
Asus resmi memperkenalkan ROG Strix G16 dan ROG Strix G18 versi teranyar sebagai pembaruan untuk lini laptop gaming premiumnya. Dua model ini langsung menarik perhatian karena membawa peningkatan besar pada performa, layar, dan desain yang dibuat lebih mudah untuk di-upgrade.
Kehadiran keduanya juga menegaskan arah Asus dalam menyasar gamer kelas atas dan pengguna kreatif yang membutuhkan tenaga komputasi besar. Dengan dukungan prosesor Intel Core Ultra 9 290HX Plus dan grafis hingga Nvidia GeForce RTX 5080 laptop, perangkat ini diposisikan untuk menangani game berat serta pekerjaan render dan editing yang menuntut stabilitas tinggi.
Performa yang Ditujukan untuk Kebutuhan Berat
Asus membekali ROG Strix G16 dan G18 dengan kombinasi hardware yang sangat agresif untuk kelas laptop gaming. Prosesor Intel Core Ultra 9 290HX Plus dipasangkan dengan GPU hingga RTX 5080 laptop agar perangkat bisa menangani beban kerja modern dengan lebih leluasa.
Konfigurasi ini penting untuk mendukung game AAA dengan ray tracing, frame rate tinggi, dan fitur berbasis AI. Asus juga menambahkan dukungan DLSS 4 dan Multi-Frame Generation untuk meningkatkan kelancaran visual pada game yang kompatibel.
Layar 300Hz untuk Visual yang Lebih Halus
ROG Strix G16 hadir dengan layar 16 inci, resolusi 2,5K atau 2.560 x 1.600 piksel, dan refresh rate hingga 300Hz. Panel ini juga punya response time 3 ms, cakupan warna 100 persen DCI-P3, validasi Pantone, Dolby Vision, serta G-SYNC untuk mengurangi tearing saat bermain.
Sementara itu, ROG Strix G18 membawa layar 18 inci dengan resolusi yang sama dan karakter visual yang lebih besar. Panel ini juga menawarkan response time 3 ms, kecerahan hingga 1.600 nits, dan lapisan anti-refleksi untuk menjaga kenyamanan saat digunakan di ruangan terang.
Spesifikasi Utama Asus ROG Strix G16 dan G18 versi 2026
Berikut ringkasan spesifikasi penting yang diumumkan Asus:
| Fitur | ROG Strix G16 | ROG Strix G18 |
|---|---|---|
| Prosesor | Intel Core Ultra 9 290HX Plus | Intel Core Ultra 9 290HX Plus |
| GPU | Hingga RTX 5080 laptop | Hingga RTX 5080 laptop |
| Layar | 16 inci, 2,5K, 300Hz | 18 inci, 2,5K |
| Response time | 3 ms | 3 ms |
| RAM | Hingga 64 GB DDR5 6400 MT/s | Hingga 64 GB DDR5 6400 MT/s |
| Storage | Hingga 2TB SSD PCIe 4.0 | Hingga 2TB SSD PCIe 4.0 |
| Baterai | 90Wh | 90Wh |
| Bobot | Sekitar 2,7 kg | Sekitar 3,5 kg |
Desain Tool-Less untuk Upgrade Lebih Praktis
Asus juga mengubah pendekatan desain pada dua laptop ini dengan konsep tool-less chassis. Artinya, pengguna dapat membuka bagian internal tanpa obeng, karena sistem pengunci dibuat berbasis pegas agar akses ke komponen lebih mudah.
Pembaruan ini memudahkan pengguna yang ingin mengganti atau menambah RAM dan SSD. Asus bahkan menyematkan sistem Q-Latch pada slot SSD supaya proses pemasangan storage berlangsung lebih cepat dan efisien.
Pendinginan dan Konektivitas yang Lebih Lengkap
Untuk menjaga performa tetap stabil saat dipakai bermain dalam durasi panjang, Asus memakai vapor chamber, tiga kipas, dan desain heatsink berlapis. Sistem ini ditujukan untuk menahan suhu agar tidak cepat naik ketika laptop dipacu dalam beban tinggi.
Dari sisi konektivitas, kedua laptop ini dibekali dua port Thunderbolt 5 dengan dukungan DisplayPort 2.1 dan power delivery. Ada juga USB 3.2 Gen 2 Type-A, HDMI 2.1, Ethernet 2.5G, jack audio 3,5 mm, serta WiFi 7 untuk koneksi nirkabel berkecepatan lebih tinggi dan latensi lebih rendah.
Fitur Pendukung untuk Gamer dan Kreator
Asus melengkapi perangkat ini dengan audio Dolby Atmos, Hi-Res Audio, dan AI noise cancellation untuk komunikasi yang lebih jelas. Laptop ini menjalankan Windows 11 Pro, memakai keyboard RGB per tombol dengan Aura Sync, serta menyediakan tombol Copilot untuk akses cepat ke fitur berbasis AI.
Tersedia juga baterai 90Wh dan adaptor daya hingga 380 watt untuk mendukung kebutuhan daya saat performa tinggi dibutuhkan. ASUS menyiapkan dua pilihan warna, yakni Eclipse Grey dan Volt Green, dengan bobot 2,7 kg untuk G16 dan 3,5 kg untuk G18.
Meski sudah resmi dipamerkan, Asus belum mengumumkan harga maupun jadwal ketersediaan ROG Strix G16 dan G18 versi 2026 di pasar global maupun Indonesia. Dengan spesifikasi seperti layar 300Hz, RTX 5080 laptop, WiFi 7, dan desain yang lebih mudah di-upgrade, dua model ini diperkirakan akan menjadi salah satu andalan utama Asus di kelas laptop gaming premium.








