
Dell memperkenalkan Dell Pro 5 14 dan Dell Pro 5 16 sebagai laptop bisnis baru yang membawa perubahan penting pada desain dan konfigurasi. Salah satu sorotan terbesarnya adalah dukungan memori LPCAMM2 yang dapat diganti, dipadukan dengan prosesor Intel Core Ultra X7 pada varian tertentu.
Langkah ini menarik perhatian karena LPCAMM2 masih tergolong baru di segmen laptop bisnis arus utama. Berdasarkan laporan Notebookcheck, kehadiran Dell Pro 5 menunjukkan bahwa adopsi memori modular berkecepatan tinggi tidak hanya datang dari satu vendor, tetapi mulai meluas ke pemain besar lain di pasar komersial.
Dell Pro 5 hadir sebagai penerus lini sebelumnya
Seri Dell Pro 5 disebut menggantikan Dell Pro Plus generasi sebelumnya. Dell juga kembali memakai skema penamaan berbasis angka, sambil menyegarkan identitas produk dengan bodi aluminium berwarna abu-abu gelap yang lebih tipis.
Perubahan desain ini penting untuk pasar laptop bisnis yang kini menuntut perangkat lebih ringkas tanpa mengorbankan durabilitas. Material aluminium penuh juga menempatkan Dell Pro 5 sebagai perangkat premium untuk kebutuhan kerja profesional dan perusahaan.
Sorotan utama: LPCAMM2 pada varian Core Ultra X7
Menurut Notebookcheck, varian Dell Pro 5 dengan grafis Intel Arc B390 menggunakan memori LPDDR5X dan Dell memilih format LPCAMM2 yang bisa diganti. Keputusan ini berbeda dari pendekatan umum di industri, karena LPDDR5X sering kali disolder langsung ke motherboard.
Pilihan tersebut memberi nilai tambah bagi pengguna bisnis yang memerlukan fleksibilitas layanan dan potensi peningkatan komponen. Dalam konteks enterprise, komponen yang dapat diganti biasanya lebih menarik karena mempermudah perawatan perangkat dalam siklus pakai jangka panjang.
Secara teknis, LPCAMM2 memang dirancang untuk menggabungkan keunggulan memori LPDDR yang hemat daya dengan bentuk modular. Standar ini mulai dilihat sebagai alternatif bagi modul soldered memory, terutama untuk laptop tipis yang tetap ingin menawarkan kemudahan servis.
Pilihan prosesor lebih luas
Dell tidak hanya mengandalkan satu platform prosesor. Notebookcheck menyebut Dell Pro 5 14 dan 16 menjadi model paling fleksibel di lini tersebut karena tersedia dengan opsi CPU Intel dan AMD.
Pada sisi atas konfigurasi, laptop ini mendukung AMD Ryzen AI 9 HX 400 dan Intel Core Ultra X7. Untuk kubu Intel, tersedia pula iGPU yang lebih kuat, termasuk Intel Arc B390 pada konfigurasi tertentu.
Kombinasi itu menandakan Dell menyasar beragam kebutuhan pengguna bisnis. Perusahaan dapat memilih varian yang fokus pada efisiensi, akselerasi AI, atau kemampuan grafis terintegrasi yang lebih tinggi untuk beban kerja visual dan produktivitas modern.
Notebookcheck juga mencatat bahwa Wildcat Lake, yang juga disebut Intel Core Series 3, akan menyusul. Artinya, lini Dell Pro 5 berpotensi menjangkau kelas pengguna yang lebih luas, dari kebutuhan kantor umum hingga profesional yang memerlukan fitur lebih lengkap.
Tidak semua varian memakai jenis memori yang sama
Dell membedakan konfigurasi memorinya berdasarkan platform prosesor dan grafis. Varian dengan Intel Arc B390 memakai LPCAMM2 berbasis LPDDR5X, sedangkan model Core Ultra 300 reguler dan varian AMD masih menyediakan SO-DIMM.
Pemisahan ini cukup penting untuk dipahami calon pembeli. Artinya, keunggulan LPCAMM2 tidak otomatis hadir di seluruh model Dell Pro 5, melainkan hanya pada konfigurasi tertentu yang membutuhkan dukungan memori LPDDR5X.
Berikut ringkasan konfigurasi penting yang terungkap dari laporan sumber:
- Dell Pro 5 tersedia dalam ukuran 14 inci dan 16 inci.
- Opsi prosesor mencakup Intel dan AMD.
- Varian tertinggi mendukung Intel Core Ultra X7 dan AMD Ryzen AI 9 HX 400.
- Varian Intel tertentu membawa iGPU Intel Arc B390.
- LPCAMM2 hadir pada model dengan Arc B390 dan LPDDR5X.
- SO-DIMM tetap tersedia pada varian Core Ultra 300 reguler dan AMD.
Layar juga jadi nilai jual
Selain memori dan prosesor, Dell Pro 5 juga menawarkan pilihan layar yang cukup menarik untuk ukuran laptop bisnis. Notebookcheck menyebut adanya panel OLED WUXGA beresolusi 1.920 x 1.200 dan layar IPS WQXGA 120 Hz dengan resolusi 2.560 x 1.600.
Kehadiran panel OLED memberi opsi bagi pengguna yang mengutamakan kontras dan kualitas visual. Sementara layar IPS 120 Hz bisa menarik bagi profesional yang menginginkan tampilan lebih halus saat bekerja dengan banyak jendela, scrolling dokumen, atau presentasi visual.
Jadwal ketersediaan
Dell Pro 5 14 dan Dell Pro 5 16 dijadwalkan tersedia pada April. Hingga informasi dari artikel referensi dipublikasikan, Dell belum mengumumkan harga resmi untuk kedua laptop tersebut.
Belum adanya harga membuat posisi produk ini masih perlu dicermati lebih lanjut ketika masuk pasar. Namun dari spesifikasi yang sudah terungkap, Dell Pro 5 jelas diposisikan sebagai laptop bisnis modern dengan fokus pada desain tipis, pilihan CPU luas, layar premium, dan pendekatan memori yang lebih fleksibel lewat LPCAMM2 pada konfigurasi tertentu.
Source: www.notebookcheck.net








