Ultrahuman Ring Pro Bangkit usai Tersandung Gugatan, Siap Menantang Oura Ring 4

Ultrahuman kembali masuk ke pasar Amerika Serikat dan langsung menargetkan segmen cincin pintar premium yang selama ini didominasi Oura. Kehadiran kembali merek ini penting karena sempat terhenti berbulan-bulan setelah sengketa hukum dengan Oura membuat penjualannya dihentikan di negara tersebut.

Mulai 24 Maret, konsumen di AS bisa melakukan pre-order Ultrahuman Ring Pro. Produk ini disebut sudah mendapat izin dari US Customs and Border Protection, sehingga siap dipasarkan kembali secara resmi.

Kembali ke AS setelah sengketa paten

Langkah comeback Ultrahuman tidak bisa dilepaskan dari perkara hukum yang membayangi industri smart ring. Dalam laporan referensi, Oura menggugat Ultrahuman dan RingConn pada awal 2025 dengan tuduhan pelanggaran beberapa paten.

Kasus itu berujung pada kemenangan Oura pada Oktober 2025. Setelah putusan tersebut, kedua pesaingnya harus menarik produk smart ring mereka dari penjualan di pasar AS.

Situasi berubah pada awal 2026 ketika Ultrahuman memperkenalkan Ring Pro. Saat itu perusahaan belum mengonfirmasi peluncuran di AS, namun perkembangan terbaru menunjukkan proses kembalinya memang sedang disiapkan hingga tuntas.

Bagi pasar wearable, kembalinya Ultrahuman berarti persaingan kembali terbuka. Ini juga memberi alternatif baru bagi pembeli yang ingin fitur kesehatan berbasis cincin tanpa harus terpaku pada satu pemain utama.

Spesifikasi yang diunggulkan Ultrahuman Ring Pro

Ultrahuman Ring Pro dibuat dari titanium. Cincin ini hadir dalam ukuran 5 sampai 14 dengan empat pilihan warna, yaitu Bionic Gold, Space Silver, Aster Black, dan Raw Titanium.

Pembaruan perangkat keras utamanya ada pada prosesor dual-core. Ultrahuman mengklaim komponen ini meningkatkan pemrosesan data langsung di perangkat dan didukung kapasitas memori yang bisa menyimpan hingga 250 hari data.

Daya tahan baterai juga menjadi salah satu jualan utama. Ring Pro diklaim mampu bertahan sampai 15 hari, tergantung pola penggunaan.

Perusahaan juga menyiapkan beberapa opsi charging case. Selama masa pre-order, pembeli mendapat Pro Charging Case yang biasanya dijual terpisah.

Fitur kesehatan dan model bisnis

Seperti smart ring premium lain, Ring Pro memantau tidur, aktivitas, pemulihan tubuh, stres, dan pola tidur. Fitur dasar ini tersedia tanpa biaya langganan bulanan, yang bisa menjadi nilai jual penting di tengah pasar wearable yang kini sering memakai model subscription.

Namun Ultrahuman tetap menyiapkan fitur tambahan berbayar melalui sistem yang disebut PowerPlugs. Pendekatan ini berbeda dari langganan penuh karena pengguna hanya membayar fitur ekstra tertentu jika memang dibutuhkan.

Beberapa fitur tambahan yang disebut perusahaan meliputi:

  1. Deteksi fibrilasi atrium atau atrial fibrillation.
  2. Deteksi dengkuran.
  3. Insight migrain.
  4. Integrasi BetterHelp.
  5. Pelacakan siklus dan ovulasi.

Dalam artikel referensi, deteksi atrial fibrillation disebut sebagai yang pertama di dunia untuk kategori smart ring. Klaim seperti ini tentu akan menjadi sorotan, terutama karena fitur kesehatan jantung biasanya membutuhkan validasi kuat dan perhatian regulator.

Harga pre-order dan jadwal pengiriman

Ultrahuman menerapkan skema harga bertahap untuk pasar AS. Model ini memberi insentif bagi pemesan awal, tetapi juga menunjukkan perusahaan ingin mendorong gelombang pembelian secepat mungkin setelah kembali masuk pasar.

Berikut rincian harga yang diumumkan:

Kuota pemesanan Harga
1.000 unit pertama $349
2.000 unit berikutnya $389
3.000 unit berikutnya $429
Harga normal setelah itu $449

Selama periode pre-order, pembeli juga mendapat Pro Charging Case gratis. Aksesori itu secara normal dibanderol $100.

Pengiriman Ultrahuman Ring Pro dijadwalkan mulai 15 Mei. Jadwal ini memberi jarak beberapa pekan antara pembukaan pesanan dan distribusi produk ke konsumen.

Siap menantang Oura Ring 4 dan Galaxy Ring

Di pasar AS, lawan yang paling jelas adalah Oura Ring 4. Berdasarkan data referensi, Oura Ring 4 dibanderol mulai $349 untuk versi titanium dan $499 untuk versi keramik.

Samsung juga ikut bermain di segmen ini lewat Galaxy Ring dengan harga $399. Karena itu, posisi Ring Pro cukup menarik karena masuk di rentang harga yang sangat kompetitif, terutama untuk pembeli awal.

Perbandingan harga saja belum cukup menentukan pemenang. Konsumen smart ring umumnya mempertimbangkan akurasi sensor, kenyamanan dipakai sepanjang hari, masa pakai baterai, aplikasi pendamping, dan biaya tambahan setelah pembelian.

Di titik inilah strategi Ultrahuman tanpa langganan dasar berpotensi menjadi pembeda. Jika pengalaman aplikasi, akurasi pelacakan, dan dukungan fitur medisnya terbukti kuat, Ring Pro bisa menjadi opsi yang lebih menarik bagi pengguna yang ingin menekan biaya jangka panjang tanpa kehilangan fungsi inti pelacakan kesehatan.

Source: www.androidpolice.com

Berita Terkait

Back to top button