Microsoft mengonfirmasi adanya bug serius di Windows 11 yang membuat drive C: tidak bisa diakses pada sebagian perangkat Samsung. Masalah ini muncul setelah pembaruan keamanan Windows 11 Februari dengan kode KB5077181, lalu berlanjut pada pembaruan sesudahnya.
Dampaknya tidak sebatas gagal membuka folder utama penyimpanan. Pengguna yang terdampak juga bisa melihat pesan galat “C:\ is not accessible – Access denied” saat mencoba membuka file, menjalankan aplikasi, atau melakukan tugas administratif biasa.
Bug dikonfirmasi masuk daftar masalah resmi Microsoft
Informasi ini tercantum di halaman resmi Microsoft untuk “known issues and notifications” Windows 11 versi 25H2. Halaman tersebut digunakan perusahaan untuk memberi tahu publik soal bug penting yang sedang dipantau atau ditangani.
Dalam penjelasan resminya, Microsoft menyebut telah menerima laporan bahwa beberapa model perangkat Samsung kehilangan akses ke drive C: setelah memasang pembaruan keamanan Februari KB5077181. Perusahaan juga menyatakan gangguan itu dapat mencegah akses ke file dan menghambat peluncuran sejumlah aplikasi.
Microsoft menulis bahwa aplikasi yang bisa ikut terdampak antara lain Outlook, aplikasi Office, browser web, utilitas sistem, dan Quick Assist. Bug ini juga dapat mengganggu proses peningkatan hak akses, pencopotan update, hingga pengumpulan log karena kegagalan izin.
Perangkat yang disebut terdampak
Microsoft menyebut masalah ini terjadi pada Samsung Galaxy Book 4 dan perangkat konsumen Samsung lain. Keterangan itu menunjukkan cakupan bug belum dibatasi pada satu model saja, meski sejauh ini lini Galaxy Book 4 menjadi yang paling sering disebut.
Perusahaan juga menyatakan masalah tersebut bersifat internasional. Artinya, laporan gangguan tidak terkonsentrasi di satu wilayah tertentu dan berpotensi mengenai pengguna di berbagai negara.
Penyebabnya belum final, Samsung Share diduga terkait
Microsoft mengaku belum menetapkan akar masalah secara pasti. Namun, perusahaan mengatakan ada dugaan keterkaitan dengan aplikasi Samsung Share yang terpasang pada perangkat tertentu.
Status ini penting karena menunjukkan penyelidikan masih berjalan. Dengan kata lain, dugaan terhadap Samsung Share belum bisa dianggap sebagai penyebab final sampai Microsoft atau Samsung merilis penjelasan teknis yang lebih rinci.
Gejala yang dialami pengguna
Masalah ini dapat muncul saat pengguna melakukan aktivitas yang sangat umum. Itu sebabnya bug dinilai mengganggu karena tidak membutuhkan tindakan khusus untuk memicunya.
Berikut gejala yang disebut Microsoft:
- Drive C: menampilkan pesan “Access denied”.
- File tidak bisa diakses dari penyimpanan utama.
- Aplikasi gagal dibuka, termasuk Outlook dan browser.
- Utilitas sistem tertentu tidak berjalan normal.
- Pengguna kesulitan menjalankan tindakan administratif.
- Dalam beberapa kasus, update sulit dihapus dan log gagal dikumpulkan.
Karena drive C: adalah lokasi utama sistem operasi dan banyak data program, gangguan pada area ini bisa melumpuhkan fungsi dasar PC. Risiko praktisnya adalah pekerjaan harian terhambat, terutama jika aplikasi produktivitas dan alat bantu sistem ikut terkunci.
Ada saran perbaikan dari pengguna, tetapi berisiko
Di forum komunitas seperti Reddit, beberapa pengguna membagikan langkah perbaikan manual. Cara yang paling sering disebut adalah masuk ke akun administrator, membuka properti drive C:, lalu mengubah izin pada tab Security agar pengguna kembali mendapat akses.
Meski begitu, pendekatan ini tidak bisa dianggap solusi resmi. Mengubah permission pada drive sistem secara manual berisiko menimbulkan masalah baru, termasuk konflik hak akses, ketidakstabilan aplikasi, atau efek lanjutan pada keamanan sistem.
Karena itu, pengguna yang tidak terbiasa dengan pengaturan permission Windows sebaiknya tidak terburu-buru mencoba metode tersebut. Pilihan yang lebih aman adalah menunggu patch resmi atau, bila memungkinkan, menghapus pembaruan yang diduga menjadi pemicu.
Langkah yang relatif aman untuk pengguna terdampak
Jika perangkat Samsung mulai menampilkan galat pada drive C:, ada beberapa tindakan yang lebih hati-hati untuk diprioritaskan. Fokus utamanya adalah mencegah kerusakan lanjutan sambil menunggu perbaikan resmi.
- Catat kode update yang terpasang, terutama KB5077181.
- Cek halaman known issues Microsoft untuk status terbaru.
- Hindari mengubah permission drive C: bila tidak memahami risikonya.
- Jika opsi masih tersedia, pertimbangkan uninstall update pemicu.
- Siapkan cadangan data penting bila akses sebagian masih memungkinkan.
- Pantau pembaruan dari Microsoft dan Samsung untuk patch resmi.
Kasus ini menambah daftar gangguan pembaruan Windows 11 yang berdampak langsung pada penggunaan dasar perangkat. Untuk saat ini, informasi paling penting bagi pengguna Samsung adalah bahwa bug tersebut sudah diakui Microsoft, memengaruhi model Galaxy Book 4 dan perangkat lain tertentu, serta belum memiliki solusi final yang dipastikan aman untuk semua pengguna.
Source: www.xda-developers.com






