Apple Siapkan MacBook Ultra dengan Layar Sentuh Pertama, Hadirkan Layar OLED dan Harga Fantastis di Atas MacBook Pro

Author: Qoo Media

Apple dilaporkan sedang menyiapkan sebuah laptop baru yang akan menjadi perangkat paling premium dalam jajaran MacBook. Laptop ini disebut-sebut akan bernama MacBook Ultra dan dibekali dengan layar OLED serta dukungan layar sentuh pertama di lini MacBook.

MacBook Ultra ini diperkirakan hadir dengan harga sangat tinggi, menembus Rp60 juta, jauh di atas harga MacBook Pro yang ada saat ini. Informasi tersebut disampaikan oleh jurnalis teknologi Bloomberg, Mark Gurman, dalam newsletter Power On.

Inovasi Layar OLED dan Dukungan Touchscreen

Apple selama ini menggunakan panel Mini-LED untuk MacBook Pro kelas atas. Namun, MacBook Ultra akan menjadi perangkat pertama yang mengusung layar OLED pada lini MacBook. Teknologi layar OLED ini menawarkan kontras lebih tinggi, warna hitam pekat, dan efisiensi daya yang lebih baik dalam kondisi tertentu.

Selain layar OLED, MacBook Ultra juga bakal menghadirkan fitur layar sentuh yang belum pernah dimiliki MacBook sebelumnya. Selama ini, Apple enggan menyematkan fitur touchscreen di MacBook, lebih memilih fitur Touch Bar dan integrasi dengan iPad lewat Sidecar. Jika benar, fitur ini akan menjadi langkah besar dalam desain dan interaksi pengguna MacBook.

Harga dan Posisi di Pasar

MacBook Ultra kemungkinan akan dijual dengan harga sekitar USD 4.000, atau setara Rp62 juta, berdasarkan tren kenaikan harga produk Apple yang menggunakan layar OLED. Misalnya, iPhone X dan iPad Pro OLED sebelumnya mengalami kenaikan harga sekitar 20 persen dibanding generasi sebelumnya.

Sebagai perbandingan, MacBook Pro 16 inci dengan chip kelas atas saat ini dihargai mulai USD 3.499 (sekitar Rp54,6 juta). Dengan demikian, MacBook Ultra akan menjadi laptop paling mahal dan eksklusif di ekosistem Mac.

Meskipun begitu, MacBook Pro dengan chip M5 Pro dan M5 Max yang baru diperkenalkan diperkirakan tetap dipasarkan bersamaan dengan MacBook Ultra. Ini menunjukkan Apple ingin menawarkan pilihan lebih luas di kelas high-end.

Strategi Produk Apple yang Lebih Luas

Perkembangan MacBook Ultra sejalan dengan strategi Apple memperluas portofolio produknya di berbagai segmen harga. Di segmen entry-level, Apple juga sedang menyiapkan MacBook Neo dengan harga sekitar USD 599 (Rp9,3 juta) untuk bersaing dengan laptop Windows murah dan Chromebook.

Di sisi lain, Apple mengembangkan perangkat premium lain seperti iPhone lipat dengan harga sekitar USD 2.000 (Rp31 juta) dan generasi baru AirPods yang ditempatkan di atas AirPods Pro. Strategi ini menandai upaya Apple menjangkau lebih banyak konsumen dengan kebutuhan yang berbeda.

Nama dan Jadwal Peluncuran

Meski sudah ramai disebut MacBook Ultra, nama resmi perangkat ini belum dipastikan. Apple bisa saja tetap menggunakan label MacBook Pro baru, tetapi istilah “Ultra” bisa lebih jelas menegaskan posisi produk sebagai laptop puncak dalam ekosistem Mac.

Jika pengembangan berjalan lancar, MacBook Ultra rencananya akan diluncurkan pada kuartal keempat tahun 2026. Kehadiran laptop premium ini diprediksi bakal mengubah peta pasar laptop kelas atas dengan teknologi layar canggih dan fitur inovatif.

MacBook Ultra akan memperkuat dominasi Apple di segmen premium sekaligus membuka peluang baru bagi pengguna yang menginginkan performa dan desain terbaik. Integrasi layar OLED dan touchscreen menandai inovasi penting yang belum pernah dilakukan Apple untuk MacBook sebelumnya.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.kiatindonesia.com
Terbaru