Dark Mode Windows 11 Masih Setengah Jadi, Bos Desain Microsoft Akui Perbaikannya Masih Jauh

Mode gelap di Windows 11 kembali jadi sorotan setelah pejabat desain Microsoft memberi pembaruan langsung soal arah pengembangannya. Informasi ini penting karena hingga kini dark mode di Windows 11 masih belum konsisten di seluruh sistem.

Banyak area antarmuka lama masih tampil dengan latar terang meski pengguna sudah mengaktifkan tema gelap. Kondisi itu membuat pengalaman pemakaian terasa setengah jadi, terutama saat berpindah dari menu modern ke panel sistem lawas.

Microsoft Akui Dark Mode Windows 11 Belum Merata

Pembaruan ini datang dari Marcus Ash, kepala Windows Design and Research di Microsoft, lewat respons publik di X kepada editor senior Windows Central, Zac Bowden. Ash menyatakan Microsoft sedang mendorong pengembangan alat dan teknik agar tema gelap bisa hadir di lebih banyak area Windows.

Ash mengatakan, “We are pushing to get our tools/techniques to the point where we can get dark theme into more areas across Windows.” Ia juga menambahkan bahwa seiring kemajuan pada berbagai panel dan dialog sistem lama, Microsoft akan terus meningkatkan konsistensi tampilannya.

Pernyataan itu dinilai cukup terbuka karena jarang ada penjelasan spesifik dari petinggi Microsoft soal elemen antarmuka lawas. Namun, keterbukaan ini belum disertai target waktu yang jelas untuk penyelesaian penuh dark mode.

Saat ditanya soal Regedit, Ash memberi jawaban yang lebih hati-hati. Ia menyebut, “No timelines to commit to yet for Regedit,” yang berarti belum ada jadwal resmi untuk editor registri dan kemungkinan panel lawas lain.

Masalah Utama Ada di Antarmuka Lawas

Secara umum, Windows 11 memang sudah memiliki dark mode di banyak komponen modern. Akan tetapi, sejumlah fitur sistem yang masih memakai fondasi antarmuka lama belum sepenuhnya mengikuti bahasa desain baru Microsoft.

Beberapa bagian yang masih sering tampil dalam mode terang antara lain:

  1. File Properties di File Explorer.
  2. Registry Editor atau Regedit.
  3. Kotak dialog Run.
  4. Disk Management.
  5. Panel dan dialog sistem lawas lainnya.

Ketidakkonsistenan ini bukan sekadar persoalan estetika. Bagi banyak pengguna, dark mode dipakai untuk mengurangi silau layar, terutama saat bekerja pada malam hari atau di ruangan minim cahaya.

Saat panel terang tiba-tiba muncul di tengah tema gelap, pengalaman visual jadi terputus. Hal ini juga memperlihatkan bahwa transisi dari sistem Windows lama ke Windows 11 modern masih berlangsung bertahap.

Bagian dari Pekerjaan Besar Modernisasi Windows 11

Komentar Marcus Ash muncul di tengah dorongan Microsoft untuk menunjukkan bahwa perusahaan mendengar umpan balik pengguna. Dalam blog resmi yang membahas rencana peningkatan Windows, EVP of Windows and Devices, Pavan Davuluri, memaparkan sejumlah fokus pembaruan produk.

Dalam penjelasan itu, Microsoft disebut ingin menata ulang beberapa prioritas di Windows 11. Fokus yang disorot mencakup pengurangan penekanan pada fitur Copilot AI, perbaikan File Explorer, serta pengembalian beberapa opsi kustomisasi taskbar seperti orientasi vertikal yang lama diminta pengguna.

Meski daftar tersebut cukup rinci, dark mode penuh tidak disebut sebagai salah satu target utama yang dijadwalkan. Fakta itu menunjukkan bahwa perbaikan tema gelap kemungkinan berjalan paralel, tetapi belum menjadi bagian dari komitmen publik dengan tenggat tertentu.

Mengapa Dark Mode Penuh Sulit Diterapkan

Tantangan terbesar ada pada warisan teknis Windows yang sangat panjang. Sistem operasi ini masih menyimpan banyak komponen lama yang dibangun dengan framework, panel, dan dialog dari generasi berbeda.

Akibatnya, satu pendekatan desain tidak selalu bisa langsung diterapkan ke semua bagian. Microsoft tampaknya perlu menyiapkan alat internal baru agar panel lawas dapat mengadopsi dark mode tanpa merusak fungsi, kompatibilitas, atau stabilitas sistem.

Dari sudut pandang rekayasa perangkat lunak, pembaruan antarmuka lawas memang cenderung lebih rumit dibanding menambah fitur baru pada komponen modern. Karena itu, komentar Ash soal “tools/techniques” memberi sinyal bahwa pekerjaan ini bukan sekadar mengganti warna, tetapi juga menyentuh fondasi teknis antarmuka lama.

Apa Arti Pembaruan Ini bagi Pengguna

Untuk pengguna Windows 11, pembaruan ini belum berarti dark mode penuh akan segera hadir dalam waktu dekat. Namun, pernyataan resmi dari petinggi desain Microsoft setidaknya menegaskan bahwa masalah ini diakui dan sedang ditangani.

Ada dua poin penting yang bisa dicatat pengguna:PoinPenjelasan
Status saat iniDark mode Windows 11 masih belum merata di seluruh sistem
Arah pengembanganMicrosoft sedang menyiapkan alat dan teknik agar tema gelap bisa menjangkau lebih banyak panel lawas

Bagi kalangan penggemar Windows, admin TI, dan pengguna produktif, Regedit serta panel sistem klasik masih sering dipakai. Karena itu, pembaruan pada area ini akan berdampak langsung pada kenyamanan harian, bukan hanya pada tampilan visual semata.

Sejauh ini, yang paling menonjol dari kabar terbaru ini adalah pengakuan terbuka Microsoft bahwa konsistensi dark mode masih menjadi pekerjaan rumah di Windows 11. Selama panel seperti Regedit, Run, Disk Management, dan jendela properti file belum ikut beralih ke tema gelap, pengalaman dark mode Windows 11 masih akan terasa belum sepenuhnya selesai.

Source: www.xda-developers.com

Terkait