
Fitur kamera ponsel sebagai webcam untuk PC kini mulai hadir lebih luas di ekosistem Android. Samsung disebut menambahkan dukungan USB webcam mode pada seri Galaxy S26, sehingga ponsel ini bisa langsung dipakai untuk panggilan video di komputer hanya dengan kabel USB.
Informasi ini penting karena kebutuhan rapat online, kelas virtual, dan live meeting masih tinggi. Bagi banyak pengguna, kamera ponsel sering memberi hasil gambar dan audio yang lebih baik dibanding webcam bawaan laptop karena sensor kamera smartphone umumnya lebih besar dan lebih mumpuni.
Galaxy S26 kini mendukung mode webcam USB
Menurut laporan yang mengutip Android Authority, Samsung akhirnya membawa dukungan mode webcam USB ke lini flagship Galaxy S26. Fitur ini memungkinkan ponsel berfungsi sebagai webcam eksternal saat dihubungkan ke PC melalui kabel USB.
Saat perangkat tersambung, opsi “Webcam” akan muncul di layar ponsel. Pengguna kemudian bisa mengaktifkannya untuk menjadikan kamera Galaxy S26 sebagai sumber video pada aplikasi meeting atau panggilan video di komputer.
Langkah Samsung ini dinilai menutup celah yang selama ini cukup terasa di Android. Google sebenarnya sudah lebih dulu memperkenalkan fitur serupa untuk ponsel Pixel melalui Android 14 QPR1, tetapi adopsinya di merek Android lain berjalan lambat.
Bukan ide baru, tetapi baru mulai meluas
Di masa kerja jarak jauh yang sempat melonjak, banyak aplikasi pihak ketiga menawarkan fungsi ponsel sebagai webcam. Namun solusi tersebut sering memerlukan instalasi tambahan, pengaturan manual, atau kualitas koneksi yang tidak selalu stabil.
Google lalu menghadirkan opsi native pada Pixel sebagai alternatif yang lebih sederhana. Meski begitu, fitur itu belum menjadi standar di sebagian besar ponsel Android lain, sehingga kehadiran dukungan resmi di Galaxy S26 menjadi perkembangan yang cukup signifikan.
Bagi pengguna Samsung, pemanfaatan kamera ponsel sebagai webcam sebenarnya bukan hal yang benar-benar baru. Di dalam ekosistem Samsung sudah ada fitur Camera Sharing, yang memungkinkan kamera ponsel Galaxy dipakai sebagai webcam secara nirkabel.
Akan tetapi, Camera Sharing memiliki keterbatasan yang cukup jelas. Fitur itu hanya bekerja dengan PC dan tablet bermerek Samsung, sehingga cakupannya jauh lebih sempit dibanding mode webcam USB yang bisa lebih fleksibel untuk penggunaan lintas perangkat.
Kualitas gambar bisa lebih baik, tetapi ada konsekuensinya
Samsung juga disebut menyertakan High Quality Mode pada fitur ini. Mode tersebut mengirimkan video dengan bitrate lebih tinggi untuk menghasilkan kualitas gambar yang lebih baik saat dipakai pada panggilan video di PC.
Namun, ada konsekuensi yang perlu diperhatikan. Karena konsumsi daya meningkat, perangkat seperti Galaxy S26 Ultra bisa menjadi lebih hangat ketika High Quality Mode diaktifkan dalam durasi pemakaian yang panjang.
Bagi pengguna yang sering mengandalkan meeting online, pilihan ini tetap menarik. Webcam laptop modern memang sudah lebih layak dibanding beberapa tahun lalu, tetapi kamera ponsel masih unggul dalam banyak situasi, terutama pada detail wajah, rentang dinamis, dan performa di pencahayaan yang kurang ideal.
Cara kerja dan hal yang perlu diketahui
Secara umum, penggunaan fitur ini diperkirakan sangat sederhana. Pengguna cukup menyambungkan Galaxy S26 ke PC dengan kabel USB, lalu memilih opsi webcam yang muncul di layar ponsel.
Agar lebih mudah dipahami, berikut poin utamanya:
- Hubungkan Galaxy S26 ke PC menggunakan kabel USB.
- Tunggu hingga opsi “Webcam” muncul di layar ponsel.
- Aktifkan mode tersebut.
- Buka aplikasi video conference di PC.
- Pilih Galaxy S26 sebagai kamera pada pengaturan aplikasi.
Meski praktis, implementasi saat ini belum sepenuhnya sempurna. Berdasarkan informasi yang beredar, mode webcam USB ini masih tergolong dasar dan belum menawarkan pengalaman yang benar-benar mulus.
Salah satu keterbatasan yang masih disorot adalah belum adanya opsi untuk beralih cepat antara kamera depan dan belakang. Padahal fleksibilitas semacam itu bisa sangat berguna, terutama untuk presentasi produk, demonstrasi dokumen, atau kebutuhan konten singkat.
Peluang hadir di perangkat Samsung lain
Laporan yang sama juga menyebut fitur USB webcam mode belum tersedia pada One UI 8.5 beta untuk Galaxy S25. Meski begitu, masih ada kemungkinan Samsung menambahkannya pada rilis final publik sehingga fitur ini tidak eksklusif untuk Galaxy S26.
Secara teknis, perluasan tersebut dinilai memungkinkan karena fitur ini tidak memerlukan perangkat keras tambahan. Jika benar diperluas, pembaruan ini bisa menjadi nilai tambah penting bagi pengguna Galaxy generasi sebelumnya yang ingin meningkatkan kualitas video call tanpa membeli webcam terpisah.
Kehadiran dukungan resmi dari Samsung juga dapat memberi tekanan positif bagi ekosistem Android secara umum. Jika semakin banyak produsen mengadopsi fitur serupa, Google punya alasan lebih kuat untuk menyempurnakan mode webcam USB, termasuk kemungkinan dukungan nirkabel yang lebih luas dan pengalaman penggunaan yang lebih praktis di berbagai perangkat PC.
Source: www.androidpolice.com








