Samsung kembali memperkuat lini ponsel kelas menengahnya lewat Galaxy A37 5G dan Galaxy A57 5G. Dua model ini hadir sebagai opsi yang lebih terjangkau dibanding seri flagship, tetapi tetap membawa peningkatan yang cukup nyata di sektor layar, ketahanan, pengisian daya, dan dukungan software.
Bagi pembaca yang mencari nilai terbaik di ekosistem Samsung, fokus utama ada pada kombinasi fitur premium dengan harga yang masih lebih masuk akal. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan Android Authority, kedua ponsel ini juga dijadwalkan mulai tersedia di pasar Amerika Serikat pada 9 April.
Harga dan posisi di lini Galaxy A
Samsung memasarkan Galaxy A37 5G mulai dari $449.99 untuk varian 6/128GB. Opsi 8/256GB dibanderol $539.99.
Galaxy A57 5G diposisikan sedikit lebih tinggi dengan harga $549.99 untuk varian 8/128GB. Sementara varian 8/256GB dijual seharga $609.99.
Kenaikan harga memang terjadi dibanding generasi sebelumnya. Namun, Samsung menyertakan beberapa peningkatan yang membuat selisih harga itu lebih mudah dipahami, terutama pada kualitas panel, material bodi, dan sertifikasi ketahanan air.
Spesifikasi inti yang ditawarkan
Kedua ponsel sama-sama memakai layar 6,7 inci dengan resolusi FHD+ dan refresh rate 120Hz. Galaxy A37 5G memakai panel Super AMOLED, sedangkan Galaxy A57 5G naik kelas ke Super AMOLED Plus.
Untuk performa, Galaxy A37 5G ditenagai Exynos 1480. Galaxy A57 5G menggunakan Exynos 1680 yang diposisikan lebih tinggi.
Kapasitas baterai keduanya tetap 5.000mAh. Samsung juga mempertahankan dukungan pengisian cepat 45W Super Fast Charge 2.0 pada dua model ini.
Berikut ringkasan perbedaannya:
- Galaxy A37 5G: Exynos 1480, RAM 6GB atau 8GB, bingkai plastik
- Galaxy A57 5G: Exynos 1680, RAM 8GB, bingkai metal
- Kamera ultrawide A37 5G: 8MP
- Kamera ultrawide A57 5G: 12MP
Layar lebih terang untuk pemakaian luar ruang
Salah satu peningkatan penting ada pada tingkat kecerahan layar. Android Authority menyebut Samsung menaikkan brightness maksimum hingga 1.900 nits, naik dari mode kecerahan tinggi generasi sebelumnya yang berada di 1.200 nits.
Peningkatan ini relevan untuk penggunaan harian, terutama saat ponsel dipakai di bawah sinar matahari. Galaxy A57 5G juga mendapat bezel yang lebih tipis, sehingga tampil sedikit lebih modern dibanding pendahulunya.
Kamera masih familiar, tetapi dipoles
Samsung tetap mengandalkan kamera utama 50MP dengan OIS dan HDR pada kedua model. Kamera depan juga sama-sama 12MP, sedangkan perbedaan paling jelas ada pada kamera ultrawide.
Galaxy A37 5G memakai ultrawide 8MP. Galaxy A57 5G membawa ultrawide 12MP yang memberi fleksibilitas lebih baik untuk foto lanskap atau grup.
Samsung juga menonjolkan kemampuan fotografi malam melalui teknik Big Pixel binning. Perusahaan mengklaim pendekatan ini membantu menghasilkan foto low-noise di kondisi cahaya minim.
Selain hardware, peningkatan juga datang dari ISP atau Image Signal Processor. Pada A37 5G, Samsung menjanjikan video HDR yang lebih mulus, sedangkan A57 5G mendukung perpindahan antara kamera wide dan ultrawide dengan transisi blur yang lebih minim.
Desain dan daya tahan naik kelas
Dari sisi material, kedua ponsel sudah memakai Gorilla Glass Victus Plus di bagian depan dan belakang. Ini memberi kesan lebih premium sekaligus menambah perlindungan terhadap goresan dan benturan ringan.
Galaxy A57 5G menjadi model yang paling menonjol di bagian ini karena memakai bingkai metal. Galaxy A37 5G masih menggunakan bingkai plastik, tetapi tetap membawa peningkatan penting lain berupa sertifikasi IP68.
Sertifikasi tersebut lebih tinggi dari IP67 pada generasi sebelumnya. Artinya, kemampuan tahan air dan debu kini lebih baik pada dua model baru ini.
Software, AI, dan umur pakai lebih panjang
Galaxy A37 5G dan A57 5G langsung menjalankan One UI 8.5 berbasis Android 16. Samsung juga menjanjikan enam pembaruan OS besar dan enam tahun update keamanan untuk keduanya.
Dukungan software selama itu menjadi salah satu nilai jual terkuat di kelas menengah. Untuk banyak pembeli, umur pakai panjang sering kali lebih penting daripada lonjakan spesifikasi sesaat.
Samsung turut membawa beberapa fitur berbasis AI dan pengolahan gambar. Menurut Samsung, lebih dari 57% pengguna seri Galaxy A sudah memakai Circle to Search, dan dua model baru ini mendukung optimalisasi fitur tersebut, termasuk outfit-planner, penghapus objek yang lebih cepat, serta Best Face yang tidak lagi bergantung pada Motion Photos.
Warna dan ketersediaan
Galaxy A37 5G hadir dalam pilihan Awesome Charcoal, Awesome Graygreen, Awesome White, dan Awesome Lavender. Untuk pasar Amerika Serikat, Galaxy A57 5G hanya tersedia dalam warna Awesome Navy.
Yang juga perlu diperhatikan, Samsung tidak menyertakan banyak bonus pemesanan awal untuk dua ponsel ini. Pengguna yang ingin memaksimalkan pengisian 45W juga perlu memastikan memiliki charger dan kabel yang kompatibel, karena aksesori tersebut tidak selalu menjadi paket utama penjualan.
Di tengah harga smartphone yang terus naik, Galaxy A37 5G dan Galaxy A57 5G menunjukkan strategi Samsung yang lebih realistis. Alih-alih mengejar spesifikasi ekstrem, perusahaan memilih memperkuat aspek yang paling terasa dalam penggunaan sehari-hari, mulai dari layar terang, baterai besar, bodi lebih tangguh, hingga jaminan update jangka panjang.
Source: www.androidauthority.com