Samsung kembali menghadirkan seri Galaxy S26 yang membawa sejumlah peningkatan dari generasi sebelumnya, Galaxy S25. Peluncuran resmi di San Francisco menyuguhkan versi terbaru dengan fitur dan performa yang dijanjikan lebih baik. Namun, kenaikan harga turut menjadi perhatian, sehingga muncul pertanyaan apakah perubahan tersebut sepadan dengan harga yang lebih tinggi.
Harga dan Perbandingan Varian
Dari data resmi saat rilis di Indonesia, harga Samsung Galaxy S25 Ultra dibanderol mulai Rp 22.999.000 untuk varian 12GB/256GB dan hingga Rp 28.999.000 untuk model 12GB/1TB. Sementara itu, seri terbaru Galaxy S26 Ultra ditawarkan mulai Rp 24.500.000 (12GB/256GB) dan mencapai Rp 32.000.000 pada varian 16GB/1TB. Kenaikan rata-rata mencapai Rp1,5 juta sampai Rp3 juta per model. Varian dasar Galaxy S26 juga langsung dibekali storage 256GB, dua kali lipat kapasitas dasar S25 yang hanya 128GB. Ini adalah langkah yang signifikan untuk pengguna yang membutuhkan penyimpanan lebih luas.
Peningkatan Performa dan Daya Tahan
Samsung menanamkan chipset Snapdragon® 8 Elite Gen 5 pada Galaxy S26 Ultra, dengan peningkatan CPU sebesar 19%, GPU 24%, serta NPU naik hingga 39% guna mendukung fitur AI secara optimal. Sedangkan varian S26 dan S26+ menggunakan Exynos 2600 dengan efisiensi daya yang lebih baik di beberapa pasar. Selain itu, penambahan vapor chamber baru membantu menjaga suhu ponsel tetap stabil saat digunakan untuk gaming berat atau merekam video 8K.
Ketiga varian Galaxy S26 hadir dengan ukuran layar dan kapasitas baterai yang sedikit lebih besar dibanding seri sebelumnya. Model standar memiliki layar 6,3 inci dan baterai 4.300 mAh, varian Plus dengan layar 6,7 inci serta baterai 4.900 mAh, dan Ultra menampilkan layar Dynamic AMOLED 2X 6,9 inci dengan refresh rate 120Hz dan baterai 5.000 mAh. Galaxy S26 Ultra juga mengusung teknologi Super Fast Charging 3.0 yang mampu mengisi daya hingga 75% dalam setengah jam.
Fitur Layar dan Keamanan Baru
Salah satu inovasi paling menarik hadir pada Galaxy S26 Ultra melalui Privacy Display. Teknologi ini membatasi sudut pandang layar sehingga orang di samping pengguna tidak dapat melihat konten di layar. Terdapat dua mode proteksi, yaitu Partial PrivacyMode untuk membatasi visibilitas area tertentu saja dan Maximum Mode yang membuat layar seolah mati saat dilihat dari samping. Ini merupakan keamanan layar berbasis hardware pertama yang diintegrasikan langsung di smartphone Samsung.
Namun, ada catatan penting terkait dukungan 5G. Model standar Galaxy S26 tidak lagi mendukung mmWave 5G di beberapa pasar, fitur yang sempat hadir pada generasi Galaxy S25 tertentu. Hal ini mungkin menjadi pertimbangan khusus bagi pengguna yang mengutamakan kecepatan jaringan 5G paling tinggi.
Peningkatan Kamera dan Galaxy AI
Kamera Galaxy S26 Ultra tetap mengandalkan konfigurasi fotografi profesional dengan sensor utama 200MP yang dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS). Kamera ultra-wide mencapai 50MP, dan dua lensa telephoto masing-masing 50MP (5x optical zoom) serta 10MP (3x optical zoom) memberikan fleksibilitas maksimal untuk berbagai jenis pemotretan. Kamera depan 12MP melengkapi kebutuhan selfie dan video call berkualitas tinggi.
Salah satu fitur unggulan adalah Photo Assist berbasis Galaxy AI yang memungkinkan pengeditan foto otomatis secara instan. AI mampu menyesuaikan pencahayaan, warna, bayangan, dan detail gambar tanpa campur tangan manual pengguna. Fitur ini bahkan membuat perubahan suasana foto dari siang ke malam dengan pencahayaan dan tone warna alami dalam hitungan detik. Galaxy AI juga hadir dalam fitur Now Nudge, Now Brief, Circle to Search, serta integrasi dengan asisten Bixby terbaru dan teknologi Gemini & Perplexity.
Kesimpulan Awal Perbandingan S26 dan S25
Meskipun Samsung Galaxy S26 membawa sejumlah peningkatan pada kapasitas penyimpanan, performa, kamera, dan teknologi layar dengan fitur keamanan baru, pendekatan yang diambil masih bersifat evolusioner. Kenaikan harga tidak disertai perubahan radikal, namun peningkatan fitur dan teknologi terasa cukup signifikan terutama bagi pengguna yang mencari inovasi AI dan keamanan layar. Bagi sebagian pengguna, peningkatan ini bisa menjadi alasan kuat untuk beralih ke Galaxy S26, namun ada juga yang mungkin menilai perubahan tersebut belum cukup besar dibanding kenaikan harga yang ditawarkan.
