
Lintasarta menunjukkan komitmen nyata dalam penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang tidak hanya berfokus pada inovasi digital, tetapi juga pada pemberdayaan sosial dan kemanusiaan. Melalui program “Learning to Care & Action to Share” selama Ramadan, Lintasarta berhasil menjangkau lebih dari 1.500 penerima manfaat di lima kota besar Indonesia, yaitu Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Aceh. Program ini membuktikan bahwa transformasi digital nasional harus mampu menghadirkan dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat luas.
Revitalisasi Surau sebagai Pusat Kehidupan Masyarakat
Salah satu inisiatif utama dalam program tersebut adalah revitalisasi surau dan masjid yang terdampak bencana, yang diwujudkan lewat kolaborasi antara Lintasarta dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH). Fasilitas ibadah yang dibantu antara lain Mushola Al-Ikhsan di Aceh Tamiang, Masjid Abu Bakar As-Sidiq di Maros, Mushola Mansaul Ridho 2 di Tuban, serta Mushola Al Ikhlas di Purwodadi. Revitalisasi ini bertujuan mengembalikan fungsi rumah ibadah sebagai tempat berkumpulnya warga untuk aktivitas sosial dan ibadah, sekaligus memperkuat ikatan komunitas pasca bencana.
Warung Berkah: Solusi Penggerak Ekonomi Lokal
Selain membangun infrastruktur sosial, Lintasarta juga berfokus dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil dengan menjalankan program Warung Berkah Ramadan. Program ini menggandeng pelaku UMKM dan warung makan lokal untuk menyediakan makanan bergizi gratis kepada kaum dhuafa dan anak yatim. Sebaran penerima bantuan meliputi 350 orang di Surabaya, 300 di Makassar, dan 250 di Yogyakarta. Cara ini tidak hanya membantu secara langsung masyarakat kurang mampu, tapi juga memberikan efek positif terhadap penghasilan pedagang kecil di daerah tersebut.
Edukasi Lingkungan untuk Generasi Muda
Pada aspek lain, Lintasarta turut mengintegrasikan nilai pendidikan lingkungan melalui program Recycle & Reuse. Di Jakarta, sebanyak 45 anak yatim dilibatkan untuk belajar mengolah sampah dan membuat kreasi dari barang bekas. Inisiatif ini menjadi langkah penting dalam menanamkan kesadaran tentang pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan sejak usia dini. Program ini juga menggarisbawahi visi Lintasarta agar generasi mendatang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga peduli terhadap kondisi bumi.
Dukungan dan Apresiasi bagi Laskar Lintasarta
Dalam rangkaian program sosial tersebut, Lintasarta juga memberikan apresiasi khusus kepada karyawan mereka yang dikenal sebagai “Laskar Lintasarta”. Mereka tetap bertugas menjaga performa layanan digital selama masa libur Idul Fitri, memastikan bahwa seluruh pelanggan mendapat pelayanan yang stabil dan tanpa gangguan. Hal ini menjadi bukti kesiapan Lintasarta dalam menyediakan layanan berbasis AI yang handal dan berkesinambungan.
Lintasarta menegaskan bahwa peran mereka jauh melampaui sekadar penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi (ICT). Dengan total bantuan yang telah diberikan kepada 11 masjid dan surau serta dukungan kepada ribuan masyarakat, perusahaan ini membuktikan posisinya sebagai mitra strategis dalam pembangunan bangsa. Mereka mampu menggabungkan kemajuan teknologi dengan kepedulian sosial secara seimbang demi menciptakan ekosistem digital yang humanis dan inklusif.
Source: id.mashable.com








