
Chip Apple M5 Max di MacBook Pro 16 menunjukkan keunggulan kinerja yang jelas dibanding MacBook Pro 14 dengan chip yang sama. Berdasarkan hasil uji awal, laptop berlayar 16 inci itu mencatat performa sekitar 15 persen lebih tinggi, dengan selisih yang paling menonjol terlihat pada beban kerja CPU dan GPU berat.
Temuan ini penting bagi pengguna yang memburu performa tertinggi dari lini MacBook Pro. Data pengujian memperlihatkan bahwa ukuran bodi dan sistem pendingin yang lebih besar di MacBook Pro 16 memberi ruang lebih luas bagi M5 Max untuk bekerja lebih konsisten.
Hasil awal benchmark M5 Max di MacBook Pro 16
Mengacu pada hasil Cinebench 2024 multi-core dari artikel referensi, MacBook Pro 16 dengan M5 Max unggul 18 persen dibanding MacBook Pro 14 dengan M5 Max. Angka itu juga menempatkannya 18 persen di atas MacBook Pro 16 generasi sebelumnya yang memakai M4 Max.
Keunggulan tersebut tidak hanya muncul saat mode performa agresif diaktifkan. Dalam mode Automatic, MacBook Pro 16 tetap mampu mempertahankan hasil itu sambil menghasilkan tingkat kebisingan yang disebut lebih rendah.
Temuan ini memberi sinyal bahwa Apple tidak hanya mengandalkan peningkatan chip semata. Desain termal pada model 16 inci tampaknya berperan besar dalam menjaga frekuensi kerja prosesor tetap tinggi selama pengujian.
Dalam satu kali benchmark, inti CPU dilaporkan mengonsumsi daya 78/65 Watt. Nilai ini disebut jauh lebih tinggi dibanding MacBook Pro 14, yang mengindikasikan bahwa model 16 inci mampu memberi suplai daya dan ruang pendinginan yang lebih longgar untuk M5 Max.
Performa grafis juga ikut naik
Pada sisi GPU, hasil awal juga mengarah pada pola yang sama. Pengujian 3DMark Steel Nomad menunjukkan MacBook Pro 16 dengan M5 Max unggul 12 persen dibanding MacBook Pro 14 dengan chip yang sama.
Jika dibandingkan dengan MacBook Pro 16 lama yang memakai M4 Max, keunggulannya bahkan mencapai 21 persen. Ini menegaskan bahwa peningkatan tidak terbatas pada CPU, tetapi juga meluas ke grafis.
Bagi pengguna kreatif, selisih ini relevan untuk workflow seperti rendering 3D, editing video kompleks, efek visual, dan komputasi berbasis GPU. Dalam pekerjaan seperti itu, kestabilan performa sering lebih penting daripada lonjakan skor sesaat.
Artikel referensi juga mencatat bahwa performa GPU pada MacBook Pro 16 stabil sepenuhnya saat beban berkelanjutan. Kondisi ini berbeda dengan MacBook Pro 14, yang mengalami penurunan performa hingga 7,4 persen pada mode High Performance dan hingga 25 persen pada mode Automatic.
Mengapa MacBook Pro 16 bisa lebih cepat
Secara teknis, selisih performa ini masuk akal. Laptop dengan sasis lebih besar biasanya memiliki kapasitas pembuangan panas yang lebih baik, sehingga chip flagship seperti M5 Max dapat bekerja pada konsumsi daya lebih tinggi dalam waktu lebih lama.
MacBook Pro 14 tetap membawa chip yang sama, tetapi ruang fisiknya lebih terbatas. Dalam skenario komputasi intensif, keterbatasan termal seperti ini bisa membuat sistem lebih cepat menurunkan clock untuk menjaga suhu tetap aman.
Hal itu membantu menjelaskan mengapa mode High Performance di MacBook Pro 16 tidak menambah skor pada satu kali pengujian. Perangkat ini sudah mampu mencapai performa puncak bahkan di mode Automatic, sehingga mode tambahan tersebut kemungkinan lebih berpengaruh pada beban panjang yang akan diuji lebih lanjut.
Angka penting dari pengujian awal
- Cinebench 2024 multi-core: MacBook Pro 16 M5 Max unggul 18 persen atas MacBook Pro 14 M5 Max.
- Cinebench 2024 multi-core: MacBook Pro 16 M5 Max unggul 18 persen atas MacBook Pro 16 M4 Max.
- 3DMark Steel Nomad: MacBook Pro 16 M5 Max unggul 12 persen atas MacBook Pro 14 M5 Max.
- 3DMark Steel Nomad: MacBook Pro 16 M5 Max unggul 21 persen atas MacBook Pro 16 M4 Max.
- Stabilitas GPU: MacBook Pro 14 turun 7,4 persen di High Performance dan 25 persen di Automatic pada beban berkelanjutan.
Apa arti selisih 15 persen bagi calon pembeli
Selisih sekitar 15 persen bukan angka kecil di kelas laptop premium. Dalam pemakaian harian ringan, dampaknya mungkin tidak selalu terasa, tetapi pada pekerjaan profesional dengan durasi panjang, perbedaannya bisa berujung pada waktu ekspor yang lebih singkat dan performa yang lebih stabil.
Bagi pengguna yang memilih MacBook Pro untuk tugas komputasi berat, hasil awal ini menunjukkan bahwa M5 Max lebih cocok dipadukan dengan MacBook Pro 16. Artikel referensi bahkan menyebut secara langsung bahwa M5 Max adalah pasangan yang jauh lebih pas untuk model 16 inci, dan perbedaan performanya terhadap MacBook Pro 14 tergolong signifikan.
Meski begitu, konteks penggunaan tetap penting. MacBook Pro 14 masih menawarkan portabilitas lebih baik, sementara MacBook Pro 16 tampak unggul saat prioritas utama ada pada performa maksimum yang bisa dipertahankan dalam jangka lebih lama.
Pengujian lanjutan masih dibutuhkan untuk melihat dampak mode High Performance terhadap performa berkelanjutan. Namun dari hasil awal yang tersedia, MacBook Pro 16 dengan Apple M5 Max sudah menunjukkan satu hal yang cukup jelas: ruang termal yang lebih besar memberi chip ini peluang untuk tampil lebih kencang dan lebih stabil dibanding varian 14 inci.
Source: www.notebookcheck.net







