
Samsung resmi membuka penjualan Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G di India dengan harga yang langsung menarik perhatian pasar kelas menengah. Dua model ini hadir dengan layar AMOLED 120Hz, baterai 5.000mAh, serta janji pembaruan software jangka panjang yang biasanya dicari pembeli di segmen menengah.
Untuk Galaxy A57 5G, harga awal ditetapkan Rs 56.999 atau sekitar Rp11,1 juta untuk varian 8GB/256GB, sedangkan versi 12GB dibanderol Rs 62.499 atau sekitar Rp12,2 juta. Galaxy A37 5G diposisikan lebih rendah, mulai Rs 41.999 atau sekitar Rp8,2 juta untuk varian 8GB/128GB, lalu Rp9,3 juta untuk 8GB/256GB dan Rp10,3 juta untuk 12GB/256GB.
Harga dan varian yang ditawarkan
Samsung menyusun strategi harga yang cukup rapat agar kedua perangkat ini punya segmen yang berbeda namun tetap saling terhubung. Model A57 5G menyasar pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi, sementara A37 5G menjadi opsi yang lebih terjangkau namun tetap membawa fitur utama yang mirip.
- Galaxy A57 5G 8GB/256GB: Rs 56.999
- Galaxy A57 5G 12GB: Rs 62.499
- Galaxy A37 5G 8GB/128GB: Rs 41.999
- Galaxy A37 5G 8GB/256GB: Rs 47.499
- Galaxy A37 5G 12GB/256GB: Rs 52.499
Samsung juga menambahkan promo peluncuran yang biasanya mendorong minat pembeli di masa awal penjualan. Skemanya mencakup cashback bank atau UPI sekitar Rp585 ribu, cicilan hingga 24 bulan tanpa bunga, serta bonus upgrade dengan nilai serupa.
Spesifikasi utama: layar besar dan performa berbeda
Kedua ponsel sama-sama memakai layar 6,7 inci Full HD+ Super AMOLED+ dengan refresh rate 120Hz. Kombinasi ini membuat pengalaman scrolling, gaming ringan, dan konsumsi konten video terasa lebih mulus dibanding layar 60Hz di kelas yang sama.
Di sisi mesin, Galaxy A57 5G berjalan dengan chipset Exynos 1680. Galaxy A37 5G memakai Exynos 1480, yang posisinya tetap menargetkan performa stabil untuk aktivitas harian, multitasking, dan penggunaan aplikasi yang cukup berat.
Masing-masing perangkat membawa RAM hingga 12GB LPDDR5X dan penyimpanan internal hingga 256GB UFS 3.1. Samsung juga mengandalkan Android 16 dengan One UI 8.5, plus komitmen hingga enam generasi pembaruan OS dan keamanan.
Kamera, baterai, dan ketahanan perangkat
Samsung menempatkan kamera utama 50MP pada kedua model sebagai andalan. Galaxy A57 5G mendapat kamera ultrawide 12MP dan makro 5MP, sedangkan Galaxy A37 5G membawa ultrawide 8MP dan makro 5MP.
Untuk kebutuhan selfie dan video call, keduanya dibekali kamera depan 12MP. Susunan ini menunjukkan bahwa Samsung tetap menjaga konsistensi fitur kamera di kelas menengah, meski ada perbedaan pada lensa tambahan di masing-masing model.
Berikut ringkasan fitur penting yang ditawarkan:
- Layar 6,7 inci Full HD+ Super AMOLED+ 120Hz
- Baterai 5.000mAh
- Super Fast Charging 2.0
- Klaim pengisian hingga 60 persen dalam sekitar 30 menit
- Sertifikasi IP68 tahan air dan debu
- Samsung Knox Vault untuk keamanan data
Baterai 5.000mAh dipasangkan dengan teknologi Super Fast Charging 2.0 yang diklaim mampu mengisi daya hingga 60 persen dalam waktu sekitar 30 menit. Dukungan IP68 juga memperkuat daya tahan perangkat, sementara Samsung Knox Vault memberi lapisan keamanan tambahan untuk data pengguna.
Posisi di pasar menengah
Kehadiran Galaxy A57 5G dan A37 5G memperlihatkan arah Samsung yang terus menekankan keseimbangan antara harga, spesifikasi, dan dukungan software. Di kisaran harga tersebut, pembeli mendapat layar premium, konektivitas 5G, baterai besar, dan jaminan pembaruan yang panjang.
Dengan penawaran pre-order yang sudah dibuka melalui toko resmi Samsung, ritel offline, dan platform online seperti Amazon, dua perangkat ini langsung masuk radar calon pembeli yang mencari ponsel menengah dengan paket fitur yang lengkap. Pengiriman dijadwalkan mulai 2 April 2026, sementara minat pasar kemungkinan akan ditentukan oleh seberapa kuat kombinasi harga, performa, dan dukungan jangka panjang yang dibawa keduanya.









