Cuma Rp1,2 Juta, itel City 100 Bawa Bodi Magnetik dan IP64 untuk Goyang Redmi-Infinix

Harga Rp1,2 juta membuat itel City 100 langsung masuk radar pemburu ponsel murah. Perangkat ini menarik perhatian karena membawa kombinasi fitur yang biasanya jarang bertemu di kelas entry-level.

Di segmen yang selama ini ramai diisi Redmi dan Infinix, itel mencoba mengambil jalur berbeda. Bukan hanya mengandalkan spesifikasi dasar, ponsel ini justru menonjol lewat desain magnetik, bodi tipis, layar 90Hz, hingga baterai besar.

itel City 100 pertama kali ramai dibicarakan setelah artikel referensi dari KoranPagaralamPos menyorot strategi harga agresif brand tersebut. Dalam laporan itu, itel disebut menghadirkan fitur yang umum ditemukan pada ponsel kelas lebih tinggi, bahkan sebagian identik dengan perangkat rugged dan flagship.

Desain yang Jadi Pembeda

Salah satu sorotan utama ada pada Magnetic Design di bagian belakang. Konsep ini memungkinkan aksesori seperti magnetic speaker atau card holder ditempel langsung tanpa perlu casing tambahan.

Pendekatan tersebut mengingatkan pada ekosistem aksesori magnetik yang lebih dahulu populer di kelas premium. Untuk pasar Rp1 jutaan, kehadiran fitur seperti ini jelas memberi nilai beda yang sulit dicari pada rival sekelas.

Meski membawa sistem magnetik, bodinya tetap tergolong ramping. Ketebalan 8,1 mm membuat itel City 100 terlihat lebih modern dibanding banyak ponsel entry-level yang umumnya tebal dan berdesain aman.

Secara visual, kombinasi bodi tipis dan konsep aksesori magnetik membuat perangkat ini terasa lebih premium dari banderolnya. Nilai inilah yang berpotensi menjadi senjata utama saat berhadapan dengan model Redmi A series atau Infinix Smart series.

Tahan Debu, Tahan Cipratan, dan Diklaim Tahan Jatuh

itel juga membekali City 100 dengan sertifikasi IP64. Artinya, perangkat ini memiliki perlindungan terhadap debu serta cipratan air dari berbagai arah, sebuah fitur yang belum selalu hadir merata di kelas harga terjangkau.

Tak berhenti di sana, itel mengklaim ponsel ini memiliki drop-resistance yang baik. Struktur internal yang diperkuat disebut dirancang untuk mendukung pemakaian harian yang lebih keras, termasuk bagi pelajar dan pekerja lapangan.

Jika klaim ini terbukti konsisten dalam penggunaan nyata, maka City 100 tidak hanya unggul di tampilan. Ia juga menawarkan ketahanan yang relevan untuk pengguna yang ingin perangkat murah tetapi tidak ringkih.

Layar Besar dengan Fitur yang Mulai Langka

Di bagian depan, itel City 100 memakai layar 6,75 inci dengan refresh rate 90Hz. Kombinasi ini memberi pengalaman visual yang lebih mulus saat scrolling media sosial, membaca, atau menonton video.

Tingkat kecerahan puncaknya disebut mencapai 700 nits. Angka itu cukup kompetitif untuk membantu visibilitas saat dipakai di luar ruangan atau di bawah cahaya matahari.

Fitur lain yang cukup mencuri perhatian adalah IR Blaster. Saat banyak ponsel murah mulai meninggalkan fitur ini, itel justru mengembalikannya untuk menjadikan ponsel sebagai remote universal bagi TV, AC, dan perangkat elektronik lain yang kompatibel.

Ada juga Bypass Charging yang semakin relevan untuk pengguna aktif. Fitur ini membantu saat bermain game atau menonton sambil mengisi daya, karena aliran daya dapat diatur agar panas baterai tidak cepat meningkat.

Memori Besar di Kelas Harga Murah

Pada sektor memori, itel City 100 menawarkan angka yang terdengar sangat agresif. Perangkat ini mendukung total RAM hingga 24GB melalui kombinasi RAM fisik dan RAM virtual.

Penting dicatat, RAM virtual bukan pengganti penuh RAM fisik dalam performa nyata. Namun di pasar ponsel murah, angka besar seperti ini tetap menarik untuk multitasking ringan dan kebutuhan aplikasi harian.

Penyimpanan internalnya mencapai 128GB. Kapasitas ini masih bisa diperluas menggunakan kartu microSD, sehingga pengguna punya ruang lebih lega untuk foto, video, dokumen, dan aplikasi.

Berikut poin spesifikasi utama yang paling menonjol:

  1. Harga sekitar Rp1,2 juta
  2. Desain belakang magnetik
  3. Ketebalan bodi 8,1 mm
  4. Sertifikasi IP64
  5. Layar 6,75 inci 90Hz
  6. Kecerahan puncak 700 nits
  7. IR Blaster
  8. Bypass Charging
  9. RAM hingga 24GB
  10. Memori internal 128GB plus microSD
  11. Baterai 5.200 mAh

Baterai Besar dan Janji Pemakaian Panjang

Daya tahan menjadi aspek penting di kelas entry-level, dan itel tampaknya memahami hal itu. City 100 dibekali baterai 5.200 mAh yang ditujukan untuk mendukung penggunaan harian lebih lama.

Yang membuatnya menonjol adalah janji kesehatan baterai tetap prima hingga 4 tahun. Klaim semacam ini penting karena banyak konsumen di segmen harga Rp1 jutaan cenderung memakai satu perangkat dalam jangka panjang.

Dalam peta persaingan, itel City 100 memang belum otomatis menggeser dominasi Redmi atau Infinix hanya lewat lembar spesifikasi. Namun kombinasi harga Rp1,2 juta, desain magnetik, IP64, layar 90Hz, IR Blaster, Bypass Charging, memori besar, dan baterai 5.200 mAh membuatnya layak diperhitungkan sebagai salah satu penantang paling tidak biasa di kelas entry-level.

Berita Terkait

Back to top button