoft “membunuh” printer lama secara mendadak, melainkan mengarah pada standar baru yang lebih aman dan modern di ekosistem Windows. Bagi pengguna, hal ini sangat penting dipahami agar persiapan perubahan teknologi dapat dilakukan dengan matang tanpa mengganggu aktivitas cetak sehari-hari.

Dengan demikian, pemilik printer lama tidak perlu khawatir perangkat mereka tiba-tiba tidak bisa digunakan setelah update Windows. Namun, mempersiapkan diri untuk beralih ke IPP Class Driver akan memastikan kompatibilitas yang lebih baik dan perlindungan keamanan tingkat lanjut di masa depan. Microsoft tetap memperhatikan kebutuhan pengguna lama sambil mendorong adopsi teknologi yang lebih aman dan efisien.

Terkait