
Studio game independen mulai merasakan kemudahan akses terhadap dev kit Switch 2 dari Nintendo. Namun, perhatian publik tertuju pada keputusan Nintendo yang lebih selektif dalam menyaring judul-judul game agar tidak terjadi penumpukan shovelware atau produk berkualitas rendah seperti yang terjadi dalam toko digital konsol generasi sebelumnya.
Dibalik meningkatnya ketersediaan tools pengembangan, publisher seperti New Blood Interactive—yang tengah mempersiapkan perilisan Dungeons of Dusk untuk Switch 2—tetap harus mendapat persetujuan resmi dari Nintendo sebelum game bisa benar-benar tersedia di eShop Switch 2. CEO New Blood Interactive, Dave Oshry, menjelaskan dalam wawancara bahwa proses memperoleh dev kit tidak jauh berbeda dengan Switch generasi pertama. Namun tetap ada proses kurasi dan verifikasi konten dari pihak Nintendo sebelum sebuah judul bisa lolos publikasi.
Strategi Kurasi Ketat dari Nintendo
Nintendo diberitakan mengambil langkah lebih tegas untuk memastikan eShop Switch 2 tidak dipenuhi game berkualitas rendah. Shovelware, istilah untuk game murah dengan kualitas di bawah standar, menjadi fokus utama yang ingin ditekan oleh Nintendo. Salah satu perwakilan New Blood menyatakan, “Mereka tidak ingin eShop Switch 2 menjadi tempat berkumpulnya shovelware seperti yang pernah terjadi di Switch 1.”
Langkah ini tampak dari proses pengajuan game yang kini lebih selektif. Beberapa studio indie tetap harus menunggu keputusan akhir dari Nintendo, meski mereka telah mengantongi dev kit. Selain itu, tidak semua studio yang mengajukan permohonan mendapatkan akses terhadap alat pengembangan terbaru tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh beberapa sumber industri.
Pembaruan Sistem Peringkat di eShop Switch 2
Nintendo juga melakukan perubahan pada sistem rangking game di eShop untuk kawasan tertentu. Jika sebelumnya urutan didasarkan pada jumlah penjualan, kini sistem menggunakan total pendapatan selama tiga hari terakhir. Pendekatan ini diharapkan bisa mengurangi eksposur terhadap game murah yang mengandalkan volume penjualan, termasuk game hasil produksi otomatis berbasis AI.
Perubahan lainnya meliputi pengurangan jumlah bundle yang berisi judul sama berulang kali. Selain itu, Nintendo juga meningkatkan ketelitian dalam penyusunan deskripsi game agar pelanggan mendapatkan informasi yang lebih akurat sebelum membeli.
Berikut beberapa langkah utama yang telah dilakukan Nintendo:
- Seleksi ketat publisher atau developer yang berhak mendapatkan dev kit Switch 2.
- Proses pengajuan dan persetujuan rilis game yang lebih disiplin.
- Pembaruan algoritma peringkat berdasarkan pendapatan, bukan penjualan.
- Pengawasan terhadap bundle game dan keakuratan deskripsi di eShop.
Dampak untuk Studio Indie dan Konsumen
Bagi studio indie, kebijakan ini memunculkan tantangan baru. Meski akses ke dev kit kini jauh lebih mudah dibandingkan rumor awal, mereka tetap dihadapkan pada standar kurasi tinggi dari Nintendo. Beberapa game, sekalipun telah memiliki demo di platform lain seperti Steam, tidak serta merta dijamin akan meluncur di Switch 2.
Sementara bagi gamer, kebijakan ini dinilai memberikan dampak positif dalam jangka panjang. Dengan meminimalisir jumlah game berkualitas rendah di eShop, pemain bakal lebih mudah menemukan judul-judul terbaik tanpa perlu filter manual berulang kali. Langkah ini juga mendorong studio indie untuk meningkatkan kualitas isi dan prezentasi game yang mereka ajukan.
Dungeons of Dusk sendiri sudah tersedia dalam versi demo di Steam dan mendapatkan tanggapan yang cukup positif. Namun, sampai sekarang, belum bisa dipastikan apakah RPG berbasis turn-based tersebut akan lolos kurasi Nintendo dan bisa segera dimainkan di Switch 2.
Industri game indie dihadapkan pada kenyataan bahwa keterbukaan akses perangkat pengembangan tidak selalu sejalan dengan kebijakan publikasi game yang lebih terbatas. Upaya Nintendo untuk menjaga eShop Switch 2 tetap ramah konsumen, sekaligus selektif terhadap shovelware, memperlihatkan bahwa perusahaan memprioritaskan kualitas demi keberlangsungan ekosistem gaming yang sehat.
Source: www.notebookcheck.net








