Kenaikan harga perangkat handheld mulai dirasakan oleh para penggemar konsol portabel setelah Retroid mengumumkan penyesuaian harga untuk produk Pocket 6. Penyebab utama perubahan harga ini diakibatkan oleh naiknya biaya RAM dan memori yang memengaruhi banyak produsen gawai di seluruh dunia.
Retroid secara resmi mengumumkan kenaikan harga Pocket 6 melalui saluran media sosial mereka. Dampak dari perubahan ini juga menyebabkan penghentian salah satu varian tertinggi dari perangkat tersebut, yakni model 12GB RAM.
Penyebab Kenaikan Harga Pocket 6
Kenaikan harga RAM dan komponen penyimpanan menjadi faktor utama yang mendorong Retroid mengambil keputusan ini. Produsen lain seperti AYN juga mengalami hal serupa, dimana mereka harus menyesuaikan harga perangkat Thor dan Odin 3 miliknya. Retroid mengambil langkah serupa dengan meningkatkan harga sekaligus memangkas jajaran produknya demi menjaga keberlanjutan bisnis.
Retroid menyatakan bahwa setiap pemasok memori kini memberlakukan biaya lebih tinggi yang tidak mungkin lagi diserap oleh pihak produsen tanpa mempengaruhi kestabilan harga jual akhir. Dengan kondisi tersebut, penyesuaian harga dinilai sebagai jalan tengah.
Perubahan pada Model dan Harga Pocket 6
Penyesuaian harga diumumkan untuk Pocket 6 model dasar yang hadir dengan RAM 8GB dan penyimpanan 128GB. Sebelumnya, perangkat ini dijual dengan harga $229. Mulai awal minggu depan, harga resmi naik sebesar $15 sehingga konsumen harus merogoh kocek $244 untuk mendapatkan perangkat yang sama.
Berikut ringkasan perubahan harga dan model:
-
Pocket 6 (8GB RAM / 128GB storage)
Harga lama: $229
Harga baru: $244 - Pocket 6 (12GB RAM / 256GB storage)
Harga: $279
Status: Discontinued / out of stock
Retroid menegaskan kenaikan harga tidak berlaku untuk versi 12GB RAM, tetapi varian ini tidak akan lagi diproduksi lantaran tidak memungkinkan untuk dijual pada harga yang wajar di tengah lonjakan biaya suplai.
Penghentian Model Pocket 6 12GB RAM
Keputusan menghentikan model 12GB RAM diumumkan secara jelas. Website resmi Retroid mencantumkan bahwa stok untuk varian tersebut sudah habis dan tidak dapat lagi dipesan. Bagi pelanggan yang sebelumnya sudah melakukan pembelian namun perangkatnya belum dikirim, perusahaan tetap berkomitmen mengirimkan pesanan dengan harga awal tanpa perubahan.
Langkah penghentian ini diambil setelah Retroid tidak lagi mampu menyerap peningkatan harga RAM yang sudah melampaui batas keekonomian perangkat portabel. Sementara itu, pelanggan yang masih mengincar kapasitas RAM dan penyimpanan besar harus mempertimbangkan alternatif lain dari produk kompetitor atau menggunakan stok yang tertinggal di retailer.
Dampak terhadap Seri Produk Lain Retroid
Menariknya, kenaikan harga ini tidak berdampak pada model lain di lini produk Retroid saat ini. Pocket G2 dan generasi sebelumnya, Pocket 5, dipastikan tidak mengalami penyesuaian harga. Salah satunya, Pocket 5 yang tersedia di platform seperti Amazon masih dijual di kisaran $249.
Namun, dengan tren kenaikan biaya bahan dasar secara global, Retroid mengisyaratkan tidak menutup kemungkinan harga produk lain akan disesuaikan pada waktu mendatang jika tekanan biaya terus berlanjut. Hal ini memberikan sinyal bahwa konsumen perangkat gaming portabel perlu waspada terhadap perubahan harga pada masa mendatang.
Situasi Pasar Handheld Global dan Respon Produsen
Fenomena kenaikan harga RAM dan memori bukan hanya menimpa satu produsen global. Banyak perusahaan perangkat handheld lain seperti AYN mengumumkan langkah serupa hanya berselisih waktu dengan pengumuman dari Retroid. Dari sisi produsen, menyesuaikan harga ataupun memangkas lini produk kini menjadi strategi yang semakin sering dilakukan demi keberlanjutan operasional perusahaan.
Bagi konsumen yang mempertimbangkan membeli perangkat gaming portabel, perkembangan harga dan ketersediaan produk menjadi faktor yang harus diperhatikan. Selain itu, proses pemesanan perlu dipantau secara berkala melalui situs resmi maupun distributor terkait agar tidak ketinggalan informasi perubahan stok serta harga terbaru.
Mengacu pada kondisi saat ini, naiknya harga perangkat berbasis RAM tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi penggemar teknologi. Ketersediaan produk flagship semakin terbatas, sementara permintaan perangkat gaming portabel kelas atas terus meningkat. Produsen akan terus menakar keseimbangan antara harga jual, biaya produksi, serta ekspektasi konsumen agar tetap kompetitif di pasar global.
Source: www.notebookcheck.net