Samsung Galaxy S26 membawa peningkatan yang tidak terduga pada sistem pemindai sidik jari, meski perangkat keras sensornya tidak berubah dari generasi sebelumnya. Pembaruan ini hadir dalam bentuk fitur perangkat lunak baru bernama Improve accuracy, yang ditujukan untuk meningkatkan akurasi pembacaan sidik jari pada seri Galaxy S26.
Fitur tersebut muncul setelah lini Galaxy S26 dibuka untuk pre-order usai diperkenalkan Samsung dalam ajang Unpacked pada 25 Februari. Menurut laporan Android Police yang kemudian dikonfirmasi Android Authority, opsi baru ini tersedia di menu Settings > Security and privacy > Screen lock and biometrics > Fingerprints pada unit Galaxy S26.
Fitur baru, bukan sensor baru
Samsung tetap memakai sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar pada Galaxy S26, sama seperti yang digunakan pada Galaxy S25 dan Galaxy S24. Artinya, peningkatan yang dibawa kali ini bukan berasal dari komponen baru, melainkan dari cara sistem membaca dan menyempurnakan data sidik jari yang sudah didaftarkan.
Dalam menu sidik jari, pengguna dapat memilih sidik jari yang sudah tersimpan, lalu menekan opsi Improve accuracy. Setelah itu, ponsel akan meminta pengguna memindai ulang jari yang sama sebanyak 10 kali, dengan penghitung yang tampil di atas area pemindaian.
Temuan awal mengenai fitur ini berasal dari video YouTube yang diunggah kanal HardReset.Info. Android Authority menyebut telah memverifikasi langsung keberadaan fitur tersebut pada unit Galaxy S26 yang mereka miliki.
Mengapa fitur ini penting
Masalah sidik jari yang gagal dikenali masih cukup sering terjadi, bahkan pada ponsel premium dengan sensor ultrasonik. Dalam pemakaian sehari-hari, gangguan kecil seperti posisi jari yang berubah, kondisi kulit yang kering, atau pelindung layar tertentu dapat memengaruhi tingkat keberhasilan autentikasi.
Melalui fitur ini, Samsung tampaknya mencoba memperkaya data sidik jari yang sudah terdaftar agar sistem memiliki referensi yang lebih baik. Walau Samsung belum menjelaskan mekanisme teknisnya secara rinci, fungsi utamanya terlihat jelas, yakni mengurangi kegagalan saat membuka kunci layar atau mengautentikasi akses.
Pada halaman Improve accuracy, juga terlihat emblem Secured by Knox di bagian bawah. Kehadiran label ini penting karena fitur sidik jari berkaitan langsung dengan data biometrik yang sensitif dan sistem keamanan perangkat.
Yang sudah diketahui tentang Improve accuracy
Berikut hal penting yang sudah terungkap dari fitur baru ini:
- Sensor sidik jari Galaxy S26 tidak mengalami perubahan hardware.
- Fitur bekerja lewat penguatan data sidik jari yang sudah pernah didaftarkan.
- Pengguna diminta memindai ulang jari yang sama sebanyak 10 kali.
- Opsi ini berada di pengaturan biometrik, bukan aktif otomatis sejak awal.
- Samsung belum memaparkan detail teknis cara kerjanya.
Informasi ini membuat peningkatan sidik jari pada Galaxy S26 terasa menarik karena datang tanpa gembar-gembor besar saat peluncuran. Di tengah minimnya perubahan hardware pada lini baru ini, pembaruan kecil semacam ini justru bisa berdampak nyata pada pengalaman harian pengguna.
Berpeluang hadir di model lama, tapi belum pasti
Karena Galaxy S26 memakai hardware pemindai sidik jari yang sama dengan Galaxy S25 dan Galaxy S24, muncul harapan bahwa fitur Improve accuracy juga bisa dibawa ke model lama melalui pembaruan One UI 8.5. Namun hingga kini, Samsung belum memberikan konfirmasi resmi mengenai perluasan fitur tersebut ke perangkat generasi sebelumnya.
Kondisi ini membuat status fitur masih eksklusif untuk Galaxy S26, setidaknya untuk saat ini. Jika nantinya dirilis lebih luas, fitur tersebut dapat menjadi nilai tambah penting bagi pengguna Samsung lama tanpa harus mengganti perangkat.
Gambaran singkat Galaxy S26 Ultra
Selain fitur sidik jari baru, beberapa spesifikasi Galaxy S26 Ultra yang ikut disorot dalam materi referensi adalah sebagai berikut:
| Komponen | Detail |
|---|---|
| SoC | Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 |
| Layar | Dynamic AMOLED 2X |
| Ukuran layar | 6,9 inci |
| Resolusi | 3120 x 1440 |
Android Police memberi penilaian 8/10 untuk Galaxy S26 Ultra dalam ulasan mereka. Di sisi pasar, laporan awal juga menyebut pre-order Galaxy S26 mencetak rekor di Korea Selatan dan memicu minat baru di Amerika Serikat, termasuk lewat operator besar.
Tren itu terbilang menarik karena Samsung tidak melakukan banyak perubahan besar pada hardware lini Galaxy S26. Justru detail kecil seperti peningkatan akurasi sidik jari berbasis software berpotensi menjadi pembeda yang lebih terasa dalam penggunaan jangka panjang, terutama bagi pengguna yang mengandalkan biometrik sebagai metode akses utama di ponsel flagship mereka.
Source: www.androidpolice.com