OnePlus Watch 4 Bocor dengan Upgrade Minim, Sertifikasi Ungkap Dua Varian Misterius

Kebocoran spesifikasi OnePlus Watch 4 mulai memberi gambaran awal tentang arah pembaruan jam pintar ini. Namun, detail yang beredar justru memunculkan kesan bahwa peningkatan yang dibawa tergolong terbatas dibanding generasi sebelumnya.

Di sisi lain, dokumen sertifikasi regulator memberi sinyal yang lebih menarik. Basis data EMVCo menunjukkan adanya lebih dari satu varian OnePlus Watch 4, sehingga muncul dugaan bahwa OnePlus sedang menyiapkan model dengan posisi produk yang berbeda.

Spesifikasi yang Bocor Masih Mirip Generasi Sebelumnya

Informasi terbaru berasal dari pembocor yang dikenal di X, @sudhanshu1414, dan kemudian diperkuat oleh temuan pada basis data EMVCo. Dalam laporan Notebookcheck, OnePlus Watch 4 disebut telah lolos persetujuan EMVCo, yang biasanya menandakan perangkat makin dekat ke tahap peluncuran.

Bocoran spesifikasi menyebut OnePlus Watch 4 akan memakai Snapdragon W5 Gen 1. Chip ini memang masih tergolong mumpuni untuk perangkat wearable, tetapi bukan platform terbaru dari Qualcomm karena W5 Gen 2 sudah lebih dulu tersedia.

Snapdragon W5 Gen 1 sendiri dibangun dengan empat inti Cortex-A53 dan frekuensi boost hingga 1,7 GHz. Jika informasi ini akurat, keputusan OnePlus mempertahankan chip lama bisa dianggap aman dari sisi kestabilan, tetapi kurang agresif untuk produk baru di kelas premium.

Layar yang disebut akan dipakai juga belum menunjukkan lompatan besar. OnePlus Watch 4 dikabarkan membawa panel LTPO AMOLED 1,5 inci dengan resolusi 466 x 466, identik dengan spesifikasi yang sebelumnya digunakan OnePlus Watch 3.

Ukuran bodi justru disebut naik menjadi 47 mm. Jika ukuran layar tetap sama, perubahan itu berpotensi berarti bezel menjadi sedikit lebih tebal atau desain casing mengalami penyesuaian pada area lain.

Baterai Disebut Tidak Berubah

Aspek daya juga belum memperlihatkan peningkatan berarti. Bocoran menyebut OnePlus Watch 4 tetap mengusung baterai 646 mAh, angka yang sama dengan generasi sebelumnya.

Bagi pengguna, kapasitas baterai yang tidak berubah belum tentu langsung berarti daya tahan akan sama persis. Efisiensi tetap bisa dipengaruhi oleh software, optimasi sistem, dan cara OnePlus mengelola fitur kesehatan, notifikasi, serta mode hemat daya.

Meski begitu, pada level spesifikasi mentah, perubahan tersebut memang sulit disebut sebagai upgrade besar. Untuk produk penerus, publik umumnya menantikan kombinasi chip baru, baterai lebih besar, atau fitur sensor yang lebih maju.

Peningkatan Utama Justru Ada di Ketahanan

Satu area yang tampak mengalami peningkatan lebih jelas adalah sertifikasi ketahanan. OnePlus Watch 4 disebut berpeluang naik ke IP69 dari IP68 pada model sebelumnya.

Peringkat IP69 biasanya dikaitkan dengan kemampuan menghadapi semburan air bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi. Peningkatan ini bisa menjadi nilai tambah penting untuk pengguna yang aktif di luar ruang atau ingin perangkat lebih tahan dalam kondisi berat.

Jika benar diadopsi, fitur tersebut dapat memperkuat posisi OnePlus Watch 4 sebagai jam pintar yang tidak hanya fokus pada gaya, tetapi juga ketahanan fisik. Meski begitu, manfaat praktisnya tetap akan bergantung pada implementasi akhir dan batas penggunaan yang ditetapkan produsen.

Sertifikasi EMVCo Ungkap Dua Varian

Temuan paling menarik justru datang dari dokumen regulator. Saat menelusuri basis data EMVCo, ditemukan dua model yang diduga terkait OnePlus Watch 4, masing-masing dengan kode XL907 dan XL905.

Kehadiran dua nomor model itu memunculkan beberapa kemungkinan. OnePlus bisa saja menyiapkan varian standar dan varian lebih tinggi, atau sebaliknya membuat versi yang ditujukan untuk pasar dan harga berbeda.

Berikut poin penting dari sertifikasi yang beredar:

  1. Perangkat telah muncul di basis data EMVCo.
  2. Terdapat dua nomor model, yaitu XL907 dan XL905.
  3. Kemunculan di regulator biasanya menandakan proses menuju rilis sudah berjalan.
  4. Perbedaan model dapat mengarah pada strategi multi-varian.

Sampai saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari OnePlus mengenai fungsi masing-masing model. Karena itu, dugaan soal varian “lebih premium” atau “lebih terjangkau” masih perlu diperlakukan sebagai spekulasi.

Kebingungan Versi Wear OS

Ada pula perbedaan informasi terkait sistem operasi yang akan dipakai. Sudhanshu menyebut OnePlus Watch 4 akan menjalankan WearOS 5.0, tetapi listing EMVCo justru menampilkan WearOS 6.0.

Dalam situasi seperti ini, data regulator biasanya dinilai lebih kuat karena berasal dari dokumen sertifikasi. Jika WearOS 6.0 benar dipakai, OnePlus Watch 4 setidaknya masih punya pembaruan penting di sisi perangkat lunak meski hardware-nya terlihat konservatif.

Perbedaan itu penting karena sistem operasi baru bisa memengaruhi performa, manajemen daya, antarmuka, dan integrasi fitur AI atau kebugaran. Artinya, pengalaman pengguna akhir belum tentu identik dengan generasi sebelumnya walau komponen utama yang bocor tampak mirip.

Sebagai perbandingan, Notebookcheck mencatat OnePlus Watch 3 saat ini tercantum dengan harga $345 di Amazon. Dengan latar itu, perhatian pasar akan tertuju pada apakah OnePlus Watch 4 mampu memberi nilai tambah yang cukup jika mayoritas peningkatannya ternyata hanya terfokus pada sertifikasi ketahanan dan kemungkinan hadirnya beberapa varian model.

Source: www.notebookcheck.net

Berita Terkait

Back to top button