Samsung Akhirnya Tinggalkan Exynos, Galaxy Watch Generasi Baru Beralih ke Snapdragon Wear Elite dengan Lompatan Teknologi Dramatis

Samsung mengambil langkah besar dengan meninggalkan chipset Exynos untuk Galaxy Watch generasi berikutnya. Keputusan ini membawa Qualcomm Snapdragon Wear Elite sebagai otak utama jam pintar terbaru mereka. Langkah ini menandai perubahan strategi besar di ranah wearable Samsung yang selama ini sangat bergantung pada prosesor buatan sendiri.

Pergeseran ini diungkap oleh InKang Song, Executive Vice President dan Head of Technology Strategy Team Samsung’s MX Business, dalam acara MWC. Menurut pernyataannya yang dirilis Qualcomm, kolaborasi ini bertujuan menghadirkan pengalaman wellness dan personalisasi yang lebih efisien langsung di pergelangan tangan pengguna.

Alasan Samsung Beralih dari Exynos ke Snapdragon

Selama bertahun-tahun, Exynos menjadi andalan Galaxy Watch. Namun, perkembangan teknologi wearable menuntut lompatan performa dan efisiensi yang lebih tinggi. Snapdragon Wear Elite dari Qualcomm menawarkan peningkatan signifikan pada CPU, GPU, hingga kecerdasan buatan.

Qualcomm mengklaim bahwa Wear Elite memiliki kinerja single-core lima kali lebih tinggi serta kemampuan grafis tujuh kali lebih cepat dari generasi wearable chip mereka sebelumnya. Semua berkat arsitektur big.LITTLE, yang terdiri dari satu inti CPU berkecepatan tinggi dan empat inti hemat daya.

Sementara itu, Exynos W1000 — prosesor wearable Samsung terbaru — sudah tampak mulai tertinggal, terutama dalam hal konektivitas terkini. Penggunaan chipset baru dari Qualcomm jelas membuka peluang bagi perangkat wearable Samsung untuk mengejar kebutuhan teknologi terbaru.

Keunggulan Snapdragon Wear Elite

Beberapa fitur Snapdragon Wear Elite yang diunggulkan antara lain:

  1. Kinerja AI berkat NPU Hexagon yang mampu menjalankan model kecerdasan buatan hingga 2 miliar parameter langsung di perangkat.
  2. Dukungan jaringan 5G RedCap untuk konektivitas low-power pada perangkat always-connected.
  3. Dilengkapi dengan Micro-Power Wi-Fi, Bluetooth 6.0, UWB, dan NB-NTN untuk kelengkapan konektivitas masa depan.
  4. Pengisian daya super cepat hingga 50% hanya dalam sepuluh menit.
  5. Proses fabrikasi 3nm yang dikombinasikan dengan peningkatan manajemen daya menghasilkan efisiensi baterai hingga 30% lebih baik dibanding Snapdragon W5+ Gen 1.

Teknologi baru ini memastikan performa yang jauh lebih baik untuk kebutuhan sehari-hari serta aktivitas kebugaran yang semakin canggih.

Strategi Dual-Chip pada Lini Galaxy Watch

Ada kemungkinan Samsung menerapkan strategi dual-chip untuk model terbarunya. Snapdragon Wear Elite diperkirakan akan dipasang pada varian Galaxy Watch Ultra. Sementara itu, Exynos kemungkinan masih digunakan di Galaxy Watch 9 reguler, agar tetap mengakomodasi kebutuhan pasar yang beragam.

Pilihan ini bukan hanya terkait efisiensi biaya, tapi juga memperluas pilihan teknologi bagi pengguna Samsung. Penggemar yang menginginkan performa tertinggi dan fitur inovatif dapat memilih varian Ultra, sedangkan yang lebih menitikberatkan pada harga dan kebutuhan standar bisa tetap mendapatkan pengalaman Exynos.

Tabel Perbandingan Fitur Utama Chipset

Fitur Utama Exynos W1000 Snapdragon Wear Elite
Arsitektur CPU 1 + 4 inti big.LITTLE 1 + 4 inti big.LITTLE
Proses Fabrikasi Tidak disebutkan 3nm
Kinerja CPU Standar 5x lebih cepat (klaim)
Kinerja GPU Standar 7x lebih cepat (klaim)
NPU/AI Ada 2 miliar parameter
5G RedCap Tidak ada Ada
Pengisian Daya Standar 50% dalam 10 menit
Efisiensi Baterai Standar 30% lebih hemat

Dampak bagi Pasar Wearable

Dengan hadirnya Snapdragon Wear Elite, Samsung mencoba merespons tren wearable yang makin mengedepankan kecerdasan buatan dan konektivitas masa depan. Keputusan ini juga menjadi sinyal kuat terhadap persaingan di pasar jam pintar yang semakin ketat.

Kolaborasi dengan Qualcomm diharapkan menjawab harapan konsumen untuk jam tangan pintar yang tahan lama, responsif, dan multifungsi. Lini Galaxy Watch generasi baru pun diantisipasi membawa pengalaman kesehatan, kebugaran, dan produktivitas ke tingkat selanjutnya.

Perubahan strategi ini menunjukkan Samsung tidak ragu meninggalkan teknologi lama jika ada terobosan baru yang lebih relevan dengan kebutuhan konsumen. Konsumen bisa menantikan peluncuran resmi perangkat ini dan melihat langsung bagaimana inovasi Snapdragon Wear Elite diaplikasikan untuk pengalaman wearable yang lebih kompetitif dan modern.

Source: www.androidpolice.com

Berita Terkait

Back to top button