
Google akan menghentikan metode masuk ke Google Messages versi web dengan memindai QR code dari ponsel. Perubahan ini menandai akhir dari salah satu cara login yang selama ini paling cepat dipakai pengguna untuk membuka pesan di laptop atau desktop.
Informasi itu muncul lewat peringatan di aplikasi web Google Messages yang menyebut “QR code pairing is going away soon”. Sebagai gantinya, pengguna diminta masuk memakai akun Google agar akses ke Messages di web tetap berjalan tanpa gangguan.
Android Authority melaporkan peringatan tersebut terlihat di Google Messages for web dan juga dibagikan pengguna Reddit dengan nama Peacefullyinsane94. Pesan peringatannya konsisten, yakni Google menyarankan pengguna beralih lebih awal ke metode login berbasis akun Google sebelum fitur pemindaian QR benar-benar dihentikan.
Selama ini, QR code pairing bekerja dengan sangat sederhana. Pengguna cukup membuka Messages di web, lalu memindai kode dengan ponsel Android yang sudah terhubung ke aplikasi Google Messages.
Metode itu dinilai praktis karena tidak memerlukan pengetikan kata sandi atau proses autentikasi akun secara manual di browser. Namun, Google kini tampak mengarahkan sistem login Messages ke model yang lebih terintegrasi dengan identitas akun Google.
Apa yang berubah di Google Messages Web
Setelah perubahan berlaku, pengguna tidak lagi memasangkan perangkat lewat QR code. Pengguna harus masuk ke aplikasi web menggunakan kredensial akun Google yang aktif.
Sesudah login di web, sistem akan meminta pengguna membuka aplikasi Messages di ponsel. Di tahap ini, Google menambahkan pemeriksaan keamanan sederhana untuk menyelesaikan proses pairing.
Menurut rincian yang beredar, ponsel akan menampilkan pilihan tiga emoji. Pengguna harus memilih emoji yang sama dengan yang ditampilkan di aplikasi web untuk memverifikasi bahwa perangkat yang dipasangkan memang benar miliknya.
Skema ini berbeda dari QR code yang selama ini lebih instan. Namun, model baru memberi lapisan verifikasi tambahan yang terhubung langsung dengan akun Google pengguna.
Alasan perubahan ini penting
Perubahan login bukan sekadar soal tampilan antarmuka. Ini menyangkut cara Google mengelola akses lintas perangkat untuk layanan pesan yang semakin terhubung dengan ekosistem akun dan keamanan terpadu.
Dengan login akun Google, Google berpotensi menyederhanakan sinkronisasi perangkat dan kontrol akses. Pendekatan ini juga sejalan dengan tren perusahaan teknologi besar yang makin menekankan autentikasi akun, verifikasi perangkat, dan pengelolaan sesi dari satu pusat identitas.
Bagi sebagian pengguna, hilangnya QR code bisa dianggap sebagai kemunduran dalam hal kecepatan akses. QR selama ini unggul karena hanya butuh beberapa detik untuk membuka pesan di perangkat kedua.
Di sisi lain, metode baru bisa memberi manfaat pada aspek manajemen perangkat. Pengguna tetap dapat mengakhiri akses perangkat tertentu langsung dari ponsel jika merasa ada sesi yang tidak lagi diperlukan.
Cara mencabut akses perangkat yang sudah terhubung
Google masih menyediakan kontrol pencabutan akses dari aplikasi mobile. Langkahnya cukup singkat dan bisa dilakukan langsung dari menu profil.
- Buka aplikasi Google Messages di ponsel.
- Ketuk foto profil.
- Pilih Device pairing.
- Cari perangkat yang ingin dilepas.
- Ketuk ikon X di samping pairing tersebut.
Langkah ini penting diperhatikan, terutama bagi pengguna yang sering membuka Messages di komputer kantor, perangkat bersama, atau laptop pinjaman. Pengelolaan sesi aktif menjadi bagian penting dari keamanan pesan pribadi.
Kapan perubahan ini berlaku
Sampai saat ini, Google belum memberikan tanggal pasti kapan QR code pairing benar-benar dimatikan. Peringatan yang muncul hanya menyebut perubahan itu akan terjadi “soon” atau dalam waktu dekat.
Karena belum ada jadwal rinci, pengguna yang masih mengandalkan QR code disarankan mulai mencoba metode login akun Google dari sekarang. Saran ini juga sejalan dengan notifikasi di aplikasi web yang menyebut peralihan lebih awal bisa membantu menghindari gangguan layanan saat fitur lama dicabut.
Situasi ini menunjukkan fase transisi masih berlangsung. Selama masa tersebut, sebagian pengguna kemungkinan masih melihat opsi lama, sementara yang lain sudah menerima peringatan untuk berpindah.
Dampak bagi pengguna sehari-hari
Pengguna yang terbiasa dengan akses cepat lewat scan kemungkinan perlu beradaptasi. Masuk dengan akun Google berarti proses awal bisa terasa sedikit lebih panjang, meski setelah pairing selesai akses harian tetap dapat berjalan normal.
Bagi pengguna yang mengutamakan keamanan akun, perubahan ini bisa dipandang sebagai peningkatan kontrol. Integrasi login dengan akun Google memudahkan Google menerapkan pemeriksaan identitas yang lebih konsisten di berbagai perangkat dan layanan.
Google Messages sendiri terus menjadi komponen penting dalam strategi komunikasi Google di Android, terutama untuk SMS, MMS, dan RCS. Karena itu, perubahan kecil pada proses login web dapat berdampak langsung pada banyak pengguna yang memakai Messages sebagai pusat komunikasi utama di ponsel dan komputer.
Untuk saat ini, fakta terpentingnya jelas: QR code sign-in di Google Messages for web akan dihapus, dan akun Google akan menjadi jalur utama untuk pairing perangkat. Pengguna yang ingin tetap lancar mengakses pesan di web perlu menyiapkan transisi ini sebelum opsi lama benar-benar dihentikan.
Source: www.androidauthority.com








